Penahanan Tiga dari Empat Tersangka Blokade Jalan Umum di Dompu Ditangguhkan -->

Iklan Semua Halaman

.

Penahanan Tiga dari Empat Tersangka Blokade Jalan Umum di Dompu Ditangguhkan

Friday, May 15, 2020
Tiga dari Empat Tersangka Kasus Blokade Jalan Umum di Kabupaten Dompu Ditangguhkan Penahanannya Setelah Surat Permohonan Penangguhan Penahanan dari Ketua Umum HMI Cabang Dompu, Jumat (15/5/2020).  Para Tersangka Wajib Lapor Dua Kali Sepekan di Polres Dompu. 

Mataram, Berita11.com— penahanan tiga dari empat tersangka blokade jalan umum di Dompu yang dibawa ke Polda NTB ditangguhkan setelah adanya surat permohonan penangguhan yang diajukan Ketua Umum HMI Cabang Dompu, Caca Handika, tanggal 14 Mei 2020.

Kapolres Dompu melalui PS Paur Subbag Humas Polres Dompu, AIPTU Hujaifah menjelaskan, penangguhan penahanan terhadap tiga dari empat tersangka dilakukan di Direktorat Tahti Polda NTB, sejak Jumat (15/5/2020).

Adapun tiga dari empat tersangka kasus blokade jalan umum di Kabupaten Dompu sebagaiamana yang diatur pasal 28 ayat (1) Jo Pasal 274 Ayat (1) Undang-Undang RI, Nomor 22 Tahun 2009 tentang lalu lintas dan angkutan jalan dan atau Pasal 192 Ayat (1) KUH-Pidana, masing-masing berinisial FR (27 tahun), PA (27 tahun) dan SY (30 tahun).

AIPTU Hujaifah menyebutkan, selain surat permohonan penangguhan penahanan dari Ketua Umum HMI Cabang Dompu, Caca Handika, dasar hukum penangguhan penahanan berdasarkan surat perintah penangguhan penahanan nomor sp.guh.han/60.f/V/2020/Reskrim, tanggal 15 Mei 2020.

Selain itu, surat perintah penangguhan penahanan nomor sp.guh.han /61.f/V/2020/Reskrim, tanggal 15 Mei 2020 dan surat perintah penangguhan penahanan nomor sp.guh.han /62.f/V/2020/Reskrim, tanggal 15 Mei 2020.

“Selanjutnya para tersangka yang ditangguhkan telah diserahkan oleh anggota Reskrim Polres Dompu kepada Ketua umum HMI Cabang Mataram a.n Andi (Kurniawan) untuk selanjutnya akan diserahkan kepada pihak keluarga tersangka oleh Sdr. Andi,” ungkap Hujaifah.

Sementara itu, tersangka berinisial SR alias Sari, laki-laki, umur sekitar 30 tahun, pekerjaan petani, alamat tinggal Dusun Tekasire, Desa Tekasire, Kecamatan Manggelewa, Kabupaten Dompu akan dibawa kembali menuju Rutan Polres Dompu untuk menjalani sisa masa penahanan berkaitan proses hukum lain yang sudah dijalankan oleh tersangka.

“Selama menjalani penangguhan penahanan ketiga orang tersangka diwajibkan untuk datang melaporkan diri pada setiap hari Senin dan Kamis di ruang Unit I Pidum Sat Reskrim Polres Dompu,” tambah AIPTU Hujaifah. [B-10]