Lima Pria Diamankan Terkait Sabu-sabu, dari Tukang Ojek, Buruh hingga Pengangguran -->

Iklan Semua Halaman

.

Lima Pria Diamankan Terkait Sabu-sabu, dari Tukang Ojek, Buruh hingga Pengangguran

Thursday, March 5, 2020
Lima Pria Ditangkap Tim Opsnal Polres Bima Kota Berkaitan Sabu-sabu, Kamis (5/3/2020) Pagi.


Kota Bima, Berita11.com— Lima pria di Kelurahan Melayu Kecamatan Asakota Kota Bima diamankan polisi karena diduga mengedarkan, memiliki, menyimpan, menguasai, menyediakan dan menyalahgunakan narkotika jenis sabu-sabu, Kamis (5/3/2020) pagi. Saat penggerebekan, polisi berhasil mengamankan selembar plastik klip berisi serbuk kristal yang diduga sabu-sabu.

Kapolres Bima Kota, AKBP Haryo Tejo Wicaksono melalui Kasubbag Humas Polres Bima Kota, AKP Hasnun menjelaskan, lima pria yang diamankan berkaitan narkotika, masing-masing berinisial BH alias Beho (50 tahun), warga Kelurahan Sarane, SL (57 tahun) warga RT 02/01 Kelurahan Melayu, tukang ojek berinisial Fir (35 tahun) warga RT 14/06 Kelurahan Sarae, MNK alias Puja (22 tahun), pengangguran asal RT 09/03 Desa Panda Kecamatan Palibelo, Kabupaten Bima, FG (20 tahun), buruh asal RT 10/04 Desa Panda Kecamatan Palibelo, Kabupaten Bima.

Barang bukti milik BH alias Beho yang diamankan polisi yakni  selembar plastik klip berisi serbuk kristal diduga sabu-sabu, sendok pipet,  sebuah tabung kaca,  dompet 2 HP kecil, HP merk Vivo, uang tunai Rp1 juta, sedangkan barang bukti milik SL yang diamankan yakni  bong, gunting, 2 korek api gas, 2 tabung kaca, 2 sendok pipet, 2 HP, sebungkus pipet dan  uang tunai Rp135 ribu.

Dijelaskan AKP Hasnun, pengamanan lima pria tersebut berdasarkan laporan polisi nomor LP/K/68/III/2020/NTB/ResBimaKota, tanggal 3 Maret 2020, bahwa tersangka berinisial FD yang ditangkap di Desa Nipa Ambalawi mengaku mendapatkan narkotika dari BH alias Beho warga lingkungan Benteng Kelurahan Melayu, Kecamatan Asakota, Kota Bima.

“Selanjutnya tim melakukan penyelidikan terhadap BH alias Beho yang beralamat di Kelurahan Melayu. Kemudian setelah mendapat informasi A1 terkait Beho, tim langsung meluncur ke TKP dan langsung melakukan pemantauan sekitar TKP,” ujar Hasnun.

Setelah itu, tim langsung menggerebek Beho yang pada saat itu sedang duduk bersama dengan rekan-rekannya di depan kamar kos tempat tinggalnya. Sebelum penggeledahan, Tim Opsnal Polres Bima Kota memanggil perangkat lurah dan ketua RT setempat untuk menyaksikan proses penggeledahan.

“Selanjutnya setelah tim melakukan penggeledahan, tim menemukan barang bukti narkotika yang ditaruh di dalam kotak rokok Sampoerna yang ada di sebelah kanan tempat duduk BH (inisial) alias Beho,” jelasnya.

Setelah introgasi awal, BH tidak mau mengakui bahwa narkotika tersebut miliknya. Kemudian tim membawa BH dan rekan-rekannya beserta barang bukti ke kantor Satuan Reserse Narkoba Polres Bima Kota untuk pemeriksaan dan penyidikan lebih lanjut. [B-12]