Tangkal Paham Radikal Anti Pancasila, Tim Ops Bina Waspada Gatarin Sambangi Desa Dore -->

Iklan Semua Halaman

.

Tangkal Paham Radikal Anti Pancasila, Tim Ops Bina Waspada Gatarin Sambangi Desa Dore

Sunday, March 8, 2020
radikalisme dan anti pancasila
Tim Ops Bina Waspada Gatarin 2020 Polres Bima Menyambangi Masyarakat Desa Dore Kecamatan Palibelo, Kabupaten Bima, Sabtu (7/3/2020).

Bima, Berita11.com— Memasuki hari keempat pelaksanaan Operasi Bina Waspada Gatarin 2020 Polres Bima  menyambangi Dusun 1 Desa Dore Kecamatan Palibelo Kabupaten Bima, sekira 09.00 Wita, Sabtu (7/3/ 2020).

Tim Ops Bina Waspada Gatarin 2020 Polres Bima tersebut  dalam rangka penanggulangan gangguan Kamtibmas terutama oleh kelompok radikal agama, kelompok ekstremis dan separatisme. Kegiatan dipimpin Kasat Binmas Polres Bima, AKP Fandi AR dan diikuti 20 personel.

Saat tatap muka dengan tokoh agama, tokoh masyarakat dan masyakat setempat, Kasat Binmas AKP Fandi AR yang juga Ketua Tim Operasi Bina Waspada Gatarin 2020 menyampaikan, pihaknya mengucapkan terima kasih kepada keluarga besar di Desa Dore Kecamatan Palibelo Kabupaten Bima telah menerima baik kedatangan pihaknya dalam rangka silaturahmi.

AKP Fandi mengimbau masyarakat di Desa Dore Kecamatan Palibelo Kabupaten Bima tidak mudah menerima orang baru. “Dalam arti yang mengajarkan hal-hal yang mengarah terhadap ajaran paham radikal agama yang anti pancasila dan paham radikal,” ujarnya seperti dikutip Kasubbag Humas Polres Bima, AKP Hanafi.

Diingatkannya,  masyatakat setempat tidak mengikuti berbagai kajian atau ajaran Islam pada media sosial dan youtube karena hal tersebut belum tentu benar. Di mana dalam postingan di media sosial banyak yang bersifat provokatif untuk memecah belah umat muslim.  Hal tersebut sangat bertentangan dengan ajaran Alquran dan Hadis.

“Kami juga berharap melalui program ini agar kita sama-sama menangkal dan mewaspadai adanya ajaran-ajaran paham radikal agama yang anti pancasila dan paham radikal yang kafiri, mengkafirkan orang lain lebih-lebih sesama Islam yang masuk di tengah-tengah masyarakat dan keluarga kita, karena dapat membahayakan dan merusak kedaulatan NKRI yang kita cintai ini,” ujar AKP Fandi.

Dikatakannya, apabila ada hal-hal yang dianggap mencurigakan segera melaporkan kepada pihak kKepolisian terdekat maupun Bhabinkamtibmas Desa Dore.

Tokoh agama Desa Dore, H Kasim menyampaikan terima kasih kepada pihak kepolisan yang telah memberikan arahan terkait bahaya paham radikal agama yang anti pancasila dan tentang paham radikal.

Pihaknya mengapresiasi upaya pihak kepolisian dalam hal ini Polres Bima menangkal adanya paham radikal agama yang anti pancasila dan paham radikal di wilayah Kabupaten Bima.

H Kasim mengisyaratkan akan mendukung upaya pihak kepolisian dalam menjaga situasi Kamtibmas di wilayah Kabupaten Bima, lebih khusunya di Desa Dore Kecamatan Palibelo Kabupaten Bima.

Selain itu, diisyaratkan akan segera melaporkan apabila ada orang baru yang membawa ajaran paham radikal agama yang anti pancasila dan paham radikal di wilayah Kabupaten Bima.

Kapolres Bima AKBP Gunawan Tri Hatmoyo  S.I.K melalui Kasubbag Humas AKP Hanafi menjelaskan, kegiatan Ops Bina Waspada Gatarin 2020 bertujuan untuk menaggulangi tersebarnya paham-paham radikal di lingkungan masyakarat, sekolah maupun pondok pesantren yang dilakukan oleh kelompok radikal agama, kelompok ekstrim dan radikal.

Selain itu, kegiatan diharapkan dapat meningkatkan kesadaran dan kepatuhan masyarakat terhadap peraturan dan perundang-undangan tentang pemberantasan tindak pidana terorisme di wilayah hukum Polres Bima. [B-11]