Harga Beras Tembus Rp12 Ribu, Gula Rp17 Ribu/ Kg, Ubi dan Singkong Diborong hingga Karungan

Iklan Semua Halaman

.

Harga Beras Tembus Rp12 Ribu, Gula Rp17 Ribu/ Kg, Ubi dan Singkong Diborong hingga Karungan

Rabu, 18 Maret 2020
Aktivitas Pedagang di Pasar Raya Sila, Kabupaten Bima. 

Bima, Berita11.com— Harga sembilan bahan pokok (Sembako) dan bahan strategis di sejumlah pasar di wilayah Kabupaten Bima terus melonjak. Di antara yang mencolok harga beras tembus Rp12 ribu/ kilogram, gula pasir dalam negeri Rp17 ribu. Selain itu, kelompok sayur seperti tomat juga naik drastis menjadi Rp18 ribu/ kilogram. Demikian halnya harga jahe dan minyak goreng.

Pedagang sembako di pasar raya Sila Kabupaten Bima, Ramla menyebutkan, harga gula pasir kini Rp17 ribu/ Kg, bawang putih naik menjadi Rp60 ribu/Kg dari sebelumnya Rp35 ribu. Demikian halnya harga minyak goreng merek Bimoli dari Rp15 ribu/ liter, naik menjadi Rp16 ribu.

“Semua naik sekarang, dari kemarin itu naik, merica, bawang merah semua naik. Kalau jahe sekarang Rp350 ribu untuk setiap 10 kilogram. Padahal biasanya hanya Rp200 ribu. Kami juga tidak tahu apa sebanya semua naik. Kami jadi kerepotan karena harus keluar modal lebih besar,” ujarnya di Pasar Raya Sila, kemarin.

Pedagang lainnya, Rahma mengatakan mengatakan, harga tomat juga melonjak beberapa hari terakhir dari sebelumnya Rp15 ribu/ Kg. Kini naik menjadi Rp18/ ribu. Harga terus mengalami kenaikan dari beberapa bulan lalu. Padahal harga tomat pernah hanya Rp5.000/Kg.



Khusus sebagian komoditi  dan beberapa sayur  tidak mengalami kenaikan seperti worttel, kentang dan kol serta cabai besar. Selain beberapa kelompok sayur, harga beras jenis kualitas terbaik di Pasar Raya Sila dijual hingga Rp12 ribu/ Kg. Padahal sebelum peralihan tahun harga jual beras hanya Rp10 ribu/ Kg.

Pedagang singkong dan ubi di Pasar Raya Sila, Nurayu menyebutkan, harga ubi juga mengalami kenaikan beberapa hari terakhir. Bahkan dalam sehari ada yang memborong hingga karungan meskipun mengalami peningkatan harga.

Petugas monitoring Dinas Perindustrian dan Perdagangan Kabupaten Bima, Cahya mengakui, beberapa hari terakhir beberapa jenis Sembako seperti gula pasir dalam negeri dan minyak goreng mengalami kenaikan. Hal itu sesuai hasil monitoring rutin pihaknya. [B-11]