Sukses Demplot dengan Tiga Jenis Pupuk, Petani di Dompu Capai Hasil Panen 12,6 Ton per Hektar -->

Iklan Semua Halaman

.

Sukses Demplot dengan Tiga Jenis Pupuk, Petani di Dompu Capai Hasil Panen 12,6 Ton per Hektar

Tuesday, April 21, 2020
Panen Raya Jagung Milik Kelompok Tani Sugih Makmur, Kegiatan Demplot Kerja Sama PT Pupuk Kaltim dengan BPP Kecamatan Manggelewa Kabupaten Dompu, Selasa (21/4/2020).

Dompu, Berita11.com— Walaupun dengan keterbatasan luas lahan dan kondisi pengairan yang tidak stabil karena pengaruh musim, petani bisa meraih hasil panen yang melimpah dengan metode yang tepat. Salah satunya dengan demplot. Hal itu tergambar dari kesuksesan anggota Kelompok Tani Sugih Makmur di Dompu mampu meraih hasil panen 12,6 ton per hektar.

Atas kesuksesan tersebut, kegiatan pemetikan hasil panen demplot partnership jagung Bisi 18 di atas lahan seluas 0,5 hektar milik anggota Kelompok Tani Sugih Makmur, Kabupaten Dompu, Wildan dihadiri sejumlah pihak seperti kepala Koordinator BPP Kecamatan Manggelewa Kabupaten Dompu, Sulatif SP, PPL Desa Kampasi Meci, Taufik SP, Asisten Account Executive (AAE) PT Pupuk Kaltim, perwakilan Pemerintah Desa Kampasi Meci, Samsudin, petugas PT Bisi, Tri Komaryadi, Distributor CV La Hila, Nurwahidah.

Anggota Kelompok Tani Sugih Makmur, Desa Kampasi Mesi, Kecamatan Manggelewa, Kabupaten Dompu, Wildan mengaku, dengan demplot yang dilakukan oleh PT Pupuk Kaltim bekerja sama dengan Balai Penyuluh Pertanian (BPP) Kecamatan Manggelewa, dirinya mendapatkan hasil yang memuaskan. Yaitu hasil panen demplot ubinan dengan pupuk NPK Pelangi hingga 12,6 ton/ hektar. Padahal biasanya selama ini petani hanya mendapatkan hasil 8 ton per hektar.

Luas lahan yang ia garap hanya 0,5 hektar. Sejumlah pupuk yang digunakan dalam kegiatan demplot sebelum panen raya, yaitu pupuk Urea Daun Buah NS hanya 100 Kg, ​pupuk NPK Pelangi 16:16:16 sebanyak 150 Kg dan pupuk Hayati Ecofert hanya 20 Kg. 


Kegiatan Panen juga Diisi Kegiatan Penyuluhan Demontrasi Plot, Pemilihan Pupuk yang Tepat dan Benih Berkualitas untuk Mendapatkan Hasil Panen yang Maksimal.

Kegiatan panen raya di Desa Kampasi Mesi Kecamatan Manggalewa juga dihadir sejumlah Penyuluh Pertanian Lapangan (PPL) dari desa lain. Selama kegiatan, para peserta kegiatan panen demplot menggunakan masker guna mencegah penyebaran wabah virus Corona (Covid-19). [B-10]