Pilkada Semakin Dekat, Sekretaris GP Ansor KLU Minta Calon Bertarung Gagasan

Iklan Semua Halaman

.

Pilkada Semakin Dekat, Sekretaris GP Ansor KLU Minta Calon Bertarung Gagasan

Sabtu, 04 Juli 2020
Sekretaris GP Ansor KLU, Khatibul Umam. Foto Zulpaedi.


Tanjung, Berita11.com— Pemilihan kepala daerah (Pilkada) Kabupaten Lombok Utara (KLU) tinggal menghitung bulan. Itu menjadi waktu yang singkat bagi para calon. Hawa politik sudah mulai memanas, beberapa bakal calon sudah bersiap-siap dalam kontestasi lima tahunan ini.

Menghadapi hajatan tersebut, partai politik pun sudah mengeluarkan rekomendasi untuk salah satu calon. Pada ajang ini masyarakat adalah penentu kemajuan daerahnya lima tahun ke depan.

Pantauan media, Pilkada KLU tahun ini diprediksi ada tiga pasangan calon kepala daerah dan wakil kepala daerah. Pasangan tersebut beberapa di antaranya Djohan-Dani, Najmul-Suardi atau bisa Najmul-Sarif. Apabila tiket Gerindra tidak mampu disabet Sarif maka sudah bisa dipastikan paslon yang akan bertarung head to head Djohan versus Najmul.

Tiga hari Partai Kebangkitan Bangsa dan Partai Keadilan Sosial telah memberikan rekomendasi ke paslon Djohan-Dani. Itu menunjukkan bahwa Djohan-dani telah menempatkan sebelah kakinya di panggung Pilbub 2020. Selain itu menurut informasinya rekomendasi Gerindra dan PDIP akan terbit Juli ini.

Sementara itu sampai berita ini ditulis rekomendasi tertulis kepada sang petahana belum Nampak. Kaburnya tiket sang petahana membuat pertanyaan di publik tentang kekuatan politis Najmul di Pilkada 2020. Terlepas itu strategi atau bukan pasti berimbas kepada para pendukung.

Menyikapi hal tersebut, Sekretaris GP Ansor KLU Khatibul Umam angkat bicara. Menurutnya Pilbub adalah ajang mencari pemimpin, pemimpin yang terpilih adalah yang terbaik menurut 50% plus 1 masyarakat Lombok Utara. “Kita memilih pemimpin jadi tidak main-main” tuturnya

Dari pengalaman Pilkada 2015, para pendukung calon terlalu sibuk mendukung calon, bukan mendukung program yang ditawarkan calonnya. Itu menandakan kualitas SDM masyarakat masih di bawah rata-rata.

Pendukung Membela Calon Membabi Buta, Kualitas SDM di Bawah Rata-rata


Menurut pemuda yang akrab dipanggil Umam ini, seharusnya para calon bertarung gagasan bagaimana KLU ini ke depan, bukan terfokus hanya saling menyalahkan dan membela calon sendiri secara membabi buta.

“Sekarang kita harus membuka akal sehat kita, kita butuh pemimpin yang mampu membangun KLU secara fisik dan manusianya dengan program-program yang terukur. Kita seakan terhipnotis dengan suasana pilkada yang saling menjatuhkan tanpa melihat siapa, sudah saatnya pemilih berfikir kedepan bukan sesaat,” ujarnya.

Umam juga meminta kepada pasangan calon yang akan bertarung nanti untuk lebih fokus beradu gagasan bukan hanya asal sampai tujuan. “Partai politik dan pasangan calon juga harus berfikir visioner untuk membuat program, jangan asal program tapi juga harus terukur dan sesuai dengan kebutuhan daerah puluh tahun ke depan,” pungkasnya. [B-17]