Berkas Perkara Laka Lantas di Hu'u Siap Digiring ke Kejaksaan -->

Iklan Semua Halaman

.

Berkas Perkara Laka Lantas di Hu'u Siap Digiring ke Kejaksaan

Thursday, July 30, 2020
Kasat Lantas Polres Dompu IPTU I Wayan Sukarsana, SH usai memberikan keterangan pers. Foto Poris Berita11.com.

Dompu, Berita11.com - Pasca meminta waktu satu Minggu, Kepolisian Satuan Lalu Lintas (Sat Lantas) Polres Dompu di bawah pimpinan Kasat IPTU I Wayan Sukarsana, SH berhasil mengungkap kasus kecelakaan lalu lintas (Laka lantas) yang terjadi di Desa Marada Kecamatan Hu'u beberapa bulan lalu.

Penanganan kasus Laka lantas tersebut, berkas perkara terduga pelaku berinisial R kini telah rampung dan siap digiring ke Kejaksaan Negeri (Kejari) Dompu untuk menjalani tahapan proses selanjutnya.

"Terkait kasus di Desa Marada, pemberkasannya sudah rampung, terakhir dilakukan adalah menyita dua alat bukti baik milik tersangka maupun milik korban, sekarang sudah diamankan di Mako Polres Dompu," jelas Kasat Lantas saat di temui di ruang kerjanya, Kamis (30/7/2020) siang.

Kasat Lantas menerangkan, berkas kasus yang menewaskan Usman H. Ta’amin alias Bombai warga Desa Rasabou ini, sebenarnya hari ini dilimpahkan beserta sejumlah alat bukti maupun tersangka R, namun terkendala kesibukan lain sehingga pihak Kejari Dompu menunda. 

"Penyidik kami sudah melakukan koordinasi dengan Kasi Pidum Kejari Dompu dan dijadwalkan sebenarnya hari ini, akibat kesibukan, akhirnya dijadwalkan pekan depan, hari Senin dan paling lambat hari Rabu," terang I Wayan Sukarsana.

Dikatakannya, berkas maupun barang bukti beserta tersangka setelah dilimpahkan ke Kejaksaan, baru masuk pada tahap penuntutan, yang dimana pihak kejaksaan akan melakukan pemeriksaan berkas tersebut, apakah sudah penuhi untuk disidangkan atau belum.

"Nanti, Kejaksaan akan mengecek, masih kurang atau sudah penuhi unsur, jika masi kurang lengkap, pihak Kejaksaan akan kebalikan berkasnya untuk dilengkapi," bebernya.

Sementara, terduga pelaku dalam kasus ini dikenakan pasal sangkaan yakni Pasal 310 Ayat 2 dan Ayat 4 UU Laka Lantas dan UU Lalu Lintas dan Jalan dengan ancaman hukuman minimal enam tahun penjara.

Laka lantas tersebut terjadi di Desa Marada pada hari Sabtu tanggal 7 September 2019 lalu, yang dimana kejadian berawal terduga pelaku R standing sepeda motornya sambil berlari kencang dengan seorang teman yang diboncengnya dari arah Lakey menuju Dompu.

Sedangkan korban dari arah berlawanan, saat mengendarai sepeda motornya namun hendak berpapasan, terduga pelaku tidak mampu mengendalikan standing motornya, akhirnya terjatuh mengenai korban, sehingga korban dilarikan ke Puskesmas Rasabou dan di situlah korban menghembuskan nafas terakhirnya. [B-10]