Teler Bawa Tombak di Tengah Perkampungan, Dua Buruh di Pekat Dikerangkeng Polisi

Iklan Semua Halaman

.

Teler Bawa Tombak di Tengah Perkampungan, Dua Buruh di Pekat Dikerangkeng Polisi

Jumat, 13 Maret 2020
Dua pemuda yang merupakan buruh saat dikerangkeng polisi sedang diperiksa. Foto ist

Dompu, Berita11.com - Aparat kepolisian mengamankan dua pemuda yang kesehariannya sebagai buruh di Desa Doropeti Kecamatan Pekat, Kabupaten Dompu yakni Dadang (19 tahun) dan Ramadan (18 tahun) karena teler dan membawa tombak di tengah perkampungan sehingga membuat warga ketakutan. Keduanya dikerangkeng polisi, Kamis (12/3/2020) sore, sekira pukul 17.30 Wita.

Kapolres Dompu AKBP Syarif Hidayat, SH, S.IK melalui Ps Paur Subbag Humas, AIPTU Hujaifah menjelaskan, kedua buruh tersebut dijemput dan dikerangkeng Kepala Polpos Doropeti, setelah diamankan oleh Bhabinkamtibmas Doropeti dibantu Babinsa dan pemerintah desa setempat.

"Keduanya dibawa ke Polsek Pekat untuk pemeriksaan lebih lanjut," jelas Hujaifah.
Tombak yang dipergunakan saat mengamuk-ngamuk di tengah-tengah warga. Foto ist

Sebelumnya, lanjut Hujaifah, Polpos Doropeti memperoleh informasi berkaitan dua orang yang masuk ke perkampungan membawa sajam dan mengancam warga, sehingga terdapat dua korban.

"Dari ulahnya itu, hingga ada yang jadi korban dengan cara dianiaya. Korbanya yaitu Jumadi dan Safran (22 tahun). Keduanya mengalami luka karena dipukul dua buruh yang teler alias mabuk itu," pungkas Hujaifah. [B-10]