Modus Penipuan, Anggota Polri Gadungan Dibekuk Timsus Polsek Pekat

Iklan Semua Halaman

.

Modus Penipuan, Anggota Polri Gadungan Dibekuk Timsus Polsek Pekat

Kamis, 11 Juni 2020
Terduga pelaku yang mengenakan kaos merah saat diamankan di Polsek Pekat usai dilakukan penangkapan. Foto ist

Dompu, Berita11.com - Sepandai-pandainya tupai melompat toh akan jatuh juga, mungkin pribahasa ini yang pantas buat seorang pria yang mengaku anggota Polri diduga gadungan berinisial RW alias Once 30 tahun, warga Desa Doropeti, Kecamatan Pekat, Kabupaten Dompu NTB.

RW alias Once dibekuk polisi karena diduga terlibat dalam modus tindak pidana penipuan sebagaimana diatur dalam pasal 378 KUHP yang terjadi pada tanggal 20 Maret 2020 sekira pukul 18.30 Wita yang bertempat di Desa Tente, Kecamatan Woha, Kabupaten Bima.

Modus penipuan yang diperagakan terduga pelaku melalui akun facebook dan mengaku sebagai anggota Intel Polri gadungan yang berdinas di Polda NTB terhadap korban Suradin.

Terduga pelaku melancarkan aksinya dengan cara menawarkan diri untuk membantu anak korban untuk menjadi anggota Polri dengan syarat menyediakan uang. Karena korban sudah percaya, akhirnya korban mentransfer uang sebanyak dua kali dengan jumlah Rp17 juta.

Kapolsek Pekat IPDA Muhammad Sofyan Hidayat, S.Sos melalui PAUR Subbag Humas Polres Dompu AIPTU Hujaifah menjelaskan, sebelumnya, kejadian itu korban telah melaporkan di Polres Bima dengan Laporan Polisi Nomor : LP / 149 / IV / 2020 / NTB / Res Bima, tertanggal 24  April 2020. 

Sehingga terduga pelaku ditetapkan sebagai tersangka oleh penyidik Polres Bima pada tanggal 10 Juni 2020 dengan nomor penetapan : S.Tap/70/VI/2020/Reskrim. 

"Beberapa Minggu sebelumnya, Polres Bima melalui Kanit Pidum IPDA Fardiansyah, SH telah melakukan koordinasi dengan Kapolsek Pekat terkait dengan adanya pelaku penipuan yang berasal dari Kecamatan Pekat," ungkap Hujaifah.

Dengan adanya laporan itu, lanjut Hujaifah, Kapolsek Pekat memerintahkan kepada unit IK guna melakukan penyelidikan keberadaan yang bersangkutan, namun tidak ditemukan berada di Desa Doropeti dan menurut informasi terduga pelaku berada di Pulau Moyo Kabupaten Sumbawa.

Menurut Hujaifah, di Pulau Moyo sempat terdengar informasi bahwa yang bersangkutan mulai melancarkan aksinya untuk melakukan penipuan dan mengaku sebagai anggota Polri. 

"Pada hari Rabu tanggal 10 Juni sekira pukul 20.30 Wita, diperoleh informasi bahwa terduga pelaku tengah berada di rumahnya yang beralamat di Desa Doropeti," urainya.

"Saat itu juga, anggota Polsek Pekat dipimpin Kanit IK BRIPKA Mustawa berangkat ke Desa Doropeti dan menangkap terduga pelaku kemudian dibawa ke Mapolsek Pekat," sambungnya.

Setelah dilakukan penangkapan, Polsek Pekat berkoordinasi dengan Kanit Pidum Polres Bima guna memberitahukan bahwa terduga pelaku telah diamankan di Polsek Pekat dan akan segera dilakukan penjemputan pagi ini, Kamis (11/6) guna diproses di Polres Bima. [B-10]