Desak Transparansi Anggaran Covid-19 dan BUMDES Bumi Pajo, BMBP “Segel” Kantor Desa -->

Iklan Semua Halaman

.

Desak Transparansi Anggaran Covid-19 dan BUMDES Bumi Pajo, BMBP “Segel” Kantor Desa

Monday, July 27, 2020
Kondisi Kantor Desa Bumi Pajo, Kabupaten Bima, NTB yang "Disegel" oleh Massa, Senin (27/7/2020) Siang.

Bima, Berita11.com— Massa Barisan Muda Bumi Pajo (BMBP) yang dikoordinir Fendi menggelar unjuk rasa di depan kantor Bumi Pajo, Kecamatan Donggo, Kabupaten Bima, Senin (27/7/2020). Massa yang berjumlah lebih kurang 50 ini mendesak transaprasi anggaran Covid19 dan anggaran Badan Usaha Milik Desa (BUMDES) Bumi Pajo.

“Pemerintah adalah pusat kepentingan masyarakat setempat berdasarkan hak dan asal usul yang memiliki batas wilayah, yang berwenang untuk mengatur dan mengurus wilayah desa adalah kesatuan masyarakat hukum dalam sistem pemerintah Negara Kesatuan Republik Indonesia,” ujar Korlap massa.

Menurutnya, dana desa yang dikucurkan negara sejak tahun 2016 menjadi dana pendorong untuk perubahan wilayah perdesaan agar tertib, baik dan optimal. Selain itu, pembangunan yang tertib adminisirasi sangat relavan dengan anggaran dana desa.

“Dana desa yang seharusaya dikelola untuk pemberdayaan berbasis keterbukaan pada bupati dan di hadapan permusyawaratan desa saja, akan tetapi keterbukaan pengelolaan dana yang dilakukan oleh desa dan (melalui) keterbukan informasi publik,” katanya.

Massa juga menyorot pintu masuk desa setempat yang tak kunjung selesai. “Apakah kehabisan angaran? Sampai sekarang masyarakat tidak mendapatkan kejelasan masalah dana yang dikucurkan oleh pemerintah desa sebesar Rp30 juta,” ujarnya.

Dalam aksinya massa mengancam akan memalang kantor desa setempat jika Pemdes setempat tidak menyampaikan klarifikasi dan audiensi berkaitan anggaran BUMDES dan dana covid-19.


Saat aksi berlangsung, terjadi antara massa aksi dengan pihak keamanan, namun bisa dikendalikan, sehingga massa aksi melanjudkan orasi.

Bendahara BUMDES Bumi Pajo, Firdaus menjelaskan, berkaitan tata kelola BUMDES. Namun jawabannya tidak memuaskan massa aksi.

Massa kemudian memlang pintu utama kantor Desa Bumi Pajo, karena tidak ada klarifikasi dari kepala desa setempat. [B-12]