Dandim Lotim Isyaratkan Terus Dukung Pemerintah dalam Menangani Covid-19 -->

Iklan Semua Halaman

.

Dandim Lotim Isyaratkan Terus Dukung Pemerintah dalam Menangani Covid-19

Thursday, May 28, 2020
Suasana Rakor Forkopimda NTB dengan Satgas Gugus Tugas Covid-19 Lombok Timur di Lombok Timur, Kamis (28/5/2020).

Selong, Berita11.com— Dandim 1615/Lotim Letnan Kolonel Inf Agus Prihanto Donny mengisyaratkan, pihaknya bersama anggota Satgas Covid-19 Kabupaten Lombok Timur (Lotim) akan terus berupaya mendukung pemerintah daerah dalam upaya percepatan penanganan dan pencegahan penyebaran Covid-19 di NTB, khususnya di Lotim sesuai dengan instruksi Presiden RI.

Hal tersebut disampaikan Dandim Lotim usai Rakor bersama Satgas Covid-19 Provinsi NTB yang berkunjung di Posko Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Kabupaten Lombok Timur, Kamis (28/5/2020).

Kunjungan Satgas Percepatan Penanganan Penyebaran Covid-19 Provinsi NTB dipimpin Gubernur NTB Dr H Zulkieflimansyah bersama Danrem 162/WB Kolonel Czi Ahmad Rizal Ramdhani, S.Sos dan Kapolda NTB Irjen Pol M Iqbal. Kunjungan rombongan Forkopimda NTB disambut Bupati Lombok Timur Drs H Sukiman Azmy bersama Dandim 1615/Lotim Letnan Kolonel Inf Agus Prihanto Donny dan Kapolres Lotim AKBP Tunggul Senantrio.

Dalam kunjungan tersebut, Gubernur bersama rombongan Satgas Covid-19 Provinsi NTB menggelar rapat koordinasi Percepatan penanganan Covid-19 dengan Satgas Covid-19 Kabupaten Lombok Timur di Posko Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Pendopo Bupati Lotim.

Dandim Lotim dalam press rilisnya menyampaikan, setelah mendengar paparan dan arahan dari Satgas Covid-19 Provinsi NTB, pihaknya bersama anggota Satgas Covid-19 Kabupaten Lombok Timur akan terus berupaya mendukung pemerintah daerah dalam upaya percepatan penanganan dan pencegahan penyebaran Covid-19 di NTB, khususnya di wilayah setempat sebagaimana instruksi Presiden RI.

Dikatakannya, sebagaimana data Covid-19 Kabupaten Lombok Timur, hingga Kami ini, jumlah kasus positif Covid-19 sebanyak 56 orang, rinciannya sembuh 36 orang, masih dalam isolasi dan perawatan 18 orang dan meninggal dua orang.

Menurut Agus Donny, rapid test dilaksanakan berbasis pasar, berbasis masjid dan ASN. Kegiatan itu sudah dilaksanakan dengan baik. Hasilnya hanya dua yang rekatif. Selain itu, pihaknya bersama Gugus Tugas melasanakan pemeriksaan di pintu masuk Kabupaten Lombok Timur melalui Pos Pam perbatasan Covid-19.

“Hasil ini nantinya akan dilakukan kajian ilmiah oleh Satgas Gugus Tugas Covid-19 Lotim sehingga Pemda dapat menentukan kebijakan yang lebih tepat khususnya berkaitan dengan pandemi Covid-19," ujar Wakil Ketua 1 Satgas Gugus Tugas Covid-19 Lombok Timur, ini.

Dandim juga menyampaikan kehadiran Forkopimda NTB di Posko Satgas Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 untuk memberikan dukungan dalam penanganan Covid-19 khususnya di Kabupaten Lombok Timur.

Pria kelahiran Magelang tersebut juga mengingatkan seluruh komponen masyarakat senantiasa menjaga kesehatan dan keselamatan dengan mengindahkan protokol kesehatan mengingat akhir-akhir ini anak-anak rentan terpapar Covid-19.

“NTB peringkat kedua setelah Jawa Timur terpapar Covid-19 untuk anak-anak,” terangnya.

Untuk itu, pihaknya bersama Satgas Covid-19 akan terus berupaya mengajak dan mengingatkan masyarakat agar disiplin melaksanakan kebijakan dan imbauan pemerintah terutama berkaitan penggunaan masker, jaga jarak (physical distancing) dan imbauan agar menghindari kerumunan.

Dandim juga menyampaikan apresiasi atas dukungan semua pihak, baik Forkopimda, Ormas, tokoh agama, tokoh masyarakat dan seluruh masyarakat dalam melawan dan mencegah penyebaran virus corona.

“Mari tumbuhkan kesadaran dan ikut bergerak sebagai pejuang Covid-19 dengan harapan tidak ada lagi penambahan terpapar Covid-19 ke depan,” ajaknya.

Rakor percepatan penanganan dan pencegahan penyebaran Covid-19 juga dihadiri Kajati NTB Nanang Sigit SH MH, Kepala Bakesbangpoldagri NTB dan Kepala OPD Kabupaten Lotim. [B-19]