Hasil Swab Baru, 23 Warga Dompu Positif Covid-19 -->

Iklan Semua Halaman

.

Hasil Swab Baru, 23 Warga Dompu Positif Covid-19

Thursday, April 23, 2020
Proses Evakuasi Warga di Dompu oleh Petugas Kesehatan Beberapa Hari Lalu.

Mataram, Berita11.com— Gugus Tugas Provinsi Nusa Tenggara Barat (NTB) merilis data tersebut kasus virus Corona, Kamis (23/4/2020). Dari 120 sampel (swab), 38 orang dinyatakan positif, 23 orang di antaranya merupakan warga Kabupaten Dompu.

Ketua Harian Gugus Tugas Provinsi NTB, Lalu Gita Ariadi M.Si melalui siaran pers tertulis menyampaikan, bahwa pada Kamis 23 April 2020 telah diperiksa 120 sampel dengan hasil 80 sampel negatif, dua pasien sampel ulangan positif, dan 38 sampel kasus baru positif Covid-19.

Disebutkannya, kasus baru positif tersebut, berasal dari sejumlah wilayah di Kota Mataram, Kabupaten Lombok Barat dan sejumlah wilayah di Kabupaten Dompu.

Khusus Kabupaten Dompu terdapat 23 kasus baru positif Covid-19, selain satu orang yang sebelumnya meninggal dunia dan dinyatakan positif terjangkit virus Corona. Adapun 23 warga Kabupaten Dompu yang positif Covid-19 sebagaimana data yang dirilis Gugus Tugas Provinsi NTB, yaitu:

Pasien nomor 121, an. Tn. JH, laki-laki, usia 21 tahun, penduduk Desa Nowa, Kecamatan
Woja, Kabupaten Dompu. Pasien pernah melakukan perjalanan ke Gowa Makassar.
Riwayat kontak dengan orang yang sakit Covid-19 tidak pernah. Saat ini menjalani
karantina terpusat di Kabupaten Dompu dengan kondisi baik;

Pasien nomor 122, an. Tn. AH, laki-laki, usia 48 tahun, penduduk Desa Nowa, Kecamatan
Woja, Kabupaten Dompu. Pasien pernah melakukan perjalanan ke Gowa Makassar.
Riwayat kontak dengan orang yang sakit Covid-19 tidak pernah. Saat ini menjalani
karantina terpusat di Kabupaten Dompu dengan kondisi baik;

Pasien nomor 123, an. Tn. MS, laki-laki, usia 30 tahun, penduduk Desa Malaju, Kecamatan
Kilo, Kabupaten Dompu. Pasien pernah melakukan perjalanan ke Gowa Makassar. Riwayat
kontak dengan orang yang sakit Covid-19 tidak pernah. Saat ini menjalani karantina
terpusat di Kabupaten Dompu dengan kondisi baik;

Pasien nomor 124, an. Tn. K, laki-laki, usia 37 tahun, penduduk Desa Malaju, Kecamatan
Kilo, Kabupaten Dompu. Pasien pernah melakukan perjalanan ke Gowa Makassar. Riwayat
kontak dengan orang yang sakit Covid-19 tidak pernah. Saat ini menjalani karantina
terpusat di Kabupaten Dompu dengan kondisi baik;

Pasien nomor 125, an. Tn. S, laki-laki, usia 23 tahun, penduduk Desa Malaju, Kecamatan
Kilo, Kabupaten Dompu. Pasien pernah melakukan perjalanan ke Gowa Makassar. Riwayat
kontak dengan orang yang sakit Covid-19 tidak pernah. Saat ini menjalani karantina
terpusat di Kabupaten Dompu dengan kondisi baik;

Pasien nomor 126, an. Tn. MY, laki-laki, usia 32 tahun, penduduk Kelurahan Potu,
Kecamatan Dompu, Kabupaten Dompu. Pasien pernah melakukan perjalanan ke Gowa
Makassar. Riwayat kontak dengan orang yang sakit Covid-19 tidak pernah. Saat ini
menjalani karantina terpusat di Kabupaten Dompu dengan kondisi baik;

