Lakalantas Dialami Arifudin di Dorotangga, Polisi Kesulitan Saksi -->

Iklan Semua Halaman

.

Lakalantas Dialami Arifudin di Dorotangga, Polisi Kesulitan Saksi

Tuesday, May 12, 2020
Kanit Laka Lantas Polres Dompu IPDA Agustamin, SH usai memberikan keterangan pers. Foto Poris Berita11.com

Dompu, Berita11.com - Kasus Kecelakaan Lalulintas (Lakalantas) yang dialami Arifudin pria 37 tahun warga Dusun Wera Desa Lepadi Kecamatan Pajo Kabupaten Dompu masih dilakukan proses penyelidikan.

Lakalantas yang terjadi di Kelurahan Dorotangga Kecamatan Dompu, hingga saat ini pihak kepolisian masih kesulitan untuk mendapatkan keterangan saksi.

Hal itu disampaikan Kasat Lantas IPTU I Wayan Sukarsana, SH melalui Kanit Laka Lantas Polres Dompu, IPDA Agustamin, SH saat ditemui di Kantor Satlantas, Selasa (12/5/20) siang.

Menurut Agus, kasus yang menimpa Arifudin dilaporkan dua bulan yang lalu sehingga terancam cacat seumur hidup, belum bisa diungkap, lantaran belum bisa menemukan minimal dua alat bukti untuk digelar perkara agar ditetapkan sebagai tersangka.

"Kendalanya, kami kesulitan saksi, apalagi korban masih dirawat di sana (RSUD Mataram). Jadi, untuk menindaklanjuti penetapan tersangka, kami belum bisa, minimal dua alat bukti, tapi yang pasti, kasusnya masih dalam proses penyelidikan," ungkap Agus.

Dikatakannya, Jika ada saksi, otomatis akan dikembangkan, kemudian nanti pihaknya akan memberitahukan pihak korban melalui Surat Pemberitahuan Perkembangan Hasil Penyidikan (SP2HP) dan tetap dilakukan langkah-langkah proses ini.

Agus menerangkan, jadwal pemeriksaan saksi dari pihak korban bakal dilakukan besok, Rabu (13/5) berhubung pihak keluarga korban mendatangi kantor Satlantas guna memberikan keterangan saksi.

"Tadi pagi juga pihak keluarga sudah datang dengan membawa saksi, oleh karena penyidik lepas piket jadwal piket nya 1 x 24 jam, tadi pagi jam 8 anggota lepas piket mereka istrahat dulu, akhirnya kami putuskan untuk datang kembali besok pagi jam 9," terangnya.

Ia menambahkan, jika pihak keluarga korban berhalangan besok, diizinkan untuk datang dilain waktu atau hari yang dijadwalkan. "Sekira besok pihak keluarga ada kendala lain untuk hadir, lusa pun bisa, pas anggota piket langsung," pungkas Agus. [B-10]