Narkoba lagi, Narkoba Lagi, Dua Remaja Asal Sumbawa "Diskak Mati" Polisi

Iklan Semua Halaman

.

Narkoba lagi, Narkoba Lagi, Dua Remaja Asal Sumbawa "Diskak Mati" Polisi

Kamis, 25 Juni 2020
Kedua terduga pelaku yang diamankan di Mapolres Dompu. Foto ist

Dompu, Berita11.com - Peredaran Narkoba di wilayah Kabupaten Dompu belakangan ini semakin meningkat, jadi tidak heran di kalangan masyarakat menyebutnya narkoba lagi, narkoba lagi.

Kali ini, anggota Satresnarkoba Polres Dompu kembali "skak mati" alias bekuk dua orang remaja asal Kabupaten Sumbawa masing-masing inisial SA (17) dan WR (17). Karena diduga terlibat dalam penyalahguna'an, memiliki, menguasai dan memperjual belikan narkoba jenis sabu-sabu.

Keduanya tak berkutik setelah dibekuk di Desa Soriutu, Kecamatan Manggelewa, Kabupaten Dompu, Kamis (25/6/2020) pagi, sekira pukul 07.50 Wita.

Kasat Narkoba IPTU Tamrin, S.Sos melalui PAUR Subbag Humas AIPTU Hujaifah menuturkan, penangkapan itu bermula dari informasi yang didapat oleh timsus satresnarkoba bahwa ada dua remaja tersebut akan melakukan transaksi narkotika di Kecamatan Manggelewa.

Merespon informasi tersebut Ka Timsus AIPDA Yusuf, SH melakukan koordinasi dan melaporkan hal tersebut kepada Kasat Narkoba, akhirnya Kasat narkoba menanggapi laporan tersebut.

"Kasat Narkoba memerintahkan untuk segera melakukan penangkapan dan menyampaikan cara bertindak kepada timsus untuk menghindari tindakan arogansi dengan mengedepankan keselamatan diri dan tim," kata Hujaifah.

Dari hasil pengembangan penyelidikan, Timsus mendapat informasi bahwa kedua terduga menggunakan sepeda motor Yamaha Fino berwarna biru dengan Nomor Polisi EA 4800 CD, kemudian timsus melakukan pemantauan disekitar Tempat Kejadian Perkara (TKP).

"Ketika sepeda motor sesuai dengan ciri ciri yang didapat, timsus bergerak cepat dengan melakukan pencegatan (memberhentikan) di Desa Soriutu, kemudian Ka Timsus dan anggota langsung memegang kedua terduga pelaku," jelas Hujaifah.
BB yang diamankan. Foto ist

Sebelum melakukan pemeriksaan dan penggeledahan, Ka Timsus Satresnarkoba menunjukkan SPRIN GAS (Surat Perintah Tugas) selanjutnya memanggil warga yang kebetulan berada di sekitar TKP dan selanjutnya dilakukan penggeledahan.

"Dari hasil penggeledahan dalam kantung jaket yang dipakai SA terdapat satu buah kotak kecil yang di dalamnya ada bungkusan plastik yang terisolasi atau lakban, setelah bungkusan itu dibuka, ditemukan dua bungkus plastik klip transparan yang didalamnya berisi kristal bening diduga narkotika jenis sabu-sabu," ujar Hujaifah.

Selanjutnya timsus Satresnarkoba mengamankan kedua terduga pelaku dan barang bukti ke Mapolres Dompu guna proses penyidikan lebih lanjut.

Dari tangan terduga pelaku, polisi mengamankan barang bukti (BB) antara lain, dua bungkus plastik klip yang di dalamnya berisi kristal bening yang diduga narkotika jenis sabu-sabu dengan berat kotor 20,48 gram.

Selain itu, satu unit Hand Phone, satu unit sepeda motor Yamaha Vino warna biru dengan Nopol EA 4800 CD, dua buah helm.

Kedua terduga pelaku dijerat pasal dipersangkakan yakni Pasal 114 ayat (2) UU RI NO 35 tahun 2009 Tentang Narkotika dengan ancaman hukuman 20 (dua puluh) tahun penjara.

Pasal 112 ayat (2) UU RI NO 35 tahun 2009 Tentang Narkotika  dengan ancaman hukuman paling lama 15 tahun serta pidana denda maksimal Rp 8 miliar. [B-10]