Seluruh Desa di Kabupaten Bima Gelar Salat Idul Fitri 1441 Hijriah -->

Iklan Semua Halaman

.

Seluruh Desa di Kabupaten Bima Gelar Salat Idul Fitri 1441 Hijriah

Sunday, May 24, 2020
Jemaah Masjid Al Hidayah Talabiu Usai Melaksanakan Salat Idul Fitri, Minggu (24/5/2020).

Bima, Berita11.com— Seluruh desa di Kabupaten Bima menggelar salat Idul Fitri 1441 Hijriah/ 2020 Masehi. Hal itu juga terpantau dari jadwal kegiatan yang ditetapkan Panitia Hari Besar Islam (PHBI) masing-masing kecamatan seperti di Kecamatan Woha, Kecamatan Bolo dan Kecamatan Soromandi, Kabupaten Bima.

Kegiatan salat Idul Fitri di Desa Talabiu Kecamatan Woha digelar di Masjid Al Hidayah desa setempat, Minggu (24/5/2020) pagi. Kegiatan diawali takbir di lapangan dan masjid. Salat Idul Fitri juga digelar di Lapangan Kara atau halaman Paruga Nae Kecamatan Bolo di Desa Kananga dan di Lapangan Nanga Lere, Kecamatan Soromandi, walaupun sempat ada imbauan dan edaran dari pemerintah daerah agar masyarakat melaksanakan salat Idul Fitri di rumah masing-masing.

Di setiap lokasi pelaksanaan salat Idul Fitri, panitia hari raya menyiapkan tempat cuci tangan seperti yang terpantau di Desa Nggembe Kecamatan Bolo, Kabupaten Bima. masyarakat setempat melaksanakan salat Id di halaman masjid hingga ruas jalan provinsi. Sementara itu, kegiatan juga digelar di Lapangan Sepak Bola Desa Rada Kecamatan Bolo dan di depan masjid Desa Kalampa Kecamatan Woha.

Pantauan Berita11.com, pada beberapa lokasi, umumnya jemaah salat Idul Fitri menggunakan masker, namun sebagiannya banyak yang tidak menggunakan masker.

Pelaksanaan salat Id di Desa Bajo Kecamatan Soromandi Kabupaten Bima digelar di Lapangan Nanga Lere desa setempat. Kegiatan diawali penyemprotan disinfektan dan penyiapan tempat cuci tangan. 




“Kegiatan diawali sterilisasi lokasi oleh relawan covid-19, pemerintah desa, panitia hari raya yang dimonitor langsung pihak Koramil Donggo,” ujar Koordinator Relawan Pencegahan Covid-19, Desa Bajo, Kecamatan Soromandi, Ady Ardiansyah.

Mantan Presiden Mahasiswa (Presma) Universitas Muhammadiyah Mataram yang juga Kabid Organisasi IMM Kota Mataram ini menjelaskan, pelaksanaan salat Idul Fitri di Desa Bajo berbeda dengan desa lain, yang mana warga setempat sudah bersepakat menggunakan masker.

“Selain itu dilarang membawa anak di bawah 12 tahun dan usia lanjut,” katanya.

Adapun Komandan Koramil 1608-05/ Donggo, Kapten Inf. Seninot Sribaktif menjelaskan, pihaknya telah mengantisipasi lebih awal dengan memberikan arahan kepada masyarakat dan relawan pencegahan Covid-19 dan unsur pemerintah desa. 






Sebagaimana diketahui sebelumnya, Pemerintah Kabupaten Bima melalui Bupati Bima, Hj Indah Dhamayanti Putri menyampaikan imbauan kepada masyarakat Kabupaten Bima agar melaksanakan salat Idul Fitri di rumah masing-masing untuk mencegah penyebaran Covid-19 sebagaimana surat imbauan Gubernur NTB.

Pada bagian lain, sejumlah warga Kabupaten Bima mengaku tetap mengikuti anjuran pemerintah dengan melaksanakan salat Idul Fitri di rumah masing-masing bersama anggota keluarga. [B-11]