Sudah Lewat masa Pemantauan, TPP Covid-19 Tegaskan Pasien di RSUD Bima bukan Corona

Iklan Semua Halaman

.

Sudah Lewat masa Pemantauan, TPP Covid-19 Tegaskan Pasien di RSUD Bima bukan Corona

Minggu, 15 Maret 2020
TPP Covid-19 Kabupaten Bima/ Kabid P2P Dikes Kabupaten Bima, H Rifai M.Ap. Foto Berita11.com.


Bima, Berita11.com Tim Pencegahan dan Pengendalian Covid-19 Kabupaten Bima, H Rifai M.Ap menegaskan, pasien asal Kecamatan Langgudu yang dirawat di Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Bima bukan pasien dengan status suspect maupun positif corona. Untuk  itu, pihaknya mengimbau masyarakat untuk tetap tenang dan tidak berspekulasi.

Diakuinya, pasien itu memang dirawat di ruang isolasi RSUD Bima dan masih dilakukan pemeriksaan. Akan tetapi, sesuai standar WHO bahwa warga Langgudu itu tidak masuk kategori suspect corona, karena telah melewati standar pemeriksaan dan pemantauan selama 14 hari.

Dijelaskan Kepala Bidang Pencegahan dan Pengendalian Penyakit Dinas Kesehatan Kabupaten Bima ini, pasien dirawat tersebut memang sebelumnya pulang dari Singapura pada tahun 2019 lalu, sehingga telah melewati rangkaian masa pemantauan. “Semalam juga saya bersama kepala dinas ke RSUD,” ujar H Rifai, Minggu (15/3/2020).

Sebelum dirawat di RSUD Bima, kemarin pasien itu datang memeriksa kesehatan di Puskesmas Langgudu karena mengalami panas 40oC. Oleh pihak Puskemas Langgudu kemudian dirujuk RSUD Bima hingga dimasukan ke dalam ruang isolasi. Akan tetapi bukan dengan status karena suspect corona. “Karena sudah lewat dua bulan pulang ke Indonesia. Setelah di Bima dia tidak pernah ke mana-mana. Pulangnya sudah dari tahun 2019 dulu,” ujar H Rifai.

Meskipun tidak masuk dalam kategori suspect corona maupun belum dinyatakan positif, perkembangan pasien tersebut akan dipantau dan dilaporkan. “Dimasukan ke ruang isolasi, juga untuk mencegah keresahan,” katanya. [B-11]