Polisi Bekuk IRT diduga Pengedar Sabu-sabu di Manggelewa, BB 5,32 Gram

Iklan Semua Halaman

.

Polisi Bekuk IRT diduga Pengedar Sabu-sabu di Manggelewa, BB 5,32 Gram

Jumat, 10 Juli 2020
IRT saat diamankan di Mapolres Dompu. Foto ist

Dompu, Berita11.com - Tim Opsnal SatResnarkoba Polres Dompu dipimpin AIPDA Yusuf SH dan anggota Polsek Manggelewa berhasil bekuk seorang Ibu Rumah Tangga (IRT) inisial FD (33), Kamis (09/07/20) siang, sekira pukul 14.10 Wita, karena diduga terlibat pengedar narkotika jenis sabu-sabu.

Penangkapan FD ini merupakan hasil pengembangan atas penggerebekan awal dilakukan Bhabinkamtibmas Brigadir Sugianto bersama Kepala Desa (Kades) Soriutu pada Minggu (5/7) malam, akhir pekan lalu, sekira pukul 20.30 Wita.

Saat penggerebekan itu, FD dan suaminya yang juga terlibat pengedar barang haram itu inisial MT alias JM (34) melarikan diri dengan cara keluar lewat jendela samping rumah. Namun saat itu, Bhabinkamtibmas dan Kades beserta warga setempat berhasil temukan barang bukti (BB) narkotika diduga jenis sabu-sabu dengan berat 5,32 gram.

Menurut PAUR Subbag Humas Polres Dompu AIPTU Hujaifah bahwa Kasat Narkoba IPTU Tamrin S.Sos mendapat informasi dari Kapolsek Manggelewa IPDA Redho Rizky S.Tr.K beserta kanit Reskrim AIPTU Syahrir terkait adanya penggrebekan di rumah Pasutri terduga pelaku penyalahgunaan narkotika.

Menindaklanjuti perihal informasi tersebut Kasat Narkoba memerintahkan Ka Timsus Opsnal Satresnarkoba beserta anggota agar betgegas menuju ke Tempat Kejadian Perkara (TKP) untuk melakukan pengecekan kebenaran.
Sejumlah BB yang berhasil diamankan. Foto ist

"Sesampainya anggota Timsus Sat Resnarkoba di TKP didampingi anggota Polsek Manggelewa memang tidak melihat keberadaan MT dan FD kemudian Timsus melanjutkan misi yaitu reka ulang penggeledahan rumah," kata Hujaifah.

Lanjut Hujaifah, sebelum dilakukan penggeledahan rumah, Ka Timsus memanggil warga yang berada di sekitar TKP untuk menyaksikan penggeledahan rumah dengan terlebih dahulu menunjukkan surat perintah tugas kepada warga yang menyaksikan.

Namun sebelumnya, anggota Timsus menanyakan keberadaan kedua terduga baik pihak keluarga maupun warga setempat, namun pihak keluarga menjelaskan, kedua terduga tidak pernah kembali ke rumah setelah dilakukan penggerebekan dan penggeledahan awal, namun keduanya ternyata ada di dalam rumahnya.

"Mengetahui kedatangan Timsus, kedua terduga, lagi lagi berusaha kabur dan mengelabui polisi,  namun anggota timsus sempat melihat secara sepintas ada seseorang yang keluar lewat pintu belakang rumah kemudian masuk kerumah sebelah kiri (rumah tetangga), anggota Timsus mencurigai bahwa itu adalah salah satu terduga," beber Hujaifah.

Dicurigai terduga, tambah Hujaifah, anggota timsus masuk kerumah yang dituju terduga dan melakukan pemeriksaan dan pencarian, alhasil, orang yang dicurigai tadinya ternyata FD sedang bersembunyi di belakang pintu. 

"Akhirnya, anggota timsus mengamankan FD ke Mapolres Dompu untuk diproses lebih lanjut, sedangkan suaminya MT alias JM masih dalam tahapan pencarian," terang Hujaifah. [B-10]