Residivis Curanmor di Dompu tak Berkutik saat Disergap Polisi Depan Rumahnya -->

Iklan Semua Halaman

.

Residivis Curanmor di Dompu tak Berkutik saat Disergap Polisi Depan Rumahnya

Tuesday, May 12, 2020
Usai dilakukan penangkapan. Foto ist

Dompu, Berita11.com - Seorang pria Bambang 25 tahun, seolah tak berkutik saat disergap jajaran Opsnal Resmobda NTB dan Buser Polres Dompu yang dipimpin Katim Resmobda Bripka Awaludin dan Kanit Buser Bripka Zainul Subhan.

Bambang dibekuk karena diduga telah melakukan aksi pencurian sepeda motor (Curanmor) Yamaha Mio berwarna putih milik warga di wilayah Kabupaten Dompu. Penangkapan terduga pelaku dilakukan di depan rumahnya di Desa Riwo, Kecamatan Woja, Senin (11/5/20) sore, sekira pukul 17.00 Wita.

Kini residivis yang masih berstatus narapidana (napi) ini harus kembali mendekam di balik jeruji besi Mapolres Dompu untuk mempertanggungjawabkan perbuatannya.

Informasi yang dihimpun Berita11.com melalui Katim Resmobda Bripka Awaludin, penangkapan berawal dari tim Opsnal dapat perintah dati Kasi Intel Satbrimobda NTB AKP I Gb Eka Prasetya, SH untuk melakukan penyelidikan terhadap kasus pencurian yang marak terjadi di wilayah NTB khususnya di Dompu.
Tim gabungan usai menangkap dan hendak mengantar Bambang ke jeruji besi Mapolres Dompu. Foto ist

"Dari hasil penyelidikan tim Opsnal Satbrimobda dan anggota Buser Polres Dompu mendapat Informasi dari masyrakat bahwa memang ada kehilangan sepeda motor, akhirnya tim gabungan seketika langsung berkumpul di Mako Polres Dompu," ungkap Awaludin.

Sekira pukul 16.30 Wita, lanjut Awaludin, tim gabungan berangkat menuju ke Tempat Kejadian Perkara (TKP) guna melakukan penangkapan terhadap terduga pelaku.

"Tim gabungan tiba di TKP bertempat di depan rumah terduga pelakau sekira pukul 17.15 Wita dan langsung menyergap pelaku dan berhasil diamankan, kemudian terduga pelaku dibawa ke Mapolres Dompu untuk diproses lebih lanjut," terang BRIPKA Awaludin.

Menurut Awaludin, berdasarkan keterangan terduga pelaku sudah seringkali melakukan aksi Curanmor. "Terduga pelaku sudah empat kali keluar masuk penjara dengan kasus yang sama," pungkasnya. [B-10]