Pasien nomor 127, an. Tn. A, laki-laki, usia 36 tahun, penduduk Kelurahan Kandai,
Kecamatan Dompu, Kabupaten Dompu. Pasien pernah melakukan perjalanan ke Gowa
Makassar. Riwayat kontak dengan orang yang sakit Covid-19 tidak pernah. Saat ini
menjalani karantina terpusat di Kabupaten Dompu dengan kondisi baik;

Pasien nomor 128, an. Tn. S, laki-laki, usia 63 tahun, penduduk Desa Nusa Jaya, Kecamatan Manggalewa, Kabupaten Dompu. Pasien pernah melakukan perjalanan ke Gowa Makassar. Riwayat kontak dengan orang yang sakit Covid-19 tidak pernah. Saat ini menjalani karantina terpusat di Kabupaten Dompu dengan kondisi baik;

Pasien nomor 129, an. Tn. ST, laki-laki, usia 16 tahun, penduduk Desa Keramat, Kecamatan Kilo, Kabupaten Dompu. Pasien pernah melakukan perjalanan ke Gowa Makassar. Riwayat kontak dengan orang yang sakit Covid-19 tidak pernah. Saat ini menjalani karantina terpusat di Kabupaten Dompu dengan kondisi baik;

Pasien nomor 130, an. Tn. A, laki-laki, usia 56 tahun, penduduk Desa Hu’u, Kecamatan
Hu’u, Kabupaten Dompu. Pasien pernah melakukan perjalanan ke Gowa Makassar. Riwayat kontak dengan orang yang sakit Covid-19 tidak pernah. Saat ini menjalani karantina terpusat di Kabupaten Dompu dengan kondisi baik;

Pasien nomor 131, an. Tn. M, laki-laki, usia 41 tahun, penduduk Desa Kapasi Meci,
Kecamatan Manggalewa, Kabupaten Dompu. Pasien pernah melakukan perjalanan ke
Gowa Makassar. Riwayat kontak dengan orang yang sakit Covid-19 tidak pernah. Saat ini
menjalani karantina terpusat di Kabupaten Dompu dengan kondisi baik;

Pasien nomor 132, an. Tn. AS, laki-laki, usia 38 tahun, penduduk Desa Malaju, Kecamatan
Kilo, Kabupaten Dompu. Pasien pernah melakukan perjalanan ke Gowa Makassar. Riwayat
kontak dengan orang yang sakit Covid-19 tidak pernah. Saat ini menjalani karantina
terpusat di Kabupaten Dompu dengan kondisi baik;

Pasien nomor 133, an. Tn. MA, laki-laki, usia 36 tahun, penduduk Desa Suka Damai,
Kecamatan Manggalewa, Kabupaten Dompu. Pasien pernah melakukan perjalanan ke
Gowa Makassar. Riwayat kontak dengan orang yang sakit Covid-19 tidak pernah. Saat ini
menjalani karantina terpusat di Kabupaten Dompu dengan kondisi baik;

Pasien nomor 134, an. Tn. I, laki-laki, usia 37 tahun, penduduk Desa O’o, Kecamatan
Dompu, Kabupaten Dompu. Pasien pernah melakukan perjalanan ke Gowa Makassar.
Riwayat kontak dengan orang yang sakit Covid-19 tidak pernah. Saat ini menjalani
karantina terpusat di Kabupaten Dompu dengan kondisi baik;

Pasien nomor 135, an. Tn. A, laki-laki, usia 25 tahun, penduduk Desa Malaju, Kecamatan
Kilo, Kabupaten Dompu. Pasien pernah melakukan perjalanan ke Gowa Makassar. Riwayat
kontak dengan orang yang sakit Covid-19 tidak pernah. Saat ini menjalani karantina
terpusat di Kabupaten Dompu dengan kondisi baik;

Pasien nomor 136, an. Tn. AS, laki-laki, usia 60 tahun, penduduk Desa Nowa, Kecamatan
Woja, Kabupaten Dompu. Pasien pernah melakukan perjalanan ke Gowa Makassar.
Riwayat kontak dengan orang yang sakit Covid-19 tidak pernah. Saat ini menjalani
karantina terpusat di Kabupaten Dompu dengan kondisi baik;

