DDII Kabupaten Bima Gelar Dialog Keagamaan di Kota Bima

Iklan Semua Halaman

.

DDII Kabupaten Bima Gelar Dialog Keagamaan di Kota Bima

Minggu, 26 Juli 2020
Ketua DDII Kabupaten Bima, KH Abdurrahim Haris MA Bersama Para Dai dan Pimpinan Ormas Usai Melaksanakan Dialog Keagamaan di Masjid Darul Hikmah, Kelurahan Dara Kota Bima, Minggu (26/7/2020) Sore.

Kota Bima, Berita11.com— Puluhan dai dan aktivis Islam mengikuti dialog keagamaan yang diselenggarakan oleh Dewan Dakwah Islam Indonesia (DDII) Kabupaten Bima, di Masjid Darul Hikmah, Kelurahan Dara, Kota Bima, Minggu (26/7/20).

Dialog mengusung tajuk menyongsong kebangkitan peradaban Islam. Kegiatan dihadiri puluhan dai dan aktivis Islam dari berbagai kecamatan dan Ormas dari Kabupaten Bima seperti Wahdah Islamiyah, Gerakan Muslim Anti Maksiat (GAMIS), Jemaah Tablig, kader HMI dan Ponpes Al Madinah.

Ketua Dewan Dakwah Islamiyyah Indonesia Kabupaten Bima KH. Abdurrahim Haris MA dalam sambutanya, menjelaskan, dialog keagamaan merupakan kegiatan rutin yang diadakan setiap tahun dalam rangka membangun konsolidasi dan komunikasi dengan para dai di Kabupaten Bima.

“Selain itu, kegiatan ini sebagai forum identifikasi dan analisa masalah keumatan dan keislaman di Kabupaten Bima, dengan bertolak dari berbagai fenomena yang ada di daerah saat ini,” ujar Ketua DDII yang juga Ketua Majelis Ulama Indonesia (MUI) Kabupaten Bima ini. 


Foto Bersama Para Dai yang Tergabung dalam DDII Kabupaten Bima Usai Kegiatan Dialog Keagamaan di Masjid Darul Hikmah, Kota Bima.

Dalam diskusi ini mencuat isu yang merupakan akar krisis umat Islam. KH Abdurrahim Haris, menjelaskan, saat ini krisis umat Islam bukan masalah ekonomi, politik, kekuasaan. Namun akar krisis umat Islam adalah hilangnya adab (Lose of Adab) yang berimplikasi pada perubahan pandangan alam umat Islam (Isalmic world view), sehingga umat diliputi oleh pandangan sekuler barat.

Selain itu, menurutnya peradaban sekuler barat saat ini telah memporak porandakan nilai dan sendi-sendi kehidupan umat Islam.

“Karena sekularisasi sudah merasuk keseluruh aspek dan dimensi kehidupan umat Islam, maka, sebagai solusinya harus dilakukan Islamisasi,” ujarrnya

Ia berharap agar pemerintah mendukung setiap program yang dilaksanakan DDI Kabupaten Bima. “Nanti kami akan memprogramkan tiap-tiap desa ada masjlis taklimnya, sebagai wadah bagi umat untuk mendapatkan pendidikan dan ajaran Islam yang sempurna,” ujarnya. [B-11]