Lakukan Perjalanan saat Dikarantina, PPTG di KSB Dijemput Petugas -->

Iklan Semua Halaman

.

Lakukan Perjalanan saat Dikarantina, PPTG di KSB Dijemput Petugas

Wednesday, June 3, 2020
Rustem Efendi saat dijemput petugas. Foto ist

KSB, Berita11.com - Bhabinkamtibmas dan Babinsa beserta Pemerintah Desa Belo Kecamatan Jereweh, Kabupaten Sumbawa Barat (KSB) menjemput seorang Pelaku Perjalanan Tanpa Gejala (PPTG), Rustam Efendi warga Dusun Mekar, Desa Belo untuk dikarantina di rumah isolasi khusus Tanakakan, Rabu (3/6). 

Rustam Efendi yang juga menjabat sebagai ketua Badan Permusyawaratan Desa (BPD) Desa setempat pernah melakukan perjalanan ke luar KSB. Ia dijemput karena tidak mematuhi protokoler kesehatan saat diisolasi mandiri di rumahnya. 

Kapolres Sumbawa Barat, melalui Ps. PAUR Subbag Humas BRIPKA Mayadi Iskandar mengatakan, Bhabinkamtibmas Desa Belo, Bripka I Nengah melakukan pengamanan dan pengawalan bersama Babinsa saat Rustam dijemput di kediamannya. 

"Rustam ini tidak mengikuti protokol kesehatan, dalam masa isolasi mandiri ia melakukan perjalanan ke Sumbawa Besar sebanyak dua kali," jelasnya Rabu (3/6/20).

Rustam juga selalu keluar ke sawah, menjenguk kerabat bahkan mengikuti rapat di Kecamatan Jereweh. "Sesuai aturan, pelaku perjalanan harus diisolasi selama 14 hari dan tidak boleh keluar kemana-mana," katanya. 

Rustam Efendi akhirnya dibawa petugas ke lokasi karantina khusus PPTG Tanakakan.

Dalam kesempatan tersebut, Bhabinkamtibmas mengimbau warga agar tidak panik dan tidak mudah percaya dengan isu-isu yang beredar di media sosial tentang Corona yang belum jelas sumbernya. 

"Tetap jaga kesehatan patuhi imbauan pemerintah, pakai masker dan jaga jarak," katanya. 

Ia juga mengimbau warga jika terjadi gangguan kambtibmas agar segera menghubungi Polsek setempat. [B-14]