Kota Bima Kembali Koleksi Pasien Covid-19, Hari ini Penambahan Positif di NTB 25 Kasus -->

Iklan Semua Halaman

.

Kota Bima Kembali Koleksi Pasien Covid-19, Hari ini Penambahan Positif di NTB 25 Kasus

Wednesday, May 27, 2020
Evakuasi Pasien Positif Covid-19 Beberapa Waktu Lalu di RSUD Bima. Dokumen Berita11.com.

Mataram, Berita11.com— Kasus positif Covid-19 di Provinsi Nusa Tenggara Barat (NTB) kembali bergerak naik. Hari ini, penambahan kasus positif 25 orang. satu di antaranya merupakan warga Kelurahan Sarae, Kecamatan Rasanae Barat, Kota Bima.

Ketua Pelaksana Harian Gugus Tugas Provinsi NTB, Lalu Gita Ariadi menjelaskan, pada Rabu, 27 Mei 2020, telah diperiksa di Laboratorium PCR dan TCM RSUD Provinsi NTB serta Laboratorium TCM RSUD Kota Mataram, sebanyak 186 sampel dengan hasil
156 sampel negatif, 5 (lima) sampel positif ulangan, dan 25 sampel kasus baru positif Covid-19.

Sekda Provinsi NTB ini menyebut, tambahan 25 kasus baru positif Covid-19, yaitu pasien nomor 538, an. Tn. S, laki-laki, usia 55 tahun, penduduk Kelurahan Monjok Timur, Kecamatan Selaparang, Kota Mataram. Pasien tidak pernah melakukan perjalanan ke
daerah terjangkit Covid-19. Memiliki riwayat kontak dengan orang sakit Covid-19. Saat ini
dirawat di Ruang Isolasi RS Darurat Asrama Haji dengan kondisi baik, pasien nomor 539, an. Ny. IASH, perempuan, usia 39 tahun, penduduk Kelurahan Cakranegara Utara, Kecamatan Cakranegara, Kota Mataram. Pasien tidak pernah melakukan perjalanan ke daerah terjangkit Covid-19. Memiliki riwayat kontak dengan orang sakit Covid-19. Saat ini dirawat di Ruang Isolasi RS Darurat Asrama Haji dengan kondisi baik.

Pasien nomor 540, an. Ny. NQ, perempuan, usia 31 tahun, penduduk Kelurahan Monjok,
Kecamatan Selaparang, Kota Mataram. Pasien tidak pernah melakukan perjalanan ke
daerah terjangkit Covid-19. Memiliki riwayat kontak dengan orang sakit Covid-19. Saat ini
dirawat di Ruang Isolasi RS Darurat Asrama Haji dengan kondisi baik;

Pasien nomor 541, an. Tn. MAU, laki-laki, usia 23 tahun, penduduk Desa Penujak,
Kecamatan Praya Barat, Kabupaten Lombok Tengah. Pasien tidak pernah melakukan
perjalanan ke daerah terjangkit Covid-19. Memiliki riwayat kontak dengan orang sakit
Covid-19. Saat ini dirawat di Ruang Isolasi RS Darurat Asrama Haji dengan kondisi baik;

Pasien nomor 542, an. Ny. K, perempuan, usia 32 tahun, penduduk Desa Midang,
Kecamatan Gunung Sari, Kabupaten Lombok Barat. Pasien tidak pernah melakukan
perjalanan ke daerah terjangkit Covid-19. Memiliki riwayat kontak dengan orang sakit
Covid-19. Saat ini dirawat di Ruang Isolasi RS Darurat Asrama Haji dengan kondisi baik;

Pasien nomor 543, an. Tn. FM, laki-laki, usia 48 tahun, penduduk Desa Bugbug, Kecamatan Lingsar, Kabupaten Lombok Barat. Pasien tidak pernah melakukan perjalanan ke daerah terjangkit Covid-19. Memiliki riwayat kontak dengan orang sakit Covid-19. Saat ini dirawat di Ruang Isolasi RS Darurat Asrama Haji dengan kondisi baik;

