Muat Ribuan Handak High Explosive dari Lombok, Sopir dan Karnet ini Ditangkap Polisi di Dompu

Iklan Semua Halaman

.

Muat Ribuan Handak High Explosive dari Lombok, Sopir dan Karnet ini Ditangkap Polisi di Dompu

Minggu, 17 Mei 2020
Sopir dan Karnet Mobil Bak Terbuka asal Lombok Diamankan Bersama Handak Jenis Petasan High Explosive, Minggu (17/5/2020).

Dompu, Berita11.com— Anggota Timsus Polsek Dompu di bawah kendali Kapolsek setempat, IPDA I Kadek Suadaya Atmaja, S.Sos menangkap supir dan mengamankan mobil bak terbuka DR 9560 SC dari Desa Pengenjek, Kecamatan Jonggat, Kabupaten Lombok Tengah, yang membawa bahan peledak (Handa) berupa petasan dengan daya ledak tinggi (high explosive), Minggu (17/5/2020) siang.

Kapolres Dompu melalui PS Puar Subbag Humas Polres Dompu, AIPTU Hujaifah menjelaskan, penangkapan tersebut berdasarkan informasi dari sumber kepada anggota Unit Intelkam Polsek Dompu, bahwa ada satu unit kendaraan pickup yang mengangkut bahan peledak berupa petasan dengan daya ledak tinggi.

“Selanjutnya anggota Unit Intelkam Polsek Dompu melakukan koordinasi dengan Bapak Kapolsek Dompu IPDA I Kadek Suadaya Atmaja, S.Sos. Setelah berkoordinasi dengan Bapak Kapolsek Dompu, memerintahkan untuk dilakukan penangkapan terhadap satu unit kendaraan pickup tersebut,” ujarnya, Minggu (17/5/2020).

Setelah itu, lanjutnya, anggota Timsus Polsek Dompu meluncur ke TKP dan mencari keberadaan sopir pickup yang ketika itu masih mencari pelanggan di dalam Pasar Tradisional Dompu.

“Setelah melakukan pencarian terhadap sopir, anggota berhasil menemukan sopir di dalam Pasar Tradisional Dompu. Selanjutnya untuk memastikan kebenaran informasi tersebut anggota Timsus Polsek Dompu membawa satu unit Kendaraan Pickup bersama sopir dan temannya ke Polsek Dompu untuk dilakukan penggeledahan terhadap barang bawaan,” ujar Hujaifah.



Dikatakannya, setelah menggeledah pickup, anggota menemukan beberapa kardus yang berisi Handak berupa petasan dengan daya ledak tinggi. Kemudian anggota kepolisian menurunkan bahan peledak berupa petasan tersebut dan mengamankan sopir serta karnet. Selain itu, juga mengamankan satu unit kendaraan pickup warna hitam, Nopol DR 9560 SC di Polsek Dompu.

Hujaifah menyebutkan, sesuai keterangan dari sopir berinisial JN bahwa barang tersebut merupakan miliknya yang dibeli di Toko M (inisial) di Cakra Kota Mataram, dengan nilai Rp6,5 juta.

“Setelah dilakukan uji coba, daya ledak petasan merek Raja Kaget sangat keras dan membuat kaca jendela kantor Polsek Dompu bergetar, akibat daya ledak petasan Raja Kaget,” kata Hujaifah.

Adapun barang bukti Handak berupa petasan high explosive yaitu:

1. Roman Candle pendek 5 shot, 524 biji

2. Roman Candle panjang 8 shot, 380 biji.

3. Raja Kaget, jumlah 200 biji

4. Jumbo Whistling Thunder, jumlah 96 biji.

5. Mega Whistling Crackling Thunder, 48 biji.

6. Whistling Thunder Sun, 200 biji.

7. Gajah Mada Jumbo, 54 biji

8. Telur Dino, 1.200 biji.

9. Roda Gila, 144 biji.

10. Magical Shot, 200 biji.


“Total keseluruhan 2.902 biji. Barang bukti serta sopir dan kernet diamankan di Polsek Dompu,” pungkas Hujaifah.

Sebagaimana diketahui, berkaitan Handak diatur dalam Undang-Undang Darurat Republik Indonesia dan regulasi turunannya. [B-10]