PDP Positif Covid-19 di NTB Bertambah Empat Orang, Ny. Z Warga Pertama Positif Corona di Kota Bima -->

Iklan Semua Halaman

.

PDP Positif Covid-19 di NTB Bertambah Empat Orang, Ny. Z Warga Pertama Positif Corona di Kota Bima

Tuesday, April 14, 2020
Tn M dan Ny Z saat Dibawa Petugas Medis untuk Diambil Swab di RSU Kota Bima, Minggu (12/4/2020). Foto Berita11.com.

Mataram, Berita11.com— Jumlah kasus positif Covid-19 di Provinsi Nusa Tenggara Barat (NTB) kembali bertambah, sehingga akumulasinya menjadi 41 orang. Empat orang merupakan tambahan baru pada Selasa (14/4/2020). Dari tambahan baru tersebut, Ny Z merupakan kasus pertama positif Covid-19 di Kota Bima.

Ketua Pelaksana Harian Gugus Tugas Provinsi Nusa Tenggara Barat, Drs H Lalu Gita Ariadi M.Si menjelaskan, Ny Z perempuan, usia 63 tahun, penduduk Kecamatan Mpunda Kota
Bima. Pasien tidak pernah melakukan perjalanan ke daerah terjangkit Covid-19. Riwayatnya
kontak erat dengan ODP yang melakukan perjalanan ke Makassar dengan pemeriksaan
Rapid Diagnostic Test (RDT) reaktif. Saat ini dalam keadaan baik;

Selain Ny. Z, warga lain yang terkonfirmasi positif Covid-19 yaitu pasien nomor 38, an. Tn. H, laki-laki, usia 61 tahun, penduduk Lingkungan Kebon Roek, Kecamatan Ampenan, Kota Mataram. Pasien tidak pernah melakukan perjalanan ke daerah terjangkit Covid-19. Riwayat kontak erat dengan orang PPTG perjalanan dari Makassar. Saat ini dirawat di Ruang Isolasi RS Siloam dalam keadaan baik;


Pasien nomor 39, an. Ny. SM, perempuan, usia 37 tahun, penduduk Desa Dasan Grya,
Kecamatan Lingsar, Kabupaten Lombok Barat. Pasien tidak pernah melakukan perjalanan
ke daerah terjangkit Covid-19. Riwayat kontak erat dengan Pasien positif Covid-19 nomor
19. Saat ini dirawat di Ruang Isolasi RSUD Awet Muda Narmada dengan kondisi baik;

Pasien nomor 40, an. Tn. AS, laki-laki, usia 49 tahun, penduduk Desa Dasan Tereng,
Kecamatan Narmada, Kabupaten Lombok Barat. Pasien pernah melakukan perjalanan ke
Gowa Makassar dalam 14 hari sebelum sakit. Riwayat kontak dengan pasien positif Covid-
19 tidak pernah. Saat ini dirawat di Ruang Isolasi RSUD Awet Muda Narmada dengan
kondisi baik;

Dijelaskan Ariadi, pasien sembuh dari Covid-19 bertambah satu orang yaitu, pasien nomor 08, an. Tn. H, lakilaki, usia 33 tahun, penduduk Kecamatan Pringgarata Kabupaten Lombok Tengah, setelah hasil swab diambil dua kali dan keduanya negatif.

Dikatakannya, dengan adanya tambahan 4 (empat) kasus terkonfirmasi positif Covid-19 dan 1 (satu) orang sembuh maka jumlah pasien positif Covid-19 di Provinsi NTB sampai hari ini sebanyak 41 orang, dengan perincian 5 (lima) orang sudah sembuh, 2 (dua) orang meninggal dunia, 34 masih positif dalam perawatan serta dalam kondisi kesehatan semakin baik.

Sekda NTB ini menyebutkan, hingga press release dikeluarkan, jumlah Pasien Dalam Pengawasan (PDP) sebanyak 162 orang dengan perincian 74 (46%) PDP masih dalam pengawasan, 88 (54%) PDP selesai pengawasan/sembuh, dan 12 orang PDP meninggal. Untuk Orang Dalam Pemantauan (ODP) jumlahnya 3.912 orang, terdiri dari 1.325 (34%) orang masih dalam pemantauan dan 2.587 (66%) orang selesai pemantauan. Jumlah Orang Tanpa Gejala (OTG) yaitu orang yang kontak dengan pasien positif Covid-19 namun tanpa gejala sebanyak 779 orang, terdiri dari 708 (91%) orang masih dalam pemantauan dan 71 (9%) orang selesai pemantauan.



Adapun Pelaku Perjalanan Tanpa Gejala (PPTG) yaitu orang yang pernah melakukan perjalanan dari daerah terjangkit Covid-19 sebanyak 32.862 orang, yang masih menjalani karantina sebanyak 16.847 (51%) orang, dan yang selesai menjalani masa karantina 14 hari sebanyak 16.015 (49%) orang.

Untuk mencegah kecemasan dan kepanikan berlebihan di tengah masyarakat, Pemerintah Provinsi Nusa Tenggara Barat juga telah menyediakan layanan konseling bagi ASN dan seluruh masyarakat NTB dalam menghadapi pandemi Covid-19. Melibatkan para psikolog dari Himpunan Psikologi (HIMPSI) NTB dan Perhimpunan Dokter Spesialis Kesehatan Jiwa Indonesia (PDSKJI).

Sebagaimana dilansir Berita11.com, Ny Z adalah warga Kecamatan Mpunda Kota Bima, yang mana bersama suaminya M telah menjalani dua kali rapit test dan pengambilan swab di RSU Kota Bima, Jalan Datuk Dibanta pada Minggu, 12 April 2020.

Adapun hasil swab terhadap suaminya, Tn M yang pernah melakukan perjalanan ke Makassar pada Maret 2020 dan kembali ke Bima menggunakan pesawat, hasilnya negatif dan dilakukan karantina di Lawata Kota Bima, sedangkan anak dari Pasutri tersebut dinyatakan negatif Covid-19. Setelah terkonfirmasi positif Covid-19 pasca pemeriksaan swab, Ny. Z diisolasi di RSUD Bima. [B-11/B-12]