Harga Semangka di Desa Kateng Anjlok, Petani "Gigit Jari" -->

Iklan Semua Halaman

.

Harga Semangka di Desa Kateng Anjlok, Petani "Gigit Jari"

Monday, July 27, 2020
Petani Semangka di Desa Keteng, Kecamatan Praya Barat, Lombok Tengah.

Praya, Berita11.com— Desa Kateng, Kecamatan Praya Barat Provinsi NTB, merupakan salah satu desa dengan mayoritas penduduk bertani semangka.

Kedati begitu, para petani semangka di Desa Kateng, merasa merugi, karena harga semangka tahun ini, tidak sesuai dengan apa yang mereka harapkan.

Hal tersebut, diungkap salah satu petani semangka di desa setempat, Edi Suryansyah. Ia mengaku harga semangka tahun ini diduga dimainkan oleh para pengepul, sehingga para petani semangka dirugikan.

"Memang untuk minggu-minggu ini ada permainan harga oleh para pengepul. Oleh sebab itu, para petani semangka dirugikan dalam hal ini. Konon isu yang berbeda dari para pengepul, karena adanya panen raya di Jawa,” kata Edi Suryansyah di Desa Kateng, Sabtu, (25/07/2020) lalu.

Edi Suryansyah juga menuturkan, ada juga oknum pengepul yang hanya membayar setengah dari kesepakatan harga dengan petani. Akibatnya, petani terpaksa menjual dengan harga murah.

“Ada yang lebih parah lagi, ada kejadian sekitar tiga hari yang lalu, semangka sudah dikasi DP tapi pembeli malah menghilang begitu saja, sebab itu para petani menjual dengan harga yang sangat kecil. Bahkan ada yang sudah membawa barang, tapi tidak membayar dengan sepenuhnya,” ungkapnya.

Lebih lanjut, pemuda yang akrab di sapa Edi dan juga sebagai Ketua Bidang Ekonomi Kreatif Karang Taruna Desa Kateng, serta salah satu pengurus Kasta NTB ini berharap adanya bimbingan teknis, bagi para petani semangka, baik itu dari pemerintah desa maupun pemerintah kabupaten.

“Kami sebagai pemuda berharap kepada pemerintah, baik pemerintah desa maupun pemerintah kabupaten, agar senantiasa membimbing para petani dari masa penanaman sampai peroses penjualan atau masa panen,” harap Edi Suryansyah.

“Agar tidak ada lagi petani yang merasa dibohongi lagi,” tambahnya. [B-17]