Pasien nomor 544, an. Tn. M, laki-laki, usia 52 tahun, penduduk Kelurahan Dasan Agung,
Kecamatan Selaparang, Kota Mataram. Pasien tidak pernah melakukan perjalanan ke
daerah terjangkit Covid-19. Memiliki riwayat kontak dengan orang sakit Covid-19. Saat ini
dirawat di Ruang Isolasi RS Darurat Asrama Haji dengan kondisi baik;

Pasien nomor 545, an. Tn. SA, laki-laki, usia 40 tahun, penduduk Desa Batu Mekar,
Kecamatan Lingsar, Kabupaten Lombok Barat. Pasien tidak pernah melakukan perjalanan
ke daerah terjangkit Covid-19. Memiliki riwayat kontak dengan orang sakit Covid-19. Saat
ini dirawat di Ruang Isolasi RS Darurat Asrama Haji dengan kondisi baik;

Pasien nomor 546, an. Ny. HM, perempuan, usia 42 tahun, penduduk Kelurahan Pagutan
Timur, Kecamatan Mataram, Kota Mataram. Pasien tidak pernah melakukan perjalanan ke
daerah terjangkit Covid-19. Memiliki riwayat kontak dengan orang sakit Covid-19. Saat ini
dirawat di Ruang Isolasi RS Darurat Asrama Haji dengan kondisi baik;

Pasien nomor 547, an. Tn. AH, laki-laki, usia 30 tahun, penduduk Desa Dasan Baru,
Kecamatan Kediri, Kabupaten Lombok Barat. Pasien tidak pernah melakukan perjalanan
ke daerah terjangkit Covid-19. Riwayat kontak dengan pasien Covid-19 nomor 445. Saat
ini dirawat di Ruang Isolasi RSUD Patut Patuh Patju dengan kondisi baik;

Pasien nomor 548, an. Ny. FA, perempuan, usia 26 tahun, penduduk Desa Sarae,
Kecamatan Rasanae Barat, Kota Bima. Pasien tidak pernah melakukan perjalanan ke daerah terjangkit Covid-19. Riwayat kontak dengan pasien Covid-19 nomor 432. Saat ini
menjalani karantina di Mataram dengan kondisi baik;

Pasien nomor 549, an. Tn. AS, laki-laki, usia 39 tahun, penduduk Kelurahan Bertais,
Kecamatan Sandubaya, Kota Mataram. Pasien tidak pernah melakukan perjalanan ke
daerah terjangkit Covid-19. Riwayat kontak dengan pasien Covid-19 nomor 432. Saat ini
menjalani karantina di Kota Mataram dengan kondisi baik;

Pasien nomor 550, an. Ny. F, perempuan, usia 30 tahun, penduduk Kelurahan Bertais,
Kecamatan Sandubaya, Kota Mataram. Pasien tidak pernah melakukan perjalanan ke
daerah terjangkit Covid-19. Riwayat kontak dengan pasien Covid-19 nomor 432. Saat ini
menjalani karantina di Kota Mataram dengan kondisi baik;

Pasien nomor 551, an. Ny. BK, perempuan, usia 60 tahun, penduduk Kelurahan
Cakranegara Selatan, Kecamatan Cakranegara, Kota Mataram. Pasien tidak pernah
melakukan perjalanan ke daerah terjangkit Covid-19. Riwayat kontak dengan orang sakit
Covid-19 tidak ada. Saat ini dirawat di Ruang Isolasi RS Harapan Keluarga dengan kondisi
baik;

Pasien nomor 552, an. Tn. SUJ, laki-laki, usia 67 tahun, penduduk Kelurahan Monjok
Timur, Kecamatan Selaparang, Kota Mataram. Pasien pernah melakukan perjalanan ke
Mesir. Riwayat kontak dengan orang sakit Covid-19 tidak ada. Saat ini dirawat di Ruang
Isolasi RS Harapan Keluarga dengan kondisi baik;

Pasien nomor 553, an. Tn. DH, laki-laki, usia 33 tahun, penduduk Kelurahan Cakranegara
Selatan, Kecamatan Cakranegara, Kota Mataram. Pasien tidak pernah melakukan
perjalanan ke daerah terjangkit Covid-19. Riwayat kontak dengan pasien Covid-19 nomor
551. Saat ini dirawat di Ruang Isolasi RS Harapan Keluarga dengan kondisi baik;

