Kunjungi Kantor KPU, Kapolres Dompu Sampaikan Beberapa Hal Penting Jelang Pilkada -->

Iklan Semua Halaman

.

Kunjungi Kantor KPU, Kapolres Dompu Sampaikan Beberapa Hal Penting Jelang Pilkada

Tuesday, June 9, 2020
Silaturahmi sedang berlangsung di Kantor KPU Kabupaten Dompu. Foto ist

Dompu, Berita11.com - Usai mendatangi Badan Pengawasan Pemilu (Bawaslu) Kapolres Dompu AKBP Syarif Hidayat, SH, S.IK mengunjungi kantor Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kabupaten Dompu, Senin (8/6/2020) siang, sekitar pukul 13.50 Wita.

Kedatangan orang nomor satu di jajaran Kepolisian Resort Dompu ini didampingi Kasat Reskrim IPTU Ivand Roland Cristofel, S.T.K. Kasat Intelkam IPTU Makrus, S.Sos dan Kasat Binmas IPTU Jaelani dengan tujuan untuk memastikan situasi aman dan kondusif sekaligus menyampaikan beberapa hal penting menjelang Pilkada 2020. 

Syarif Hidayat melalui PAUR Subbag Humas AIPTU Hujaifah menjelas, kedatangan Kapolres, Kasat Reskrim, Kasat Intelkam dan Kasat Binmas ini disambut hangat oleh Ketua KPU Kabupaten Dompu Drs Arifuddin dan didampingi para komisioner beserta sekertaris dan staf KPU lainnya.

Menurut Kapolres, dimasa pandemi Covid-19 ini, penyelenggaraan Pilkada tentu akan berbeda dari sebelumnya dan berkaitan dengan adanya keputusan KPU tentang tahapan pemilu 2020, Kapolres mempertanyakan bagaimana proses tahapan dari KPU sendiri.

Kapolres meminta terhadap KPU supaya, kegiatan kampanye di tempat-tempat terbuka seperti di lapangan untuk tidak dilakukan dikarenakan untuk mengantisipasi pendukung dari berbagai kecamatan agar tidak terjadi mobilisasi massa, namun jika itu dilakukan harus di bawah protokoler Covid-19.

"Apabila dilaksanakan di lapangan terbuka harus menyepakati aturan-aturan sesuai prosedur protokoler Covid-19 jika melanggar akan di kenakan sanksi untuk tidak melaksanakan kampanye lagi guna meminimalisir penyebaran Covid-19," kata Hujaifah dikutip dari penyampaian Kapolres.

Lanjut Hujaifah, antisipasi data pemilih disaat pandemi Covid-19 karena banyak pemilih di luar mungkin sedang di karantina karena Pandemi Covid-19 

"Disaat ini sudah mulai riak-riak hoax di sosial media, kita akan mengupayakan untuk menekan hoax di sosial media," terangnya.

"Untuk penindakan money politik harus masuk unsur-unsur untuk dilakukan penegakan hukum," sambungnya.

Selain itu, Kapolres juga meminta terhadap KPU agar bagi para bakal calon ketika mendaftar untuk membatasi massa pendukungnya dan bagi para bakal calon dibuatkan pernyataan siap kalah dan ditanda tangani bersama khusus para bakal calon.

"Saat pendaftaraan bakal calon harus membatasi pendukung dari bakal calon guna meminimalisir penyebaran Covid-19, dan bakal calon dibuatkan pernyataan penandatanganan fakta integritas agar temanya 'Siap Kalah' dan untuk pernyataan siap kalah agar di koordinasikan dengan  KPU Provinsi," punkasnya.

Sementara, Ketua KPU Kabupaten Dompu Drs Arifuddin menanggapi terhadap beberapa poin penting yang disampaian Kapolres Dompu.

Berikut beberapa poin tanggapan dari Ketua KPU Kabupaten Dompu:

1. Menindaklanjuti surat keputusan KPU RI  langkah-langkah melakukan penyesuaian yang semula 800 orang per TPS sekarang menjadi 500 per TPS dan ada penambahan TPS 14 TPS dari semula 458 menjadi 472 TPS. 

2. Verifikasi faktual kami akan laksanakan menggunkan protap kesehatan COVID-19.

3. Untuk debat publik kita batasi massa pendukungnya maksimal 10 orang untuk menghindari penyebaran Covid-19.

4. Kampanye rapat umum diperbolehkan namun dibatasi jumlah pesertanya maksimal 20 indor dan outdor 40 orang. 

5. Kita meminta kepada Pemda Kabupaten Dompu untuk melakukan pengadaan APD melalui Tim Gugus Tugas Percepatan Covid-19 karena petugas PPS  garda terdepan dalam pebcoblosan. 

6. Tanggal 15 Juni 2020 petugas PPS di lantik serentak di lakukan per kecamatan se Kabupaten Dompu.

7. Kita akan buat Berita Acara untuk penyiapan anggaran APD kepada Pemda untuk ditembuskan ke Kemendagri.

8. Saat pendaftaran bakal calon di Kantor KPU dibatasi maksimal 10 orang dan sama sekali tidak boleh membawa pendukung. 

9. Pada saat Rekapitulasi hanya dua orang saksinya dan kami butuh kawat barier untuk penyekatan agar tidak ada pendukung calon yang masuk di KPU. 

Kegiatan silaturahim Kapolres, Kasat Reskrim, Kasat Intelkam dan Kasat Binmas dengan KPU berakhir sekira pukul 14.45 Wita. [B-10]