Warga Calabai Diduga Dipukul Kades dan Massa Simpatisan, Begini Ceritanya

Iklan Semua Halaman

.

Warga Calabai Diduga Dipukul Kades dan Massa Simpatisan, Begini Ceritanya

Sabtu, 04 April 2020
Ilustrasi

Dompu, Berita11.com - Insiden pemukulan terhadap beberapa orang warga Calabai, diduga dilakukan Kepala Desa (Kades) setempat Syaifuddin Juhri, S.Pd beserta massa simpatisan yang berjumlah sekitar 30 orang kira-kira begini cerita dan kronologisnya.

Kejadian pada Kamis (2/4/20) kemarin itu, berawal dari Kades dan massa simpatisan diduga merasa keberatan atas laporan yang diajukan masyarakat ke Inspektorat terkait kasus dugaan korupsi Alokasi Dana Desa (ADD) beberapa waktu lalu. Sehingga, Inspektorat turun melakukan audit khusus.

Hal itu dibeberkan Kapolsek Pekat IPTU Yoseph Subang Tukan, SH melalui Ps. PAUR Subbag Humas Polres Dompu AIPTU Hujaifah, Jumat (3/4/20) malam, sekira pukul 21.34 Wita.

Menurut Hujaifah, Kades dan simpatisan massa mulanya mencari A. Muin yang merupakan salah satu pelapor. Ketika bertemu dengan A. Muin di kantor Camat tempat dia bekerja, Kades dan simpatisan massa cek-cok mulut sehingga terjadi pemukulan.

"Saat bertemu di kantor Camat, A. Muin dan Kades beserta simpatisan massanya sempat terjadi adu mulut dan berujung pada pemukulan diduga dilakukan Kades dan simpatisan massa. Akibat pemukulan itu, A. Muin mengalami luka memar pada bagian wajah," ungkap Hujaifah.

Hujaifah menjelaskan, Insiden pemukulan bukan hanya dialami A. Muin, akan tetapi, seorang pria Irwan Ismail (45) warga dusun Calabai Atas juga jadi korban pemukulan oleh salah satu simpatisan massa saat korban duduk di sebuah bengkel milik Bram yang tidak jauh dari kantor Camat.

"Sekira pukul 09.45 Wita, salah satu simpatisan massa melakukan pemukulan terhadap Irwan Ismail yang saat itu sedang duduk di sebuah bengkel, hingga mengalami luka memar pada bagian wajah," terang Hujaifah.

Usai pemukulan Irwan Ismail, sekira pukul 10.15 Wita, Kades dan simpatisan massa mendatangi rumah H. Sukardin dengan tujuan bertemu dengan H. Sukardin, namun pada saat itu, H. Sukardin sedang tidak ada di rumah.

Sekitar pukul 10.40 Wita, lanjut Hujaifah, Kades beserta simpatisan massa mendatangi rumah M. Yunus pria (36) di Calabai Atas, tiba di situ, Kades dan simpatisan massa kembali cek-cok dengan M. Yunus sehingga dipukul oleh Kades menggunakan tangan kanan.

"Akibat dipukul, M. Yunus tak terima dan merasa keberatan sehingga M. Yunus masuk ke dalam rumah dengan tujuan mengambil parang, beruntung anggota Polsek dan Koramil yang saat itu sedang berada di TKP berhasil meredam situasi sehingga tidak berkembang," beber Hujaifah.

Saat itu juga, anggota Polsek dan Koramil menghimbau kepada Kades beserta massa simpatisan agar tidak melakukan tindakan main hakim sendiri dan segera membubarkan diri.

"Sekira pukul 11.15 Wita, Kades beserta massa simpatisan meninggalkan rumah M. Yunus dan kembali berkumpul di rumah Kades Syaifuddin Juhri," pungkas Hujaifah. [B-10]