Keponakan Bos Perusahaan Penyalur Bahan Kimia di Newmont ini Maju di Pilkada, Demi Bima lebih Baik

Iklan Semua Halaman

.

Keponakan Bos Perusahaan Penyalur Bahan Kimia di Newmont ini Maju di Pilkada, Demi Bima lebih Baik

Kamis, 12 Maret 2020
dr H Irfan dan H Herman Menyapa Emak-emak Pedagang di Kabupaten Bima. Foto Ist.


Bima, Berita11.com— Sangat sedikit orang yang telah berada di puncak kesuksesan dan uang banyak, ingin menyibukan diri di tengah masyarakat dengan mengejar jabatan tertentu. Namun H Herman Alfa Edison, adalah salah satu sosok langka itu.

Keponakan dari H Zakaria, bos penyalur bahan kimia termasuk di PT Newmont Nusa Tenggara (NNT) ini, dalam beberapa kesempatan silaturahmi sejumlah wilayah di Kabupaten Bima, menyatakan ingin maju di Pilkada Kabupaten Bima, tahun 2020 sebagai bakal calon Wakil Bupati Bima, pasangan dari dr H Irfan, karena ingin mendorong dan memajukan Kabupaten Bima.

Dalam perspektif banyak orang, kondisi Kabupaten Bima membutuhkan “sentuhan” tepat yang dapat menjawab berbagai persoalan masyarakat seperti masalah pupuk yang dihadapi petani, masalah nelayan dan masalah pemuda yang banyak menganggur.

Menurutnya, fenomena sosial itu membutuhkan kerja keras dari seorang pemimpin. Ia pun bersama dr. H Irfan Sulaiman siap menyerap banyak aspirasi masyarakat, dengan konsisten hadir di tengah masyarakat, melaksanakan program selasa menyapa.

“Kami dan dr Irfan siap membantu untuk kemajuan daerah ini,” kata pengusaha yang memiliki helikopter pribadi ini, saat bertatap muka dengan masyarakat di Kecamatan Lambu, Selasa (10/3/2020).

Sebelumnya, saat bertatap muka dengan tokoh masyarakat, H Zakariah SE MM menjelaskan, niat keponakannya maju dalam Pilkada Kabupaten Bima, semata-mata untuk membawa Kabupaten Bima lebih baik. Dari aspek ekonomi, keponakannya itu telah matang memiliki sejumlah perusahaan.

Secara terpisah, tokoh masyarakat Desa Bajo yang juga mantan Ketua Pengurus Masjid An-Nur Desa Bajo, Kecamatan Soromandi, Kabupaten Bima, Abdurrazak M.Pd, optimis dengan pasangan IMAN.

Jauh sebelum Pilkada, H Zakariah paman dari H Herman adalah sosok dermawan. Pernah menyumbang untuk pembangunan masjid di desa setempat maupun kegiatan sosial lainnya. Selain itu, tak ragu dalam membantu teman-temannya satu angkatan sekolah. Hal yang diketahuinya, bahwa H Zakaria adalah pemimpin perusahaan dan sosok dermawan yang membangun Masjid Desa Wadukopa Kecamatan Soromandi, Kabupaten Bima.

Menurut Abdurrazak, H Zakariah dahulu adalah seorang PNS, rekan satu angkatan sekolahnya, kemudian mengundurkan diri dan hijrah ke Jakarta hingga menjadi pengusaha sukses. Salah satunya menjadi direktur perusahaan yang bergerak pada bidang penyaluran bahan kimia.

“Dahulu pernah menyumbang untuk masjid di Bajo. Sangat sulit menemukan sosok dermawan dan itu tidak dilakukan saat menjelang atau saat Pilkada, tapi dari dulu,” ujar mantan Sekretaris Korwas yang pernah menjadi pengawas terbaik tingkat Kabupaten Bima dan juara 2 seleksi pengawas terbaik tingkat Provinsi NTB ini.

Menurut mantan Ketua PGRI dan KNPI kecamatan yang 30 tahun menjadi kepala sekolah ini, Kabupaten Bima membutuhkan sosok pemimpin yang cerdas, tanggap dan memiliki kemampuan menjawab berbagai persoalan yang kompleks dihadapi masyarakat. Bukan hanya penciteraan belaka.

“Salah satunya yang belum terwujud yaitu pembangunan Jembatan Lewamori. Itu mesti menjadi atensi, karena sudah menjadi harapan rakyat dari dulu. Masyarakat Kabupaten Bima merindukan sosok pemimpin yang bisa bekerja cepat dan tepat,” ujar pria yang pernah menerima penghargaan 30 tahun karya sebagai guru PNS dari Presiden SBY ini.

Sesuai data yang dihimpun Berita11.com, H Herman Alfa Edison lahir di Bima, 7 April 1977. Ia menempuh pendidikan SDN Raba 11 Bima tahun 1986-1991, SMPN 5 Bima pada tahun 1993-1995, SMAN 1 Bima pada tahun 1993-1995, Institut Teknologi Negeri Malang, tahun 1997. Setelah tamat kuliah, kemudian menjadi staf admin PT Bumi Sarana Prima Jaya pada tahun 1997-2000, kemudian menjadi Direktur CV Sinar Agung Lestari pada tahun 2000-2004, Operation Manager PT Bumi Sarana Prima Jaya (2001-2004), Direktur PT Adiguna Cakra Semsta tahun 2004 hingga sekarang, Direktur Utama PT Bima Mandiri Service tahun 2010 hingga sekarang, Komisaris Utama PT Etnokopi Citarasa Nusantara, tahun 2018 hingga sekarang.

Selain memimpin sejumlah perusahaan, ayah tiga anak ini, juga terlibat pada sejumlah organisasi sosial kemasyarakatan, menjadi pengurus Yayasan KKMB BSD City hingga sekarang, bendahara umum Masjid Al Azhar BSD City hingga sekarang, pembina Yayasan Ar-Ridho, Ketua Paguyuban Cluster Puspitaloka, dan Wakil Sekjen Ikatan Persatuan Haji Indonesia, hingga sekarang. [B-19/Inf/*]