Pasien nomor 137, an. Tn. L, laki-laki, usia 43 tahun, penduduk Desa Hu’u, Kecamatan
Hu’u, Kabupaten Dompu. Pasien pernah melakukan perjalanan ke Gowa Makassar.
Riwayat kontak dengan orang yang sakit Covid-19 tidak pernah. Saat ini menjalani
karantina terpusat di Kabupaten Dompu dengan kondisi baik;

Pasien nomor 138, an. Tn. R, laki-laki, usia 40 tahun, penduduk Desa Simpasai, Kecamatan
Woja, Kabupaten Dompu. Pasien pernah melakukan perjalanan ke Gowa Makassar.
Riwayat kontak dengan orang yang sakit Covid-19 tidak pernah. Saat ini menjalani
karantina terpusat di Kabupaten Dompu dengan kondisi baik;

Pasien nomor 139, an. Tn. MMS, laki-laki, usia 70 tahun, penduduk Desa Dorotangga,
Kecamatan Dompu, Kabupaten Dompu. Pasien pernah melakukan perjalanan ke Gowa
Makassar. Riwayat kontak dengan orang yang sakit Covid-19 tidak pernah. Saat ini
menjalani karantina terpusat di Kabupaten Dompu dengan kondisi baik;

Pasien nomor 140, an. Tn. S, laki-laki, usia 24 tahun, penduduk Desa Doropeti, Kecamatan
Pekat, Kabupaten Dompu. Pasien pernah melakukan perjalanan ke Gowa Makassar.
Riwayat kontak dengan orang yang sakit Covid-19 tidak pernah. Saat ini menjalani
karantina terpusat di Kabupaten Dompu dengan kondisi baik;

Pasien nomor 141, an. Tn. KJ, laki-laki, usia 60 tahun, penduduk Kelurahan Dorotangga,
Kecamatan Dompu, Kabupaten Dompu. Pasien pernah melakukan perjalanan ke Gowa
Makassar. Riwayat kontak dengan orang yang sakit Covid-19 tidak pernah. Saat ini
menjalani karantina terpusat di Kabupaten Dompu dengan kondisi baik;

Pasien nomor 142, an. Tn. F, laki-laki, usia 39 tahun, penduduk Desa Malaju, Kecamatan
Kilo, Kabupaten Dompu. Pasien pernah melakukan perjalanan ke Gowa Makassar. Riwayat
kontak dengan orang yang sakit Covid-19 tidak pernah. Saat ini menjalani karantina
terpusat di Kabupaten Dompu dengan kondisi baik.

Pasien nomor 143, an. Tn. Y, laki-laki, usia 33 tahun, penduduk Desa Malaju, Kecamatan
Kilo, Kabupaten Dompu. Pasien pernah melakukan perjalanan ke Gowa Makassar. Riwayat
kontak dengan orang yang sakit Covid-19 tidak pernah. Saat ini menjalani karantina
terpusat di Kabupaten Dompu dengan kondisi baik;




Gita Ariadi menyebut, selain adanya kasus baru, hari ini juga terdapat empat orang yang dinyatakan sembuh dari Covid-19 setelah pemeriksaan laboratorium swab dua kali, dengan hasil kedua negatif. Keempat orang yang telah sembuh tersebut, adalah pasien nomor 37, an. Ny. NLEY, perempuan, usia usia 46 tahun, penduduk Kecamatan Ampenan Kota Mataram. Saat ini sudah dalam keadaan sehat, pasien nomor 07, an. Tn. M, laki-laki, usia 59 tahun, penduduk Kota Mataram. Saat ini sudah dalam keadaan sehat;

Selain itu, pasien nomor 31, an. Nn. DAR, perempuan, usia 15 tahun, penduduk Monjok Kota Mataram. Saat ini sudah dalam keadaan sehat, pasien nomor 29, an. Nn. FYT, perempuan, usia 15 tahun, penduduk Kecamatan Sekarbela Kota Mataram. Saat ini sudah dalam keadaan sehat.

