Anggaran Penanganan Darurat Covid-19 Baru Terpakai Rp1,4 M -->

Iklan Semua Halaman

.

Anggaran Penanganan Darurat Covid-19 Baru Terpakai Rp1,4 M

Monday, April 20, 2020
Sebelah kanan salah satu wartawan di Dompu dan sebelah kiri Kepala BPKAD Muhammad, ST usai memberikan keterangan pers. Foto Poris Berita11.com.

Dompu, Berita11.com - Pemerintah pusat telah menambah anggaran belanja dan pembiayaan APBN 2020 untuk penanganan Virus Corona atau Covid-19. Khusus Kabupaten Dompu senilai Rp15 Miliar, sementara yang sudah terpakai baru Rp1,4 Miliar.

"Belanja tak terduga yang keluar dari kas daerah untuk penanganan Covid-19 baru Rp1,4 Miliar sekian," kata Kepala Badan Pengelolaan Keuangan dan Aset Daerah (BPKAD) Kabupaten Dompu, Muhammad, ST saat ditemui Berita11.com, di kantornya, Senin (20/4/2020) sore.

Menurut Muhammad, biaya Rp1,4 Miliar itu digunakan untuk penangan karantina pasien yang dinyatakan PDP (pasien dalam pengawasan) atau yang reaktif di RS Pratama Kecamatan Manggelewa.

Dikatakannya, akumulasi anggaran belanja tak terduga Covid-19, terdiri dari penanganan kesehatan, senilai Rp10 Miliar, jaring pengamat sosial Rp2,5 Miliar dan pemulihan atau dampak ekonomi Rp2,5 Miliar.

"Alokasi anggaran darurat Covid-19 sebanyak Rp15 Miliar," terang Kepala BPKAD Muhammad, ST.

Disinggung terkait biaya kerja sama dengan beberapa media seperti informasi yang beredar, Muhammad menegaskan, bahwa tidak ada satu pun media yang dikoordinir khusus peliputan penanganan virus Corona atau Covid-19.

"Tidak ada anggaran untuk kerjasama (advertorial) terkait berita penanganan Covid-19. Sebab, semua anggaran hanya untuk membiayai penanganan Covid-19, kan media butuh berita," ujarnya.

Jika memang anggaran sebesar Rp15 Miliar khusus penanganan virus Corona atau Covid-19 tidak mencapai kebutuhan akan dilakukan evaluasi kembali.

"Ya, kami akan melakukan evaluasi kembali, bahwa ada program yang ditunda, bahkan pekerjaan yang sudah dikontrak bisa kita minta bayar tahun depan," pungkasnya. [B-10]