Muat Kayu Tanpa Izin Lengkap, Sopir Batuk Pilek Lolos Pemeriksaan di Kabupaten Bima? -->

Iklan Semua Halaman

.

Muat Kayu Tanpa Izin Lengkap, Sopir Batuk Pilek Lolos Pemeriksaan di Kabupaten Bima?

Monday, April 27, 2020
Dua Pria asal Dompu Diwawancarai Petugas PKM Woha.

Bima, Berita11.com— Bintara Pembina Desa (Babinsa) Tente, Koramil Woha, Serka Faris yang melaksanakan monitoring berhasil menemukan aktivitas bongkar kayu di gudang kayu yang berlokasi di Dusun Sukamaju, Desa Tente, Kecamatan Woha, Kabupaten Bima, Senin (27/4/2020). Parahnya, aktivitas muat kayu tersebut diduga tidak disertai dokumen izin yang meyakinkan dan kondisi sopir dalam keadaan sakit batuk pilek.

Babinsa Tente mengaku heran dengan fakta tersebtu, yang mana aktivitas sopir yang hanya bermodal dokumen kayu hasil duplikat atau dipindai dari masin scanner lolos dari pemeriksaan Gugus Tugas di perbatasan dan pengecekan pihak KPH.

Dijelaskan, sopir dan anggota truk Nopol EA8773 MZ berasal dari Desa Doropeti, Kecamatan Pekat, Kabupaten Dompu. Wilayah yang sudah termasuk terdampak atau positif Covid-19. Keduanya berinisial DR (42 tahun) dan SH (31 tahun).

Serka Faris menjelaskan, berdasarkan hasil wawancara pihaknya terhadap dua orang dari Kecamatan Pekat itu, mereka tidak menggunakan masker. Adapun pemeriksaan hanya dilkaukan di wilayah Kabupten Dompu. “Tidak ada pemeriksaan saat memasuki Kabupaten Bima,” ujarnya.

Kedua orang supir dan karnet itu tidak mengetahui bahwa di Kabupaten Bima sudah menerapkan jam malam dengan batas waktu 22.00-05.00 Wita.

Adapun sesuai penyampaian petugas piket PKM Woha, bahwa aktivitas kedua orang itu tidak masalah, karena hanya mengantar barang dan langsung kembali ke wilayah asal. Namun pihak Gugus Tugas Covid-19 PKM Woha yang memeriksa kedua orang tersebut, menjelaskan jika kedua pria itu berasal dari wilayah yang sudah terkena dampak Covid-19. [B-12]