“Dengan adanya tambahan 38 kasus baru terkonfirmasi positif Covid-19, empat orang
dinyatakan sembuh dan tidak ada kematian baru, maka jumlah pasien positif Covid-19 di Provinsi NTB sampai hari ini (23/4/2020) sebanyak 153 orang, dengan perincian 15 orang sudah sembuh, empat meninggal dunia serta 134 orang masih positif dan dalam keadaan baik,” katanya.

Dikatakan, untuk mencegah penularan dan deteksi dini penularan Covid-19, petugas kesehatan tetap melakukan contact tracing terhadap semua orang yang pernah kontak dengan yang terkonfirmasi positif.

Populasi berisiko yang sudah diperiksa dengan metode Rapid Diagnostic Test (RDT), yaitu Tenaga Kesehatan, Orang Dalam Pemantauan (ODP) dan Orang Tanpa Gejala (OTG), serta Pelaku Perjalanan Tanpa Gejala (PPTG) terutama yang pernah melakukan perjalanan ke Gowa Makassar.

Sebanyak 522 tenaga kesehatan telah diperiksa dengan hasil tidak ada yang reaktif, 1.090
ODP/OTG diperiksa dengan hasil 28 orang (2,5%) reaktif, dan 1.765 PPTG perjalanan Gowa Makassar diperiksa dengan hasil 400 orang (22,7%) reaktif. Semua orang dengan hasil RDT reaktif dilanjutkan pemeriksaan swab sebagai standar pemeriksaan laboratorium untuk penegakan diagnosa Covid-19.

Sekda NTB ini, juga menyebut, hingga pernyataan tersebut dikeluarkan, jumlah Pasien Dalam Pengawasan (PDP) sebanyak 358 orang dengan perincian 222 orang (62%) PDP masih dalam pengawasan, 136 orang (38%) PDP selesai pengawasan/sembuh, dan 15 orang PDP meninggal. Untuk Orang Dalam Pemantauan (ODP) jumlahnya 4.639 orang, terdiri dari 842 orang (18%) masih dalam pemantauan dan 3.797 orang (82%) selesai pemantauan. Jumlah Orang Tanpa Gejala (OTG) yaitu orang yang kontak dengan pasien positif Covid-19 namun tanpa gejala sebanyak 1.795 orang, terdiri dari 1.265 orang (70%) masih dalam pemantauan dan 530 orang (30%) selesai pemantauan. Sedangkan Pelaku Perjalanan Tanpa Gejala (PPTG) yaitu orang yang pernah melakukan perjalanan dari daerah terjangkit Covid- 19 sebanyak 45.775 orang, yang masih menjalani karantina sebanyak 13.167 orang (29%), dan yang selesai menjalani masa karantina 14 hari sebanyak 32.608 orang (71%).

Pada Kamis (23/4/2020), JPS Gemilang telah didistribusikan langsung kepada warga penerima untuk wilayah Kota Mataram sebanyak 2.685 KK, Kabupaten Lombok Utara sebanyak 4.079 KK dan Kabupaten Lombok Barat 7.648 KK. Khusus untuk Kota Mataram JPS Gemilang disalurkan bersamaan dengan JPS dari Pemerintah Kota Mataram yang diserahkan secara simbolis oleh Gubernur bersama Wali Kota Mataram di Pendopo Wali Kota Mataram. Selain itu, Gubernur NTB juga meresmikan Trade dan Distribution Centre (TDC) untuk BUMDes di Desa Kuripan Utara Lombok Barat dalam rangka mempercepat pembangunan sekaligus menggeliatkan perekonomian desa.

Ia mengatakan, pada masa mendatang, sejumlah TDC yang akan dibangun di seluruh desa, yang sekaligus berfungsi sebagai outlet dan penyalur produk-produk UMKM. “Di mana semua produk-produk dan kebutuhan warga serta warung-warung kecil dapat disuplai dari TDC-TDC tersebut,” katanya.

Pemrov NTB menyampaikan apresiasi kepada masyarakat yang telah berperan aktif dalam upaya pemutusan rantai penularan Covid-19 dengan tetap tinggal di rumah, memakai masker jika keluar rumah dan menghindari kerumunan, physical distancing minimal dua meter serta selalu mencuci tangan dengan sabun di air mengalir. [B-11]