Polisi Amankan Empat Preman, Dua Orang Terlibat Kasus Pengeroyokan dan Curanmor

Iklan Semua Halaman

.

Polisi Amankan Empat Preman, Dua Orang Terlibat Kasus Pengeroyokan dan Curanmor

Minggu, 01 Maret 2020
Empat orang premanisme saat melancarkan aksinya dengan meminta-minta uang di pertokoan. Foto ist

Dompu, Berita11.com - Tim opsnal Polsek Manggelewa berhasil mengamankan empat orang preman yang meminta-minta uang di pertokoan sekitar pasar Soriutu Kecamatan Manggelewa Kabupaten Dompu NTB, Sabtu (29/2/20) sore, sekira pukul 16.44 Wita. Namun setelah dilakukan pengembangan, dua dia masing-masing terlibat dalam kasus pengeroyokan dan Curanmor yang tercatat dalam Daftar Pencarian Orang (DPO).

Kedua preman tersebut yakni Erlis alias Suharli pria 20 tahun, warga Dusun Transad III, Desa Doromelo yang merupakan terduga pelaku pengeroyokan terhadap korban Imam Fahmi pria 17 Tahun warga Dusun Taloko Desa Tanju yang terjadi di emperan market atau Dafa Market sekira pukul 15.20 Wita berdasarkan Laporan Polisi Nomor LP/65/X/RES.1.24./2019 /Sek. Manggelewa tertanggal 01 Oktober 2019. Dan Tindak Pidana Penggeroyokan Pasal 170 KUHP.

Sedangkan satu dia antaranya Saidin pria 24 tahun warga Dusun Madia Desa Soriutu yang merupakan DPO atas kasus Pencurian satu unit sepeda motor (Curanmor) Merk Honda Supra X 125 warna merah hitam dengan Nomor polisi : EA 5278 AD berdasarkan Laporan Polisi Nomor : LP/II/I/2916/NTB/Res Dpu/Sektor Manggelewa tertanggal 20 Januari 2016. Dan Tindak Pidana pencurian di atur dalam pasal 363 Ayat (1) ke- 4 dan 5 KUHP

Kapolsek Manggelewa IPDA Rusnadin melalui Ps. PAUR Subbag Humas Polres Dompu, Aiptu Hujaifah mengungkapkan, penangkapan dua orang terduga pelaku ini berawal dari Kapolsek mendapat informasi dari masyakata yang ada di sekitar Tempat Kejadian Perkara (TKP) bahwa ada empat preman minta uang di setiap pertokoan dalam keadaan mabuk.

“Menindak lanjuti informasi tersebut Kapolsek Manggelewa memerintahkan anggota piket dan tim opsnal untuk turun melakukan penangkapan terhadap empat orang preman yang meminta-minta uang di pertokoan di sekitar pasar Soriutu,” ungkap Hujaifah.

Usai meminta uang, lanjut Hujaifah, keempat orang preman tersebut langsung meninggalkan Tempat Kejadian Perkara (TKP) menuju arah barat dengan menggunakan dua unit sepeda motor saling bergoncengan.

Sekitra pukul 16.50 Wita, kata Hujaifah, anggota piket bersama tim opsnal Polsek Manggelewa menuju ke TKP kemudian menanyakan ciri-ciri keempat preman tersebut terhadap warga yang ada di sekitar TKP akhirnya mengetahui ciri-cirinya keempat preman tersebut.

“Anggota piket bersama tim Opsnal di bawa kendali Ps. Kanit Intel Polsek Manggelewa Aipda Suryansyah, SH mencari ciri-ciri keempat preman tersebut, alhasil anggota menemukan Erlis alias Suharli bersama temannya yakni Saidin dan Adi sedang duduk di cabang Soriutu yang menuju jalan lintas lanci Jaya,” terang Hujaifah

akhirnya Erlis alias Suharli bersama temannya langsung digiring dan dimasukan ke dalam sel tahanan Polsek Manggelewa,” sambung Hujaifah. [B-10]