Nekat Akhiri Hidup, Sang Suami Ditemukan Istrinya Tewas Gantung Diri -->

Iklan Semua Halaman

.

Nekat Akhiri Hidup, Sang Suami Ditemukan Istrinya Tewas Gantung Diri

Monday, April 27, 2020
Korban saat berada di kamar mayat RSUD Dompu dan tim Inafis dipimpin Kabag Ops AKP Nusra Nugraha, SH. Foto Poris Berita11.com 

Dompu, Berita11.com - Seorang pria berinisial AR (29 tahun) warga Dusun Serakapi II Desa Serakapi Kecamatan Woja Kabupaten Dompu nekat mengakhiri hidupnya dengan cara gantung diri, Minggu (26/4/2020) malam sekira pukul 22.00 Wita.

Ayah dari seorang anak ini pertama kali ditemukan istrinya inisial SS (27) dalam keadaan tergantung menggunakan tali nilon di dalam rumah mereka, tepatnya di samping tempat tidur mereka dengan ketinggian kurang lebih dua meter.

Informasi yang dihimpun Berita11.com melalui Kapolsek Woja Polres Dompu IPDA Abdul Haris, peristiwa mengenaskan itu berawal dari sepasang suami istri sebelumnya diduga terjadi cek cok mulut masalah gadai emas.

"Berdasarkan informasi awal yang kami rangkul di lapangan, suami dan istri ini sempat cek-cok mulut terkait surat gadai emas," ungkap Kapolsek Woja.

Dikatakannya, sepasang suami istri ini baru saja pulang dari ladang habis memetik jagung, usai cek cok, keduanya tertidur, namun kurang lebih satu jam istrinya tertidur sang suami berinisiatif mengambil jalan pintas.

"Sekitar setengah jam lebih, istrinya terbangun dan tidak melihat suaminya, di tempat tidur, ketika terbangun si istri melihat suaminya dalam keadaan tergantung," beber Abdul Haris.
Korban saat di rumah sebelum bawa ke RSUD Dompu. Foto Poris Berita11.com

Melihat suaminya dalam keadaan tergantung, lanjut Kapolsek, si istri mencari pisau untuk memotong tali yang melilit di lehernya sambil teriak histeris meminta bantuan pada warga setempat.

"Tidak lama kemudian, keluarga maupun warga setempat berbondong bondong datang untuk membantu, namun nyawa korban sudah tak tertolong lagi (meninggal dunia, red)," terangnya.

Menurut Abdul Haris, korban tidak ada bekas kekerasan atau benturan dari benda apa pun, dan untuk meyakinkan itu, tim Inafis Polres Dompu yang dipimpin Kabag Ops AKP Nusra Nugraha, SH membawa korban ke RSUD Dompu untuk dilakukan otopsi.

"Sementara, hasil pengecekan kami di lapangan, korban tidak ada bekas pemukulan atau kekerasan, untuk meyakinkan pihak keluarga, kami membawa korban ke rumah sakit guna dilakukan pemeriksaan," jelasnya.

Sementara, pihak keluarga maupun warga setempat yang menolong korban untuk menurunkan jasadnya beserta Kepala Desa Serakapi, Bhabinkamtibmas juga jajaran Polsek Woja memutuskan untuk membawa pulang jasad korban dan peristiwa itu murni kejadian bunuh diri.

Menurut pihak keluarga, korban rencananya akan dikebumikan besok, Senin (27/4) di tempat pemakaman umum desa setempat. [B-10]