Siapkan Anggaran hingga Rp8 Miliar, Pemkab Dompu Gelar Rakor Antisipasi Pandemik Covid-19

Iklan Semua Halaman

.

Siapkan Anggaran hingga Rp8 Miliar, Pemkab Dompu Gelar Rakor Antisipasi Pandemik Covid-19

Senin, 16 Maret 2020
Rakor Penanganan Pandemik Covid-19 oleh Pemerintah Kabupaten Dompu yang Dipimpin Bupati Dompu, Drs H Bambang M Yasin, Senin (16/3/2020) siang.


Dompu, Berita11.com— Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Dompu menggelar rapat koordinasi teknis mengantisipasi wabah Covid-19 di wilayah Kabupaten Dompu. Rapat yang dihadiri Bupati Dompu, Drs H Bambang M Yasin (HBY) dan sejumlah kepala OPD dan instansi berlangsung di aula pendopo Kabupaten Dompu, Senin (16/3/2020) siang.

Salah satu poin Rakor disepakati, berkaitan penyiapan anggaran Rp7-8 miliar untuk penanganan Covid-19. selain itu penanganan melalui mekanisme satu pintu melalui BPBD Kabupaten Dompu, termasuk untuk keterangan pers. Pemkab Dompu sudah mengeluarkan anggaran untuk tim penanggulangan wabah Covid-19.

Kepala Puskesmas Kota, Dompu Dela dan Kepala Puskesmas Dompu Barat, Mujakir SKM yang mewakili Puskesmas lain menyampaikan perihal Alat Pelindung Diri (APD) seperti masker dan baju pelindung untuk petugas.

Adapun Bupati Dompu, Drs H Bambang M Yasin, mengatakan, saat ini telah diatur protokol penanganan wabah Covid-19. “Mulai saat ini Pemkab Dompu sudah membentuk tim penanganan wabah Covid 19 yang diketuai oleh kepala BPBD Kabupaten Dompu Jufri ST dan Sekretaris Dikes Kabupaten Dompu,” katanya.

HBY menyatakan, Pemda setempat menerapkan satu pintu penanganan wabah Covid-19, termasuk berkaitan keterangan pers melalui BPBD Kabupaten Dompu.  

“Terkait kekurangan masker Pemkab akan segera mengusahakan. Untuk di Kabupaten Dompu, Kota Bima dan Kabupaten Bima, hanya ada satu rumah sakit rujukan yakni RSUD Bima di Kota Bima,” katanya.

Dijelasknnya, saat ini Pemkab Dompu sudah menyediakan perlengkapan emergency seperti ambulan  khusus dan ruang isolasi di RSUD Dompu. adapun berkaitan tim penanggulangan wabah Covid-19, kepala Puskesmas bertindak sebagai tim penanggung jawab tim di wilayah masing-masing.

“Untuk tim menyiapkan nomor telepon khusus selama 1x24 jam penuh dan siaga. Sesuai instruksi pemerintah atas,  mulai Senin 16 Maret 2020, di Kabupaten Dompu sekolah diliburkan,” katanya.

Selain itu, itu lanjutnya, jam kerja ASN akan diatur lebih lanjut. Selama libur sekolah, para orang tua diharapkan mengawasi anak-anaknya 1x24 jam.

“Kementrian Keuangan RI sudah memerintahkan para kepala daerah untuk mengeluarkan anggaran terkait penanganan Covid 19. Pemkab akan mengerahkan segala sumber daya yang ada agar warga Dompu tidak terpapar virus Corona,” katanya.

Pada kesempatan yang sama, Kepala BPBD Kabupaten Dompu Jufri ST, selaku Ketua Tim Penanggulangan Wabah Covid-19 Kabupaten Dompu mengatakan, saat ini secara nasional Covid 19 dalam status siaga darurat.

“Untuk sekretariat tim akan dipusatkan di kantor Dikes Kabupaten Dompu. Terkait penggunaan anggaran darurat sumber dari APBD Kabupten Dompu tahun 2020 sekitar Rp7- 8 miliar, maka diharapkan tetap melalui prosedur yang ada serta mekanisme yang telah diatur,” katanya.

Sekretaris Dikes Kabupaten Dompu Maman SKM, mengatakan, pihaknya telah membentuk tim reaksi cepat (TRC) Dikes dalam upaya memantau dan menindaklanjuti jika ada kejadian terkait Covid 19. "Diminta seluruh Puskesmas menghimpun seluruh data dan diserahkan ke tim di tingkat kabupaten,” harapnya.

Dirut RSUD Dompu dr. Alief, berharap semua pihak khususnya tim bekerja dengan baik, sesuai dengan peraturan dan petunjuk yang ada. “Untuk sementara sampai dengan saat ini di Kabupaten Dompu belum ada warga yang positif terpapar Covid-19,” ujarnya.

Dijelaskannya, ruang isolasi di RSUD Dompu saat ini merupakan ruangan isolasi khusus rabies. Karena Kabupaten Dompu masih dalam status KLB rabies. Khusus untuk ambulan pihaknya sudah menyediakan untuk pasien yang statusnya pasien dalam pengawasan (PDP).

Sementara itu, Kepala Dinas Pariwisata Kabupaten Dompu H Khaerul Insan, menyapaikan perihal agenda pariwisata di Dompu level nasional. Sesuai rencana, pada Selasa 17 Maret 2020, pihaknya akan menerima tim off-road Tambora antarpulau 120 orang yang akan. Penerimaan tim akan dilaksanakan di Lapangan Beringin kantor Bupati Dompu.  untuk itu, pihaknya meminta saran berkaitan situasi dan kondisi saat ini.

Menyikapi hal tersebut, Kepala BPBD Dompu Juftri ST menyarankan agar Dikes menyediakan anti septik dan pendukung lain untuk para peserta off road tersebut. selain itu, disiapkan tim medis lain yang siaga di lokasi kegiatan.

Kepala Satuan Pol PP Kabupaten Dompu Moh Syaiun SH, menyatakan, pihaknya bersama seluruh anggota Pol PP setempat akan membantu secara maksimal tim penanggulangan Wabah Covid-19 Kabupaten Dompu. [B-10]