Langgar Maklumat Kapolri, 12 Mahasiswa dan Petani di Bima Diamakan Polisi -->

Iklan Semua Halaman

.

Langgar Maklumat Kapolri, 12 Mahasiswa dan Petani di Bima Diamakan Polisi

Wednesday, April 15, 2020
Sejumlah Mahasiswa dan Petani Diamankan Aparat Kepolisian Resor Bima Kota karena Tetap Ngotot Menggelar Aksi Meksipun Telah Diingatkan Terkait Maklumat Kapolri Berkaitan Kebijakan Pemerintah dalam Penanganan Penyebaran Virus Corona, Rabu (15/4/2020).

Kota Bima, Berita11.com— Sebanyak 12 mahasiswa dan petani yang hendak menggelar aksi unjuk rasa di kantor Desa Kaboro Kecamatan Lambitu, Kabupaten Bima diamankan aparat Kepolisian Resor (Polres) Bima Kota, Rabu (15/4/2020) siang. Mereka diamankan karena melanggar Maklumat Kapolri Nomor: Mak/2/III/2020 tentang Kepatuhan Terhadap Kebijakan Pemerintah dalam Penanganan Penyebaran Virus Corona (COVID-19).

Kapolres Bima Kota melalui Kasubag Humas AKP Hasnun menjelaskan, massa Aliansi Masyarakat Desa Kaboro tersebut diamankan aparat kepolisian karena tetap melanggar ketentuan Maklumat Kapolri. Saat hendak melanjutkan aksi di kantor Desa Kaboro, massa sempat dihentikan personel Polres Bima Kota yang kemudian menyampaikan pemahaman Maklumat Kapolri Nomor: Mak/2/III/2020 tentang Kepatuhan terhadap Kebijakan Pemerintah dalam Penanganan Penyebaran Virus Corona (COVID-19).

“Akan tetapi massa aksi tetap memaksakan diri untuk melaksanakan aksi unjuk rasa dan tidak mendengarkan masukan atau saran dari pihak Polres Bima Kota,” ujar AKP Hasnun.

Karena massa aksi tetap ngotot melanjutkan unjuk rasa dan dengan adanya pihak yang sudah berani melawan Maklumat Kapolri, selanjunya personil Polres Bima Kota mengambil langkah-langkah kepolisian dengan cara mengamankan massa aksi ke truck Dalmas dan mobil pick up massa aksi dibawa ke Mako Polres Bima Kota.

Sekira pukul 11.20 Wita, massa aksi tiba di Mako Polres Bima Kota. Terdapat 12 orang yang diamakan di antaranya mahasiswa perguruan tinggi yang berlokasi di Kota Bima dan pemuda berprofesi sebagai petani. Aparat juga mengamankan 1 unit roda empat jenis pick up warna hitam yang dipakai aksi aksi unjuk rasa, yaitu mobil nomor Polisi B 9609 CAG lengkap dengan sound system dan bendera.

“Selanjutnya massa aksi dilakukan pemeriksaan awal oleh Satuan Reskrim Polres Bima Kota guna menentukan proses hukum Lebih lanjut,” ujar AKP Hasnun.

Rangkaian kegiatan pengamanan tersebut berakhir sekira pukul 12.00 Wita, berjalan dengan aman dan lancar. Pengamanan oleh gabungan personil Polres Bima Kota yang dipimpin oleh Padal Kabag Ops Polres Bima Kota Kompol Muslih. [B-12]