Diduga Ingin Masuk ke Rumah Selingkuhannya, Oknum DPRD Dompu Malah Dihajar Warga -->

Iklan Semua Halaman

.

Diduga Ingin Masuk ke Rumah Selingkuhannya, Oknum DPRD Dompu Malah Dihajar Warga

Wednesday, April 15, 2020
Gambar ilustrasi

Dompu, Berita11.com - Miris, di tengah musibah virus Corona atau Covid-19, oknum anggota Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Dompu NTB inisial MS bukanya melakukan upaya berdo'a atau membantu warganya dalam pencegahan wabah virus yang mematikan itu.

Akan tetapi, oknum tersebut malah diduga ingin masuk ke dalam rumah selingkuhannya berinisial AT alias R (27), warga lingkungan Rasa Bou (Parapimpi) Kelurahan Potu, Kecamatan Dompu pada Rabu (15/4/20) dini hari, sekira pukul 03.00 Wita.

Akibatnya, oknum anggota DPR yang juga sudah menduduki kursi dewan dua periode utusan dari partai PPP dihajar warga hingga berdarah kemudian diteriakin maling.

Beruntung, saat mendatangi tempat selingkuhannya oknum tersebut menggunakan mobil dengan Nomor Polisi EA 1811 MZ sehingga cepat meninggalkan lokasi Tempat Kejadian Perkara (TKP) dengan membawa pulang luka sobek di bagian kepalanya.

Kakak kandung AT berinisial WS wanita (37), yang saat itu berada di dalam rumah menuturkan, bahwa oknum anggota DPR itu awalnya diduga mengetok pintu rumah mereka, namun mereka tidak mau membukakan pintu mengingat waktu sudah hampir subuh.

"Dia ketok pintu rumah kami, akhirnya saya tanya, siapa, dia (oknum, red) menjawab saya, akhirnya sempat cek-cok kemudian didengar sama warga," ungkap WS.

Menurut WS, oknum tersebut, diduga sempat mengancam mereka, jika tidak dibukakan pintu akan dipecahkan kaca jendela rumah mereka, akhirnya rumah mereka kemudian dibuka.

Akhirnya cek-cok pun semakin memanas sehingga warga di sekitar yang mendengar itu spontan keluar dan mendatangi TKP dan melakukan pengeroyokan.

"Saat itu juga keluarlah warga dan melakukan pengeroyokan hingga kepalanya berdarah," bebernya.

Terpisah, ketua Rt setempat juga membenarkan atas kejadian itu bahkan pada Rabu (15/4) pagi pihaknya didatangi rombongan Mapolsek Kota Dompu guna menanyakan peristiwa kejadian tersebut.

Bahkan, kain buat pembersih darah yang bercucuran oknum tersebut hingga kini masih tersimpan di ramah ketua Rt.

"Iya benar, memang ada kejadian itu tadi subuh, tadi pagi jajaran Mapolsek Kota datang ke sini untuk menanyakan kejadian itu," terang ketua Rt.

Hal itu juga diposting dalam akun facebook milik Yuli Machii yang diunggah pasca kejadian tersebut. Dalam akunnya dituliskan tamu tengah malam dan disertai mobil yang digunakan oknum tersebut.

"Tamu tengah malam, dan disambut dengan teriakan maling oleh masyarakat ku, judulnya tali malo (perbuatan yang tak terpuji) pencuri cinta yang terluka diamuk massa," tulis Yuli Machii.

"Pata mena ja pu mobil yang melarikan tersangka ne artinya kenalin semua mobil yang melarikan tersangka nih," pungkasnya dalam tulisan di akun facebooknya.

Hingga berita ini diekspos, oknum anggota DPRD tersebut hingga kini belum juga bisa ditemui guna untuk dimintai keterangan. [B-10]