Pasca Babe Dilantik Jadi Ketua DPD Gerindra, IDP-Dahlan Berpeluang Memimpin Bima Lagi -->

Iklan Semua Halaman

.

Pasca Babe Dilantik Jadi Ketua DPD Gerindra, IDP-Dahlan Berpeluang Memimpin Bima Lagi

Sunday, May 10, 2020
Ages Saputra.

Dompu, Berita11.com - Penundaan Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) yang disebabkan wabah Covid-19, semakin besar pula peluang bagi pasangan calon Bupati IDP-Dahlan untuk memimpin Kabupaten Bima di periode 2021-2026 mendatang.

Kekuatan pasangan calon yang sudah memimpin Kabupaten Bima di periode 2015-2020 ini dapat diprediksikan pasca resmi dilantiknya Drs. H. Dahlan. M. Nor, M.Pd sebagai Ketua Dewan Pimpinan Daerah (DPD) Partai Gerindra beberapa hari lalu.

Salah satu tokoh pemuda, Sarjan, pria 27 tahun, panggilan familiarnya Ages Saputra yang juga berprofesi sebagai wartawan menuturkan, jika berbicara kekuatan, pria yang biasa disapa akrab Babe ini memiliki basic yang kuat di berbagai kecamatan seperti Kecamatan Langgudu dengan alasan bahwa Babe merupakan penduduk asli Langgudu.

Selain di Kecamatan Langgudu, Ages menambahkan, Babe juga mempunyai basic yang kuat di Kecamatan Lambu, karena sebagian besar keluarga Babe ada di sana dan belum lagi dibeberapa kecamatan lainnya.

Lanjut Ages, selain kekuatan massa pendukung Babe sendiri, calon pasangan nomor satu Hj. Indah Dhamayanti Putri, SE (IDP) yang juga Ketua DPD Golkar tidak mau kalah juga dengan kekuatan pendukung pasangannya.

"Paket IDP - Dahlan sama sama ketua Partai, IDP Ketua DPD Golkar sedangkan Babe juga posisi sebagai ketua DPD Partai Gerindra maka ketika kedua Partai tersebut solid dan saling bersinergis maka bisa dipastikan Rifal, Pasangan ini pasti pimpin lagi," ujar Ages.

Menurut Ages, Rival politik akan kewalahan untuk melawan paket IDP-Dahlan, apalagi, Ketua DPRD Kabupaten Bima merupakan kader Partai Golkar, sedangkan kader utusan Partai Gerindra ada di posisi Wakil Ketua III DPRD.

"Pada pemilihan legislatif (Pileg) 2019 lalu, partai yang diketuai Airlangga Hartarto berhasil meraih sembilan kursi, sedangkan Partai milik Prabowo Subianto ini meraih lima kursi legislatif, inilah landasan logisnya sehingga Rival dan sulit ditumbangkan Paket IDP-Dahlan," bebernya.

Ages menyebutkan, berbicara elektabilitas, calon yang terlihat gagah dan berjiwa sosial yang tinggi ini, dalam pandangan publik, selama empat tahun lebih mendampingi IDP terbukti rakyat se-Kabupaten Bima banyak yang simpatik dari cara Babe memimpin.

"Bahkan, dulu sebelum digadang gadangkan paket Dilan, masyarakat Bima banyak yang menginginkan Babe untuk maju sendiri sebagai calon Bupati Bima. Namun, itu semua ditolak, karena ia memiliki sikap arif dalam hal menentukan sikap politiknya," terangnya.

Ages menerangkan, seorang Babe adalah orang yang komunikatif dan welcome, Babe juga tidak pernah membedakan status sosial siapapun orangnya.

"Di mata Babe, siapapun orangnya, tetap sama, entah dia pejabat atau apalah, Babe tidak pernah bedakan orang," tandasnya.

"Menurut kami penulis, popularitas Babe semakin naik dimata publik  semenjak dia dilantik menjadi ketua DPD Partai Gerindra," sambung Ages. [B-10]