Ini Harapan Ormas, OKP dan Pimpinan Perguruan Tinggi kepada Kapolda NTB

Iklan Semua Halaman

.

Ini Harapan Ormas, OKP dan Pimpinan Perguruan Tinggi kepada Kapolda NTB

Sabtu, 11 Juli 2020
Kapolda NTB, Irjen Pol Muhammad Iqbal, S.I.K, MH saat Bersilaturahmi dengan Pimpinan Ormas, OKP Kelompok Cipayung Plus, Pimpian Perguruan Tinggi dan Ketua MUI di BBA Kabupaten Bima, Jumat (10/7/2020).

Bima, Berita11.com— Kapolda NTB Irjen Pol Muhammad Iqbal, S.I.K, MH melaksanakan silaturahmi dengan OKP yang tergabung dalam kelompok Cipayung Plus, Ormas, Ketua MUI dan akademisi di rumah makan BBA Kabupaten Bima, Jumat (10/7/2020).

Selain Kapolda NTB Irjen Pol Muhammad Iqbal, S.I.K, MH, silaturahmi juga diikuti Irwasda Polda NTB Kombes Pol Djoko Hari Utomo, S. I. K, Dir Lantas Polda NTB Kombes Pol Noviar, S.I.K, Dir Reskrimsus Polda NTB Kombes Pol I. G. P. Ekawan, S.I.K, Dir Intelkam Polda NTB Kombes Pol Susilo Rahayu Iriyanto, S. I. K, Kapolres Bima AKBP Gunawan Tri Hatmoyo, S.I..K, Rektor STKIP Tamsis Bima Dr Ibnu Kaldun, Kelompok Cipayung Plus Bima Dompu (HMI, PMII, GMNI, IMM, KAMMI).

Dalam penyampaiannya, Wali Kota Bima H. M. Lutfi, mengatakan, unjuk rasa aktifis beberapa waktu terakhir yang intens, tidak berdasarkan data, sehingga pemerintah tidak mudah menanggapi tuntutan tanpa disertai data-data dan kerangka ilmiah.

“Nuansa saat ini telah hilang, seolah-olah aktifis ini telah berdiri sendiri, akademisi berdiri sendiri. Padahal kahadiran keduanya ini adalah bingkai perjuangan nilai yang berbasis pada kerangka ini,” ujarnya

Ketua MUI Kabupten Bima KH Abdurrahim Haris, MA mengatakan, pihaknya berharap pertemuan akan dapat menyatukan hati dan pikiran bersama dalam membangun daerah Bima yang dicintai.

“Kenikmatan sehat yang harus kita jaga dalam kehidupan kita adalah apabila kita teratur dalam mengonsumsi makanan dan menjaga kesehatan kita, maka lahirlah sehat jasmani dan rohani,” ujarnya.

Sementara itu, Ketua NU Kota Bima Drs H. Mahmud menyampaikan terima kasih kepada Kapolda NTB dan rombongan. “Rahmat kita hari ini telah dipertemukan dengan Bapak Kapolda NTB dalam silaturrahmi ini,” katanya.

“Kalau silaturahmi kita kuat, maka daerah Kota (Bima) dan Kabupaten Bima dan Provinsi NTB juga akan kuat, maka dari itu kami mengucapkan terima kasih atas waktu dan kesempatan Kapolda NTB telah meluangkan waktunya bersilaturrahmi dengan masyarakat Bima Kota dan Kabupaten Bima,” ucap H Mahmud yang juga Ketua FKUB Kota Bima ini.
Adapun Ketua Yayasan Islam (Yasim) Bima H. Abubakar Ma’alu SH M.Ap menyampaikan rasa syukur karena masih diberikan kesehatan, kekuatan dan kesempatan sehingga bisa bertatap muka dengan Kapolda NTB.

“Kehadiran bapak Kapolda NTB dalam rangka bersilaturahmi agar hubungan emisional kita dekat, baik dari sisi agama karena di wilayah Bima memiliki mayoritas tiga agama yaitu Islam, Kristen dan Hindu agar tetap harmonis,” ujar Ketua KAHMI dan mantan pejabat eselon II di Kota Bima ini.