Pasien nomor 554, an. An. FH, laki-laki, usia 9 bulan, penduduk Kelurahan Bertais,
Kecamatan Sandubaya, Kota Mataram. Pasien tidak pernah melakukan perjalanan ke
daerah terjangkit Covid-19. Riwayat kontak dengan orang sakit Covid-19 tidak ada. Pasien
meninggal dan dilakukan tatalaksana Covid-19;

Pasien nomor 555, an. Ny. FDP, perempuan, usia 34 tahun, penduduk Desa Selong,
Kecamatan Selong, Kabupaten Lombok Timur. Pasien tidak pernah melakukan perjalanan
ke daerah terjangkit Covid-19. Memiliki riwayat kontak dengan orang sakit Covid-19. Saat
ini dirawat di Ruang Isolasi RSUD Provinsi NTB dengan kondisi baik;

Pasien nomor 556, an. An. LSR, laki-laki, usia 18 tahun, penduduk Kelurahan Mataram
Timur, Kecamatan Mataram, Kota Mataram. Pasien tidak pernah melakukan perjalanan ke
daerah terjangkit Covid-19. Riwayat kontak dengan pasien Covid-19 nomor 496. Saat ini
dirawat di Ruang Isolasi RS Darurat Asrama Haji dengan kondisi baik;

Pasien nomor 557, an. Tn. IKSAA, laki-laki, usia 51 tahun, penduduk Kelurahan Turida,
Kecamatan Sandubaya, Kota Mataram. Pasien tidak pernah melakukan perjalanan ke
daerah terjangkit Covid-19. Memiliki riwayat kontak dengan orang sakit Covid-19. Saat ini
dirawat di Ruang Isolasi RSUD Provinsi NTB dengan kondisi baik;

Pasien nomor 558, an. Tn. MT, laki-laki, usia 33 tahun, penduduk Kelurahan Dasan Agung,
Kecamatan Selaparang, Kota Mataram. Pasien tidak pernah melakukan perjalanan ke
daerah terjangkit Covid-19. Riwayat kontak dengan pasien Covid-19 nomor 432. Saat ini
dirawat di Ruang Isolasi RSUD Provinsi NTB dengan kondisi baik;

Pasien nomor 559, an. Tn. H, laki-laki, usia 63 tahun, penduduk Kelurahan Pejeruk,
Kecamatan Ampenan, Kota Mataram. Pasien tidak pernah melakukan perjalanan ke daerah
terjangkit Covid-19. Riwayat kontak dengan orang sakit Covid-19 tidak pernah. Saat ini
dirawat di RSUD Provinsi NTB dengan kondisi baik;

Pasien nomor 560, an. Ny. NH, perempuan, usia 38 tahun, penduduk Desa Labulia,
Kecamatan Jonggat, Kabupaten Lombok Tengah. Pasien tidak pernah melakukan
perjalanan ke daerah terjangkit Covid-19. Riwayat kontak dengan orang sakit Covid-19
tidak pernah. Saat ini dirawat di Ruang Isolasi RSJ Mutiara Sukma dengan kondisi baik;

Pasien nomor 561, an. Tn. H, laki-laki, usia 66 tahun, penduduk Desa Bugbug, Kecamatan
Lingsar, Kabupaten Lombok Barat. Pasien tidak pernah melakukan perjalanan ke daerah
terjangkit Covid-19. Riwayat kontak dengan orang sakit Covid-19 tidak pernah. Saat ini
dirawat di Ruang Isolasi RS Siloam dengan kondisi baik;

Pasien nomor 562, an. Ny. H, perempuan, usia 63 tahun, penduduk Desa Bugbug,
Kecamatan Lingsar, Kabupaten Lombok Barat. Pasien tidak pernah melakukan perjalanan
ke daerah terjangkit Covid-19. Riwayat kontak dengan orang sakit Covid-19 tidak pernah.
Saat ini dirawat di Ruang Isolasi RS Siloam dengan kondisi baik.

“Hari ini terdapat penambahan satu orang yang sembuh dari Covid-19 setelah pemeriksaan
laboratorium swab dua kali dan keduanya negatif. Yaitu pasien nomor 450, an. An. MRDAH, laki-laki, usia 1 bulan, penduduk Desa Mekarsari, Kecamatan Sekotong, Kabupaten Lombok Barat,” ujarnya. 


