Jelang Pilkada 2020, Kapolres Dompu Silaturahmi dengan Bawaslu, Ini Tujuannya -->

Iklan Semua Halaman

.

Jelang Pilkada 2020, Kapolres Dompu Silaturahmi dengan Bawaslu, Ini Tujuannya

Monday, June 8, 2020
Kunjungan ke Bawaslu sedang berlangsung. Foto ist

Dompu, Berita11.com - Menjelang Pemilihan Umum Kepala Daerah (Pemilu) tahun 2020 mendatang, Kapolres Dompu AKBP Syarif Hidayat, SH, S.IK gencarkan giat silaturahmi dengan beberapa unsur pelaksana Pemilihan Umum, salah satunya Badan Pengawasan Pemilu (Bawaslu) Kabupaten Dompu, Senin (8/6/2020) pagi.

Kunjungan ini, Syarif Hidayat didampingi Kasat Reskrim AKP Ivand Roland Cristofel, S.T.K dan Kasat Intelkam IPTU Makrus, S.Sos dan giat yang dirangkaikan dengan silaturahmi ini disambut hangat ketua Bawaslu Drs Irwan dan didampingi Swastari Haz, SH, selaku Kordiv Hukum Penindakan dan pelanggaran beserta sejumlah Staff Bawaslu Kabupaten Dompu. 

Kapolres Dompu melalui PAUR Subbag Humas AIPTU Hujaifah menjelaskan, saat pertemuan berlangsung Kapolres penyampaian beberapa hal penting terkait pelaksanaan Pemilu Kada 2020 mendatang dalam suasana Pandemi Covid-19.

"Pemilu di tahun ini berbeda dengan pemilu sebelumnya, karena disaat ini berada di Pandemi Covid-19, keadaan New Era Normal adalah kehidupan biasa berstandar Protokol kesehatan COVID-19," jelasnya. 

Dikatakan Hujaifah, Kapolres Dompu menyarankan terhadap Ketua Bawaslu dan seluruh jajarannya, agar verifikasi faktual agar benar-benar diawasi dan Pungumpulan bahan keterangan (Pulbaket) di tiap-tiap desa.

"Pulbaket bisa kita berdayakan Bhabinkamtibmas dan Babinsa supaya tidak berlawanan di tengah jalan nantinya," kata Hujaifah.
Kapolres Dompu sedang berbincang-bincang dengan Ketua Bawaslu dan Swastari Haz, SH, selaku Kordiv Hukum penindakan. Foto ist

Selain itu, lanjut Hujaifah, untuk menghindari terjadinya kericuhan di tengah-tengah masyarakat seperti adanya kejadian kasus money politik dan lain-lain, Kapolres Dompu mengarahkan agar dibentuk kampung pengawasan yang ketat.

"Kita harus segera menunjuk kampung pengawasan yang masuk kriteria seperti terbebas money politik, partisipasi yang tinggi dan tidak ada berita Hoax untuk sebagai indiktor pemilihan kampung pengawasan," ungkap Hujaifah.

Jika hal itu dilakukan, masih arahan Kapolres, Bawaslu dan Pihak Polri akan mengundang Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) untuk menunjuk dan melaunching Kampung Pengawasan sebagai contoh. 

Lebih jauh, terkait kampanye yang dilakukan masinng-masing calon  tidak, disarankan tidak usah dilakukan di lapangan atau tempat-tempat terbuka.

"Masyarakat dari segala daerah tidak dapat kita bendung kecuali ada ketentuan yang harus ditepati, jika melanggar akan disanksi tidak dapat melakukan kampanye," bebernya.

"Banyak oknum ASN terlibat dalam Politik praktis sehingga kita harus memantau," pungkasnya. 
Kapolres Dompu, Kasat Reskrim dan Kasat Intelkam saat mendatangi kantor Bawaslu. Foto ist

Sebelum menanggapi hal itu, Ketua Bawaslu Drs. Irawan menyampaikan ucapan terima kasih kepada Kapolres Dompu karena telah berkunjung dan silaturahmi di kantor bawaslu. 

"Dengan adanya Pandemi Covid-19 akan kami ulang pemetaan dengan keadaan new normal terkait Keputusan KPU tentang pemilu," kata Ketua Bawaslu.

"Kami akan mendatakan kembali 10 kampung pengawasan akan kami follow up kembali dan kita akan jadikan satu Kampung pengawasan sebagai percontohan sesuai dengan kriteria yang masuk," tambah Ketua Bawaslu.

Irwan berkata, dalam waktu dekat, pihaknya bakal melakukan pihak-pihak terkait untuk guna menindaklanjuti arahan atau masukan Kapolres Dompu.

"Kami akan Koordinasikan dengan Stakeholder atau Pemda untuk mengajukan anggaran terkait APD, Handsanitizer masker untuk kebutuhan Bawaslu," terang Irwan.

"Oknum ASN yang terlibat akan kami tindak lanjuti dan akan bisa terkena tindak pidana Pemilu," pungkasnya. [B-10]