Dinsos Kota Bima Pakai Data Lama, LSM LPPK-NTB Soroti Penyaluran BLT Covid-19 -->

Iklan Semua Halaman

.

Dinsos Kota Bima Pakai Data Lama, LSM LPPK-NTB Soroti Penyaluran BLT Covid-19

Wednesday, May 6, 2020
Kepala Dinas Sosial Kota Bima H Muhiddin Bersama Aktivis LPPK NTB.

Kota Bima, Berita11.com— Direktur Eksekutif Lembaga Swadaya Masyarakat Lembaga Pemantau Pengawasan Korupsi (LSM LPPK) Akbar S.I.Kom menyorot penyaluran bantuan sosial (Bansos) dalam bentuk Bantuan Langsung Tunai (BLT) di Kota Bima. masalahnya diduga penyaluran Bansos tersebut masih menggunakan data tahun 2015.

“Seharusnya penyaluran BLT untuk warga yang ekonominya terdampak pandemi Covid-19 itu tepat sasaran, ada warga yang mampu dapat BLT, ada juga warga yang sudah meninggal, masih ada data penerima BLT, ini kan data ngaco,” ungkap Akbar di Kota Bima, Rabu (6/5/2020).

Akbar mengatakan, BLT yang dikeluarkan Kemensos RI melalui Dinsos Kota Bima diduga masih menggunakan data lama. Akibatnya, ada warga yang mampu yang menerima BLT.

“Harus diupdate data itu, harus pakai data terbaru agar yang berhak bisa mendapatkan,” tandas Akbar.

Ketua Cabang LSM LPPK-NTB Kota Bima menyorot, kinerja Dinas Sosial Kota Bima gagal menangani BLT Covid-19.

“Sebagai kontrol sosial, saya minta Dinsos Kota Bima untuk melakukan verifikasi kembali terkait data penerima BLT dampak Covid-19 ini di lapangan,” harapnya.

Kepala Dinas Sosial Kota Bima, Drs.H.Muhidin MM mengatakan, sebagian anggaran BLT sudah masuk di nomor rekening masing-masing penerima BLT. Berdasarkan info dari Kemensos RI jumlah penerima BLT di Kota Bima 1.425.

“Sudah langsung dicaikan sejak tanggal 27 April 2020 sesuai laporan Kemensos RI dan tidak ada verifikasi data,” ungkap Muhidin.

Dalam pertemuan tersebut Akbar menuding lambannya kinerja Dinas Sosial Kota Bima dalam menangani data .

Menurut Akbar, masyarakat sedang menjerit. Apalagi rencana Wali Kota Bima pada 7 Mei 2020 menerapkan PSBK, sedangkan jaminan hidup hingga sekarang mengeluarkan bantuan bagi terdampak Covid-19. [B-12]