Ddikatakan, dengan adanya tambahan 25 kasus baru terkonfirmasi positif, satu tambahan sembuh baru, dan satu kasus kematian baru, maka jumlah pasien positif Covid-19 di Provinsi NTB sampai Rabu, 27 Mei 2020 sebanyak 562 orang, dengan perincian 273 orang sudah sembuh, 10 meninggal dunia serta 279 orang masih positif yang dalam keadaan baik.

“Untuk mencegah penularan dan deteksi dini penularan Covid-19, petugas kesehatan tetap
melakukan Contact Tracing terhadap semua orang yang pernah kontak dengan yang terkonfirmasi positif,” ujar Ariadi.

Disebutkannya lagi, hingga press release dikeluarkan, jumlah Pasien Dalam Pengawasan (PDP) sebanyak 1.122 orang dengan perincian 476 orang (42%) PDP masih dalam pengawasan, 646 orang (58%) PDP selesai pengawasan/sembuh, dan 16 orang PDP meninggal. Untuk Orang Dalam Pemantauan (ODP) jumlahnya 5.513 orang, terdiri dari 187 orang (3%) masih dalam pemantauan dan 5.326 orang (97%) selesai pemantauan. Jumlah Orang Tanpa Gejala (OTG) yaitu orang yang kontak dengan pasien positif Covid-19 namun tanpa gejala sebanyak 5.534 orang, terdiri dari 1.878 orang (34%) masih dalam pemantauan dan 3.656 orang (66%) selesai pemantauan. Sedangkan Pelaku Perjalanan Tanpa Gejala (PPTG) yaitu orang yang pernah melakukan perjalanan dari daerah terjangkit Covid-19 sebanyak 59.770 orang, yang masih menjalani karantina sebanyak 3.993 orang (7%), dan yang selesai menjalani masa karantina 14 hari sebanyak 55.777 orang (93%).

“Beberapa waktu yang lalu kita optimis dengan penambahan pasien sembuh yang cukup signifikan disertai sedikitnya jumlah kasus terkonfirmasi positif baru,” katanya.

Menurutnya, dengan adanya jumlah kasus terkonfirmasi positif Covid-19 yang cenderung meningkat tajam dalam beberapa hari terakhir, mengindikasikan bahwa protokol pencegahan Covid-19 di tengah masyarakat sudah mulai longgar,

“Sebagai garda terdepan dalam menghentikan penyebaran wabah ini, kembali kami mengimbau masyarakat untuk senantiasa taat, patuh serta melakukan disiplin secara ketat dalam menjalankan seluruh protokol pencegahan Covid-19,” imbaunya.

Dijelaskannya, kesadaran dan tindakan pencegahan bersama merupakan langkah paling tepat sebelum dilakukan tindakan penanganan dan pengobatan yang dilakukan oleh para tenaga kesehatan. Oleh karenanya Gugus Tugas Provinsi NTB mengajak masyarakat bersama untuk saling mengingatkan dan menasehati, untuk kehidupan normal yang dinantikan.

“Terima kasih kepada masyarakat yang telah berperan aktif dalam upaya pemutusan rantai penularan Covid-19 dengan tetap tinggal di rumah, senantiasa memakai masker jika keluar rumah dan menghindari kerumunan, physical distancing minimal dua meter, serta selalu mencuci tangan dengan sabun dan air mengalir,” katanya.

Pemerintah memberikan apresiasi yang tinggi kepada petugas kesehatan yang tanpa lelah
memberikan pelayanan, baik pencegahan penyebaran Covid-19 di masyarakat maupun pelayanan pengobatan kepada pasien positif Covid-19 di rumah sakit.

Untuk menghindari informasi yang tidak benar tentang Covid-19, masyarakat diharapkan
mendapatkan informasi dari sumber-sumber resmi yang dikeluarkan oleh pemerintah, baik
pemerintah pusat maupun pemerintah daerah. Pemerintah Provinsi menyediakan laman resmi Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 http://corona.ntbprov.go.id, serta layanan Provincial Call Centre (PCC) Penanganan Penyebaran Pandemik Covid-19 NTB di nomor 0818 0211 8119. [B-11]