Pupuk Kaltim: Jangan Sampai ada Petani Kumpulkan Pupuk Subsidi untuk Dijual

Iklan Semua Halaman

.

Pupuk Kaltim: Jangan Sampai ada Petani Kumpulkan Pupuk Subsidi untuk Dijual

Senin, 16 Maret 2020
FGD Pupuk Bersubsidi yang Berlangsung di Hotel Mutmainah, Kota Bima, Senin (16/3/2020).


Kota Bima, Berita11.com— General Manager Public Service Obligasi PT Pupuk Kaltim. M. Yusri mengingatkan agar jangan sampai ada petani yang mengumpulkan pupuk bersubsidi kemudian kembali dijual untuk mendapatkan keuntungan.

“Yang namanya pupuk subsidi banyak yang berkepentingan. Semua perlu melakukan monitoring, untuk turun ke lapangan, untuk memasitkan apakah pupuk subsidi sampai ke lapangan,” katanya saat FGD Pupuk Bersubsidi di Hotel Mutmainah Kota Bima, Senin (16/3/2020).

Menurutnya, jika terjdi penyimpangan, maka konsekuensi bisa ke ranah hukum. “Kalau sudah masuk ke kasus hukum bisa repot. Teman-teman pengecer dan kios untuk menyalurkan sesuai ketentuan. Jangan sampai ada petani yang mengumpulkan pupuk subsidi di mana-mana, kemudian dijual lagi,” katanya.

Pihaknya mengingat pemilik kios agar memastikan pupuk dijual sesuai HET. “Kemudian memasukan hanya menyalurkan pupuk bersubsidi kepada petani yang berhak menerimanya. Taat pada RDKK. Kiost idak boleh menjual pupuk bersubsidi secara eceran atau paket. Kita hanya menjual, jangan dipaksa,” tandsasnya. 

Pupuk Kaltim berharap pihak pihak berkaitan menguatkan monitoring proses penyaluran pupuk, untuk meminimalisasi permasalahan dan kendala-kendala. Terutama dari kalangan KP3 yang dibentuk pemerintah daerah. [B-12]