Sopir Terpaksa Tabrak Gunung, Truk Bermuatan LPG dan Solar Terbakar

Iklan Semua Halaman

.

Sopir Terpaksa Tabrak Gunung, Truk Bermuatan LPG dan Solar Terbakar

Sabtu, 28 Maret 2020
Kondisi Truk Milik Korban Terbakar Setelah Terperosok ke Turunan Jalan di Langgudu, Kabupaten Bima, Sabtu (28/3/2020) Sore. 

Bima, Berita11.com— Dramatis kecelakaan tunggal yang dialami sopir truk 8350 X milik H Arfah, warga RT05/02 Desa Rompo, Kecamatan Langgudu, Kabupaten Bima, Sabtu (28/3/2020) sore. Saat melintas di Sori Na'e Langgudu, lebih kurang 2 kilometer dari Terminal Desa waworada, Langgudu, truk yang memuat solar, LPG dan sejumlah barang lain hilang kendali karena rem blong. Korban kemudian berinisiatif menambrakan ke gunung untuk menghentikan laju kendaraan.

Sesuai pengakuan korban, sekira pukul 15.46 Wita ia star dari kota Bima menuju kecamatan Langgudu dengan muatan makanan ringan, terigu, solar dan LPG (elpiji). Sekira pukul 17.02 Wita, lebih kurang 2 kilometer dari terminal Desa Waworada, tepatnya sebelum jembatan Sori Na'e Langgudu, tiba-tiba mobil truk yang dikendarai hilang kendali karena rem blong.

H. Arfah mengaku mencoba menyelamatkan mobilnya dengan tujuan menabrak gunung. karena muatannya banyak, mobil yang dikendarainya tidak mampu dikendalikan sehingga kendaraan tersebut oleng dan terguling.

Sebelum mobil yang dikendarainnya terguling pada turunan, H Arfah loncat keluar menyelamatkan diri dari maut. Setelah berada di luar, ia melihat pecikan api pada bagian mesin mobil dan begitu cepat api menjalar. “Saat kejadian tidak ada kendaraan yang melintas,” ujarnya.

Kepala Desa Waworada, Irman, S. Sos bersama masyarakat melakukan pemadaman api dengan menggunakan mesin diesel. Tujuannya, mencoba menyelamatkan mobil dan barang yang dimuat mobil tersebut. Namun api yang begitu cepat menjalar di seluruh bagian kendaraan sehingga truk terbakar hagus.

Tidak ada korban jiwa dalam peristiwa ini. Barang yang dimuat mobil yang dikendarai H Arfah merupakan barang titipan milik toko di Desa Rompo dan Desa Karumbu serta desa sekitar. Kerugian korban ditaksi Rp. 250.000.000.

Peristiwa tersebut dibenarkan Kapolres Bima Kota melalui Kasubag Humas Polres Bima Kota, AKP Hasnun. [B-12/B-10]