Keluarga Korban dan Tokoh Adat Donggo Silaturahmi dengan Kapolres Dompu

Iklan Semua Halaman

.

Keluarga Korban dan Tokoh Adat Donggo Silaturahmi dengan Kapolres Dompu

Senin, 15 Juni 2020
Lamdo dan Kapolres Dompu sesi foto bersama usai bersilaturahmi. Foto ist

Dompu, Berita11.comKeluarga almarhum korban penganiayaan yang meninggal dunia pada Jumat (12/6) lalu, yang terjadi di Desa Manggeasi Kecamatan Dompu Kabupaten Dompu NTB dan tokoh adat Donggo atau Lembaga Masyarakat Adat Donggo (Lamdo) mendatangi sekaligus bersilaturahmi dengan Kapolres Dompu AKBP Syarif Hidayat SH, SIK, Senin (15/6/2020) siang.

Pertemuan antara keluarga korban dan ketua Lamdo berlangsung di Masjid Miftahul Jannah Polres setempat usai melaksanakan sholat dzuhur berjamaah, dan pada kesempatan ini, Kapolres Dompu dalam menyambut kedatangan keluarga korban dan ketua Lamdo didampingi Kasat Intelkam IPTU Makrus, S.Sos.

Sebelumnya Keluarga korban dan tokoh adat meminta dan ingin berkoordinasi dengan Kapolres Dompu guna mengetahui sejauh mana progres penyidikan dalam menangani proses hukum tindak pidana penganiayaan yang berujung pada pembunuhan itu.

Kapolres Dompu melalui PAUR Subbag Humas AIPTU Hujaifah mengatakan, dalam silaturahmi tersebut, Kapolres berharap pertemuan dengan tokoh masyarakat dan keluarga korban menjadi awal yang baik dalam menyambung silaturahmi antara kepolisian dengan pihak keluarga korban, dan kasus tersebut berikan kepercayaan sepenuhnya kepada pihak kepolisian.

"Saya atas nama pribadi dan institusi turut berduka cita atas kejadian yang terjadi dan semoga hal hal seperti ini tidak terjadi lagi dimasa datang," ucap Kapolres.

"Pada kesempatan ini, saya selaku Kapolres Dompu mengimbau agar kejadian yang sudah terjadi tidak berkembang sehingga mengganggu situasi Kamtibmas, karena masalah tersebut sudah ditangani oleh kepolisian dan kami akan laporkan setiap perkembangan penyidikan," sambung Kapolres.
Saat pertemuan Kapolres Dompu dan warga Lamdo di Masjid Miftahul Jannah. Foto ist

Sementara itu, ketua Lamdo Nasrullah, mewakili masyarakat Donggo yang ada di Dompu mengatakan, bahwa penganiayaan tersebut sangat menyita perhatian keluarga kedua belah pihak dan masyarakat sekitar. 

Ia meminta kepada Kapolres agar mengusut tuntas kejadian yang menyebabkan terbunuhnya korban dan pelaku dihukum sesuai hukum yang berlaku. 

"Kami bersama pihak keluarga akan membantu pihak kepolisian memberikan informasi sekecil apapun untuk membantu polisi dalam kasus ini," katanya. 

Keluarga korban berharap, setiap perkembangan penyidikan yang dilakukan polisi agar diinformasikan juga kepada pihak keluarga, agar tidak ada anggapan yang aneh sehingga tidak menimbulkan masalah baru.

Menanggapi permintaan ketua Lamdo, Kapolres mengatakan, proses penyidikan terus dilakukan, secara tekhnis akan disampaikan oleh penyidik yang menangani kasus, namun perlu diketahui bahwa tahapan yang dilakukan sedang mendalami terkait adanya dugaan pelaku lain dalam penganiayaan tersebut.

"Akan dilakukan rekonstruksi untuk melengkapi proses penyidikan," tanggapan Kapolres Dompu. [B-10]