Pihaknya menyampaikan terima kasih kepada Kapolda NTB karena telah membangun pendekatan ekonomi denga kelompok aktivis. “Karena ini adalah yang paling utama dan tidak semata-mata masalah aktifis adalah harus melakukan aksi unjuk rasa,” ujar mantan Ketua DPRD Kabupaten Bima ini.

Sementara itu, Ketua STKIP Bima dr Amran Amir M.Pd juga menyampaikan terimakasih kepada Kapolda NTB karena telah menyempatkan waktu dalam kegiatan ini. “Semoga bisa membangun komunikasi yang baik dengan aktifis dan masyarakat Bima dan Dompu,” harapnya.

Adapun Kader GMNI Ashar Yaman mengucapkan selamat datang kepada Bapak Kapolda NTB. Pihaknya siap bermitra dengan baik dalam menjaga keamanan di wilayah Polda NTB.

Sementara itu Angkatan Muda Muhammadiyah, Pemuda Muhamadiyah Kabuapten Bima Bima Hajairin mengatakan, yang menjadi bahan evaluasi saat ini terkait persoalan penegakan hukum.

“Menjadi persoalan cukup serius di wilayah Kabupaten Bima, di mana saat ini tampaknya selalu terjadi adanya tindakan aparat kepolisian di luar dari SOP. Terkait permasalahan tersebut agar Kapolda NTB mempunyai bahan evaluasi,” katanya.

Menurutnya, pihaknya memahami bahwa institusi Kepolisian adalah lembaga independen yang tidak bisa diinterfensi oleh siapa pun. “Maka dari itu agar memaksimalkan instrumen yang ada sampai di tingkat direktorat bahkan sampai di tingkat HAM, karena kami menganggap masih ada kekeliruan dalam dalam SOP,” katanya.

Anggota KAHMI, Irman, menyampaikan rasa bangga kepada Kapolda NTB. “Telah menunjukan kepada kami, karena telah merangkul kami dalam satu wadah ingin menciptakan situasi keamanan di wilayah Bima (Kabupaten) dan Kota Bima,” katanya.

Ia berharap kepada aparat kepolisian dalam bertindak di lapangan sesuai dengan SOP. “Jaga kami dalam menyampaikan aspirasi di muka umum. Secara kelembagaan bahwa program-program yang Kapolda di wilayah Bima kami ucapkan terima kasih dan kami sambut dengan baik,” ucapnya.

Ketua Djikir Kabupaten Bima M Anwar H Abas menyampaikan rasa bangga kepada Kapolda NTB karena telah merangkul dalam satu wadah untuk menciptakan situasi keamanan di wilayah Bima dan Kota Bima serta mengajak agar selalu hidup rukun.

Sementara itu, Ketua BEM REMA STKIP Taman Siswa Bima Sahrul Ramadhan mengajak seluruh elemen OKP agar tidak melakukan tindakan anarkis dalam menggelar unjuk rasa.

Dirinya juga mengharapkan apolda NTB agar tidak bosan- mengadakan pertemuan dengan mahasiswa. “Karena kita adalah mitra,” katanya.

Kapolda NTB menyampaikan, antara lain terima kasih kepada seluruh undangan yang hadir. “Acara silaturahmi dan perkenalan ini semoga insya allah membawa berkah. Kalau adik-adik aktivis adalah kepanjang tanganan dari masyarakat dalam membangun bangsa dan negara agar tetap kita jalin hubungan silaturrahmi,” ujarnya.

Kapolda mengajak agar bersama-bersama bergandengan tangan. Dengan model polisi dan masyarakat ikut mengubah. “Aktivis berubah, memang demontrasi yang diberikan kewenangan oleh bangsa dan negara itu absolute, maka dari itu, pemolisian harus partisipatif dalam merangkul masyarakat agar tetap terciptanya situasi yang aman dan kondusif,” ujar Irjen Pol Muhammad Iqbal, S.I.K, MH.

Dikatakannya, kepolisian sangat membutuhkan aktivis. “Kalau ada anggota Polri yang bertindak nakal agar segera dilaporkan dan saya akan bertindak tegas. Kami polisi dalam waktu dekat akan menekan, siap menyambut era demokrasi ke depannya,” pungkas Kapolda. [B-12]