Soal Pencegahan Virus Corona, ini Target Anggota DPRD Dompu

Iklan Semua Halaman

.

Soal Pencegahan Virus Corona, ini Target Anggota DPRD Dompu

Jumat, 27 Maret 2020
Ketua DPRD Dompu, Andi Bahtiar, A.Ma.Par saat memberikan keterangan pers. Foto Poris Berita11.com

Dompu, Berita11.com - Sejumlah anggota Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Dompu memiliki target tersendiri dalam pencegahan virus Corona atau Covd-19.

Hal itu dilakukan untuk menyikapi atas isu yang berkembang bahwa anggota DPR seolah-olah tidak bersikap atau tidak terlihat dalam pencegahan virus yang berbahaya itu.

Ketua DPRD Dompu Andi Bachtiar, A.Ma.Par usai menggelar Rapat Fraksi di Kantor DPD Nasdem pada Kamis (26/2/20) siang kepada Berita11.com mengatakan, sebelumnya, target yang telah direncanakan untuk meyikapi wabah virus Corona memang telah direncanakan sejak jauh hari bersama 28 anggota DRP lainnya.

"Seperti ada tawaran anggota DPR untuk potong gaji, bagi-bagi masker, sebenarnya itu sedang kami lakukan dan beberapa anggota DPR juga tetap turun melakukan meminimalisir terkait penyebaran virus Corona ini, tapi kami juga tidak ekspos," ungkap Ketua DPR.

Andi Bachtiar menyebutkan, untuk menanggapi hal itu. Maka pihaknya akan membuktikan dengan mempelopori fraksi Nasdem dan juga fraksi lainnya bakal melakukan sesuatu hal untuk penanganan itu agar tidak mendengar sepihak saja.

Sebagai penyelenggara pemerintah, lanjut Andi Bahtiar, pihaknya juga ingin memastikan informasi tentang anggaran tanggap darurat, karena informasinya masih simpang siur. Sebab, isu yang berkembang ada Rp 3 Miliyar, ada juga yang Rp 8 Miliyar. Hal itu dilakukan, agar memastikan apakah anggaran tersebut memenuhi atau tidak.

"Nanti secara teknis, kalau pun ada potensi kita untuk relokasi anggaran itu, tentu kita harus dengan PAPD. Jadi langkah yang kita ambil setelah ini, kami akan melakukan rapat internal DPR dulu terutama tiga pimpinan, kemudian mengundang PAPD dan BPBD guna membicarakan secara detail," bebernya.

Selain itu, pihaknya juga akan mengundang tim medis supaya bisa memastikan apakah daerah Kabupaten Dompu termasuk zona atau tidak, sehingga mereka bisa informasikan terhadap masyarakat, termasuk di dalamnya memberikan edukasi apa sebenarnya Corona ini.

"Kalau saja pihak DPR dimintai tanggapan untuk menjelaskan terkait Corona, kita juga belum tau, jelas jelas informasinya akan terjadi simpang siur nantinya," ujarnya. [B-10]