Ternyata, Eti Kusmiati Korban Keempat Dugaan Modus Penipuan Dilakukan Safrudin

Iklan Semua Halaman

.

Ternyata, Eti Kusmiati Korban Keempat Dugaan Modus Penipuan Dilakukan Safrudin

Rabu, 29 April 2020
Eti Kusmiati korban modus penipuan. Foto ist

Dompu, Berita11.com - Eti Kusmiati seorang ibu rumah tangga 41 tahun warga Dusun O,o Barat, Desa O'O ternyata korban yang keempat setelah dialami tiga orang korban lainnya atas kasus dugaan modus penipuan yang dilakukan Safrudin Abdullah warga Desa Dorebara.

Hal itu dibeberkan pemilik tanah Drs. H. Safrin A. Mansyur, M.Ap atau yang dikenal Uma Rao saat ditemui wartawan di rumahnya, Selasa (28/4/2020) malam, sekira pukul 21.20 Wita.

Menurut pria separu baya yang juga Ketua DPC Partai Golkar Kabupaten Dompu ini, ketiga orang yang dimaksud antara lain, H. Kia, H. Abakar dan Fatahula merupakan warga Desa O'o, ada yang luas satu are ada pula yang dua are.

Bahkan ketiga korban ini sempat menempuh jalur hukum, namun saat itu, Safrudin Abdullah sedang menjalani proses hukum dalam kasus lain sehingga mereka mencabut kembali laporannya.

“Keempat korban ini, rata-rata modus jual tanah milik saya, tapi uangnya nggak kasih ke saya, saya mengetahui itu, dari kwitansi milik korban yang ditandatangani nama dia (Safrudin, red) bukan nama saya sebagai pemilik sah tanah itu," ungkap Uma Rao.

Uma Rao mengakui telah menjual tanah seluas dua are seharga Rp50 juta, tetapi perluasan lahan pekarangan dari sisa dua are milik Eti Kusmiati bukan atas perintahnya, melainkan ulah Safrudin Abdullah alias punggawa.
Barang bukti berupa kwitansi setiap kali pembayaran.

“Saya hanya menyuruh punggawa cari pembeli bukan menyuruh menjualnya. Selain Eti masih banyak uang orang lain yang di ambil punggawa tanpa mengetahui saya,” ungkap Uma Rao.

Untuk itu, Uma Rao yang merupakan bagian dari korban dugaan penipuan sangat mendukung jika korban mengadukan ke Polisi atas dugaan kasus modus penipuan itu.

Bahkan, lanjut Uma Rao, pihaknya mengapresiasi kepada Eti Kusmiati sebagai korban keempat atas dugaan modus penipuan dilakukan mantan anak buahnya yakni Safrudin Abdullah alias punggawa karena telah mengadukan ke Polisi.

“Saya secara pribadi sangat mendukung dengan pengaduan itu biar nanti semua terungkap siapa dalang dibalik semua itu dan sangat berterima kasih kepada pelapor,” ucapnya.

Sebelumnya, Safrudin Abdullah alias punggawa menurut informasi yang dihimpun Berita11.com melalui salah satu keluarganya yang juga bagian dari menantunya inisial H saat ini sedang berada di luar Kecataman Dompu.

"Sekarang dia (Safrudin Abdullah) sedang petik jagung di Tompo Kecamatan Kempo sana," ungkap H. [B-10]