Diduga Curi Mesin Pompa Air, Dua Pria ini Diamankan di Polsek Manggelewa -->

Iklan Semua Halaman

.

Diduga Curi Mesin Pompa Air, Dua Pria ini Diamankan di Polsek Manggelewa

Monday, June 15, 2020
Kedua terduga pelaku. Foto ist

Dompu, Berita11.com - Anggota Polsek Manggelewa mengamankan dua orang pria yang diduga pencuri mesin pompa air milik Abdul Latif warga Dusun Patuh Karya, Desa Lanci Jaya, Kecamatan Manggelewa Kabupaten Dompu NTB.

Kedua terduga pelaku merupakan warga yang sama dengan pemilik mesin pompa air, masing-masing berinisial FN (18) dan SG (18). Tindak pidana pencurian terjadi pada Minggu (14/6/20) malam, bertempat di persawahan milik korban di dusun tersebut.

Kapolsek Manggelewa IPDA Redho Rizki P, S.Tr.K melalui PAUR Subbag Humas Polres Dompu AIPTU Hujaifah mengatakan, berawal dari mesin pompa air saat itu sedang menyedot air untuk kebutuhan persawahan, tiba waktu adzan magrib korban meninggalkan lokasi lantaran hendak melaksanakan ibadah sholat di rumahnya.

"Sekembalinya dari rumah, korban tidak melihat mesin pompa air dan melakukan pencarian di sekitar areal persawahan, alhasil, korban menemukan sudah berpindah tempat yang berjarak sekitar 100 meter dari tempat semula," kata Hujaifah.
Mesin pompa air barang bukti. Foto ist

Dikatakannya, nengetahui adanya indikasi seperti itu, korban membiarkan mesinnya dan tidak mau mengembalikan ke tempat semula namun mengabarkan pada keluarga dan warga setempat untuk membuat sebuah strategis.

"Korban bersama warga menunggu seraya mengintai pelaku datang mengambil mesin, upaya yang dilakukan itu membuahkan hasil, tak lama kemudian kedua terduga pelaku datang mengambil mesin tersebut, dan hendak mengangkut dengan menggunakan sepeda motor, korban bersama warga memergoki dan membawanya ke Mapolsek Manggelewa," ungkap Hujaifah.

Kedua terduga pelaku, tambah Hujaifah, kini diamankan di Polsek Manggelewa bersama barang bukti satu unit mesin pompa air dan satu unit sepeda motor.

"Kedua terduga dijerat dengan pasal 363 KUHP dengan ancaman hukuman paling lama 7 tahun penjara," tandasnya. [B-10]