Diduga Cabuli Anak Kandungnya, Bapak ini Dihakimi Massa Hingga Bersimbah Darah -->

Iklan Semua Halaman

.

Diduga Cabuli Anak Kandungnya, Bapak ini Dihakimi Massa Hingga Bersimbah Darah

Tuesday, June 2, 2020
Terduga pelaku pencabulan anak kandungnya. Foto ist

Dompu, Berita11.com - Entah apa yang merasuki pikiran seorang bapak berinisial NAS 43 tahun sehingga tega mencabuli (gauli) anak kandungnya yang masih di bawah umur Bunga (nama disamarkan) 16 tahun.

Akibatnya, NAS yang merupakan warga Dusun Mumbu Desa Mumbu Kecamatan Woja Kabupatean Dompu dihakimi massa hingga bersimbah darah dan nyaris saja tewas, Selasa (2/6/2020) malam sekira pukul 19.45 Wita.


Kapolsek Woja IPDA Abdul Haris melalui PAUR Subbag Humas Polres Dompu AIPTU Hujaifah menjelaskan, peristiwa tidak terpuji itu bermula diketahui paman korban yakni Syarifudin sekira pukul 18.38 Wita memiliki rasa curiga terhadap korban setelah mendapat informasi dari beberapa warga setempat bahwa korban telah disetubuhi oleh ayah kandungnya.


"Terkait informasi itu, Syarifudin memanggil korban guna menanyakan atas perbuatan ayahnya, dan korban pun menerangkan bahwa pelaku melakukan pencabulan sebelumnya sudah dua kali waktu tinggal di Kalimantan pada tahun 2016 lalu," ungkap Hujaifah.


Pada tahun 2017, lanjut Hujaifah, korban bersama kedua orang tuanya pulang kembali ke kampung halaman mereka di desa tersebut, setelah berada di Dompu, sang bapak biadab itu kembali melakukan aksi bejatnya.


"Pada tanggal 31 Mei 2020 sekira pukul 24.00 Wita, terduga pelaku kembali melakukan perbuatannya, tetapi tidak sampai disetubuhi hanya meraba dan meremas bagian dada korban," jelas Hujaifah.


Atas keterangan dari korban, Syarifudin menyuruh korban untuk kembali kerumahnya, Numun sekira pukul 19.45 Wita, massa mendatangi rumah terduga pelaku dan langsung menghakimi terduga pelaku, namun aksi tersebut dapat di halau oleh Kepala Desa Mumbu.


Terkait dengan kejadian tersebut Kapolsek Woja IPDA Abdul Haris memerintahkan anggota tim khusus (Timsus) dan Ka SPKT untuk segera mendatangi Tempat Kejadian Perkara (TKP), dan timsus Polsek Woja tiba di TKP sekira pukul 19.57 Wita, yang dimana massa sudah mengelilingi rumah terduga pelaku setelah menghakimi terduga pelaku. 


"Di tengah amukan massa, timsus dari Polsek Woja berhasil mengevakuasi terduga pelaku akhirnya, terduga pelaku dibawa ke Polres Dompu menggunakan mobil patroli polsek Woja untuk diamankan," terang Hujaifah.


Pada saat dilakukan evakuasi, Hujaifah menambahkan, terduga pelaku mendapat perlawanan dari massa dengan melempar batu, namun berkat kesiagapan personel yang ada di TKP situasi bisa di redam dan terduga pelaku bisa dievakuasi ke Polres Dompu


"Timsus saat evakuasi warga, sempat terjadi perlawanan dari massa dengan cara melempari batu sehingga mengenai kepala salah satu dari personel timsus Polsek Woja dan personel ini mengalami luka bocor pada bagian kepala," pungkasnya. [B-10]