ODP asal Bajo Soromandi Positif Covid-19

Iklan Semua Halaman

.

ODP asal Bajo Soromandi Positif Covid-19

Minggu, 26 April 2020
ODP asal Desa Bajo, Kecamatan Soromandi saat Dijemput Tim Gugus Tugas RSUD Sondosia untuk Dikarantina, Beberapa Hari lalu Sebelum Hasil Swab Keluar.

Bima, Berita11.com— Orang dalam Pengawasan (ODP) asal Desa Bajo Soromandi, Kabupaten Bima yang pernah melakukan perjalanan ke Gowa Sulawesi Selatan, Tn YY (38 tahun) dinyatakan positif terjangkit Covid-19 sesuai hasil swab yang dirilis Gugus Tugas Provinsi NTB, Minggu (26/4/2020).

Ketua Harian Gugus Tugas Provinsi NTB, Lalu Gita Ariadi mengatakan, saat ini Tn. YY menjalani karantina terpusat di Kabupaten Bima dengan kondisi baik. Sebelumnya yang bersangkutan pernah melakukan perjalanan ke Gowa Makassar dan tidak pernah memiliki riwayat kontak dengan pasien Covid-19.

Sebagaimana informasi yang diperoleh, sebelum dijemput Tim Covid-19 RSUD Sondosia untuk menjalani karantina terpusat, Tn. YY pernah pulang ke kerabatnya ke Dusun Paropa, Desa Malaju, Kecamatan Kilo, Kabupaten Dompu selama 10 hari. Kemudian kembali ke Dusun Nanga Lere Desa Bajo, Kecamatan Soromandi, Kabupaten Bima, kampung istrinya yang merupakan tempatnya menetap. Selain itu, Tn YY pernah menginap dan beraktivitas di Desa Sai, Kecamatan Soromandi, Kabupaten Bima, membantu saudara iparnya dalam memanen hasil pertanian.
Hal tersebut dibenarkan oleh sejumlah warga Desa Bajo, Kecamatan Soromandi, Kabupaten Bima. Tn. YY terpantau pernah tiga kali mengikuti salat magrib di Masjid An-Nur dan di dua kali di masjid di Bajo Utara dan di Desa Sai, Kecamatan Soromandi. Adapun Tn. YY tidak diketahui oleh warga lainnya sebagai anggota JT dan tidak diketahui pula pernah melakukan perjalanan ke Gowa Sulsel.

“Bersangkutan pernah tiga kali salat magrib hingga tiga kali setelah pulang ke Bajo, termasuk di Bajo Utara dan di Sai. Biasanya salat di bagian shaf kanan,” ujar warga Dusun Nanga Lere, yang namanya sengaja tidak ditulis.

Selain warga Desa Bajo Soromandi, Kabupaten Bima, Gugus Tugas Provinsi NTB, juga mengumumkan hasil pemeriksaan terhadap 105 swab, yang mana hasilnya 82 sampel negatif, delapan sampel ulangan positif dan 15 sampel kasus baru positif Covid-19.

Setelah hasil swab keluar, selanjutnya, empat pasien positifi yang sebelumnya dikarantina di RSUD Sondosia dibawa ke RSUD Bima untuk diisolasi. [B-11]