BPBD Kabupaten Bima Imbau Masyarakat agar Tetap Konsisten dengan Protokol Pencegahan Covid-19 -->

Iklan Semua Halaman

.

BPBD Kabupaten Bima Imbau Masyarakat agar Tetap Konsisten dengan Protokol Pencegahan Covid-19

Thursday, July 23, 2020
Tiga Pasien Positif Covid-19 dari Kabupaten Bima Dievakuasi ke RSUD Bima oleh Tim Gugus Tugas, Rabu (22/7/2020) malam. Foto Berita11.com.

Bima, Berita11.com— Wabah Covid-19 belum menunjukan akan berakhir, namun jumlah kasusnya kembali membengkak. Untuk itu, diperlukan peran serta dan kesadaran masyarakat dalam menerapkan standar protokol pencegahan Covid-19. Demikian halnya di wilayah Kabupaten Bima.

Harapan tersebut juga juga disampaikan Sekretaris Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Bima, Indra Nurjaya SH yang juga anggota Gugus Tugas Kabupaten Bima.

Dikatakannya, salah satu kendala utama menghadapi new normal dan upaya menekan Covid-19 yaitu resistensi dan kepatuhan masyarakat terhadap standar protokol pencegahan covid-19. “Kendala utama kita asumsi di masyarakat (Covid-19 dianggap sepele). Itu yang utama. Tapi kami tetap mengimbau masyarakat untuk bersama mencegah covid-19,” kata Indra Nurjaya di BPBD, Rabu (22/7/2020).

Sebagaimana disampaikan Ketua Pelaksana Harian Gugus Tugas Provinsi NTB, Gita Ariadi M.Si dalam press release pada Rabu, 23 Juli 2020, terdapat penambahan tiga pasien baru positif covid-19 di Kabupaten Bima masing-masing pasien nomor 1792, an. Ny. NR, perempuan, usia 29 tahun, penduduk Desa Tonda, Kecamatan Madapangga, Kabupaten Bima. Pasien tidak pernah melakukan perjalanan ke daerah terjangkit Covid-19. Riwayat kontak dengan orang sakit Covid-19 belum teridentifikasi.

Selain itu, pasien nomor 1793, an. Tn. A, laki-laki, usia 23 tahun, Desa Rade, Kecamatan Madapangga, Kabupaten Bima. Pasien tidak pernah melakukan perjalanan ke daerah terjangkit Covid-19. Riwayat kontak dengan orang sakit Covid-19 belum teridentifikasi. Pasien menjalani isolasi mandiri dalam pengawasan RSUD Sondosia saat berstatus RDT reaktif.

Pasien nomor 1794, an. Tn. IYR, laki-laki, usia 29 tahun, penduduk Desa Pesa, Kecamatan Wawo, Kabupaten Bima. Pasien tidak pernah melakukan perjalanan ke daerah terjangkit Covid-19. Riwayat kontak dengan orang tanpa gejala Covid-19.

Pasca pengumuman melalui press release resmi Gugus Tugas Covid-19 Provinsi NTB ketiga pasien tersebut telah dipindahkan ke pusat isolasi di RSUD Bima di Rabadompu Kota Bima.


Sebelumnya, seorang dokter berinisial SR dan dua orang anaknya serta suaminya positif covid-19 dan telah dipindahkan ke RSUD Bima di Rabadompu Barat pada Rabu (22/7/2020) setelah sempat dirawat di RSUD Kota Bima.

Pada Rabu (22/7/2020), Gugus Tugas Kota Bima melakukan contact tracking terhadap rekan kerja dokter SR, sehingga pelayanan PKM Paruga ditutup sementara. Contact tracking dilakukan terhadap seluruh pegawai, mulai dari dokter, perawat, bidan dan pegawai di ruang lingkup PKM Paruga. Dari 131 spesimen didapat 44 spesimen dengan hasil RDT reaktif. [B-11]