Cegah dan Berantas Narkoba, Bawaslu Bangun Kerja Sama dengan BNN -->

Iklan Semua Halaman

.

Cegah dan Berantas Narkoba, Bawaslu Bangun Kerja Sama dengan BNN

Rabu, 29 Juli 2020
Foto Bersama BNNK Bima dan Anggota Badan Pengawas Pemilihan Umum. BNN dan Bawaslu Telah Membangun Kesepahaman Pencegahan Narkotika, Khususnya Lingkup Penyelenggara Pemilu dan Calon Peserrta Pilkada.

Bima, Berita11.com— Badan Pengawas Pemilihan Umum (Bawaslu) menandatangani nota kesepahaman dengan Badan Narkotika Nasional Republik Indonesia (BNN) di Gedung BNN, Cawang, Jakarta Timur, Selasa (28/7/2020). Kerja sama tersebut dibangun untuk penyebarluasan informasi dalam rangka membangun kesadaran untuk mencegah dan memberantas penyalahgunaan serta peredaran narkotika.

Adapun isi nota kesepahaman (Memorandum of Understanding/MoU) yang ditandatangani oleh Ketua Bawaslu, Abhan dengan Kepala BNN Heru Winarko tersebut di antaranya; penyebaran informasi tentang pencegahan dan pemberantasan narkotika, deteksi dini terhadap penyalahgunaan dan peredaran gelap narkotika di lingkungan Bawaslu, serta peningkatan peran serta Bawaslu dalam melaksanakan kegiatan antinarkotika.

Menindaklanjuti nota kesepahaman yang dibuat oleh Bawaslu RI dengan BNN RI tersebut, Bawaslu Kabupaten Bima langsung melakukan koordinasi dengan BNN Kabupaten Bima di kantor BNN setempat, Selasa (28/7/2020). Berawal dari video conference pada saat proses penandatangan MoU, kemudian dilanjutkan diskusi mendalam antara Bawaslu Kabupaten Bima dengan BNN setempat.

“Pada saat proses penandatanganan MoU tadi (Selasa) kami mengikutinya melalui video conference bersama BNN Kabupaten Bima di kantor BNN setempat. Setelah selesai VC, kami lanjutkan dengan diskusi sebagai bentuk tindak lanjut dari kerja sama kedua lembaga tersebut,” ujar Kordiv Hukum, Humas, Data dan Informasi Bawaslu Kabupaten Bima, Taufiqurrahman SPd.

Sebagai bentuk tindak lanjut dari kerja sama itu, kata dia, akan BNN akan melaksanakan pemeriksaan berkala terhadap komisioner dan staf sekretariat Bawaslu Kabupaten Bima, pengawas adhoc se-Kabupaten Bima. “Tahap selanjutnya adalah pemeriksaan terhadap pasangan Calon Bupati dan Wakil Bupati Bima yang bakal berkompetisi pada kontestasi Pilkada Bima 2020 ini,” terangnya.

Hal itu penting, lanjutnya, sebagai bentuk jaminan yang diberikan kepada masyarakat bahwa setiap pengawas pemilihan adalah pribadi-pribadi yang berintegritas, sehat, dan jauh dari narkotika. Karena pada dasarnya, kesadaran untuk mencegah dan memberantas penyalahgunaan serta peredaran gelap narkotika merupakan tanggung jawab bersama, baik Bawaslu, BNN maupun lembaga lainnya, terutama dalam menciptakan pengawas pemilihan yang bersih dan bebas narkotika.

“Pada prinsipnya, kerja BNN dan Bawaslu, sama-sama mencegah. Bedanya, BNN mencegah penyalahgunaan narkotika, sementara Bawaslu mencegah pelanggaran Pemilu. Dua kekuatan itu penting untuk disatukan agar Bawaslu sebagai pengawas dan pasangan Calon Bupati dan Wakil Bupati Bima sebagai peserta pemilihan dapat dipastikan sebagai pribadi-pribadi yang berintegritas, sehat, dan jauh dari narkotika,” pungkasnya. [B-24]