Tim Penilai Lakukan Sosialisasi Lomba Kampung Sehat di Manggelewa -->

Iklan Semua Halaman

.

Tim Penilai Lakukan Sosialisasi Lomba Kampung Sehat di Manggelewa

Rabu, 15 Juli 2020
Usai gelar sosialisasi lomba kampung sehat. Foto ist

Dompu, Berita11.com - Tim penilai lomba kampung sehat tingkat Kabupaten Dompu melakukan sosialisasi kampung sehat di aula Kantor Camat Manggelewa, Rabu (15/7/2020) pagi. Giat ini diikuti para Kepala Desa, Babinsa dan Bhabinkamtibmas khususnya di Kecamatan Manggelewa.

Hadir pada kesempatan ini, AKBP Syarif Hidayat, SH, SIK, Dandim 1614 Dompu, Letkol Inf. Ali Cahyono S.Kom, Kepala Inspektorat H. Muhibudin, Kepala DP-MPD Khairuddin, SH, Kepala BPBD Jufri, ST, MM, Camat Manggelewa Drs. Isma'il, Camat Kilo dan Kepala Puskesmas Soriutu Aruni, S.Kep. 

Hadir pula, Kasat Binmas IPTU Zailani, Danramil Manggelewa KAPTEN Inf. A. Mujiono, Danramil Kilo Kapten Inf. M. Yamin, Kapolsek Manggelewa IPDA Redho Rizki Pratama, S.Tr.K dan Kapolsek Kilo IPTU Yuliansyah.

Dandim 1614 Dompu dalam sambutannya mengajak kepada seluruh komponen untuk ikut mendukung jalannya program lomba kampung sehat yang merupakan program yang dicanangkan Kapolda NTB.

"Perlu kita ketahui bersama bahwa Kabupaten Dompu Nol Covid-19, semua itu berkat kerja sama kita semua dan mari kita mendukung program kampung sehat ini agar kegiatan berjalan dengan lancar," ajak Dandim 1614/Dompu.

Sementara, Kapolres Dompu juga dalam sambutannya, mengucapkan terima kasih kepada seluruh tamu undangan yang hadir, terlebih kepada Camat Manggelewa yang sudah menyiapkan sarana dan pra sarana sehingga kegiatan terlaksana dengan baik.

Dalam sosialisasi itu, kata Kapolres, tim Kampung sehat akan memberikan gambaran bagaimana kriteria yang harus disiapkan di tiap-tiap desa yang mengikuti lomba kampung sehat. Ia berharap, Apa yang disaampaikan bisa bermanfaat terutama desa yang ikut lomba. 

"Terkait dengan program kampung sehat bertujuan pada misi sosial yakni meningkatkan partisipasi masyarakat melawan pandemi Covid-19 yang nantinya akan dikemas dalam bentuk lomba," urai Kapolres.

Selain itu, warga juga diharapak akan sadar, jadi, bukan hanya menciptakan lingkungan bersih saja, akan tetapi, juga menerapkan protokol kesehatan sesuai dengan standar kesehatan di daerah masing-masing. Untuk itu, Kapolres berharap warga juga turut ambil bagian dalam menyukseskan program tersebut.

"Kami sadar bahwa program ini tidak akan berhasil tanpa dukungan serta partisipasi masyarakat, untuk itu kami mengajak seluruh lapisan masyarakat untuk sama-sama sukseskan kegiatan yang telah dicanangkan Kapolda NTB ini," ajaknya.

Adapun yang menjadi penilaian dalam lomba kampung sehat terdiri dari 4 bidang sebagai peninjauan tim penilaian antara lain, (1) Bidang Kelembagaan, (2) Bidang Kesehatan, (3) Bidang Sosial Ekonomi dan (4) Bidang Keamanan. 

Sebelum mengakhiri sambutannya, Kapolres juga menyelipkan himbauan kepada Camat dan Kepala Desa terkait dengan tahapan Pemilu Kada, yang telah diaturan dalam Undang-undang Pemilu terutama tentang netralitas Aparatur Sipil Negara (ASN). 

"Para ASN jangan memengaruhi masyarakat untuk memilih salah satu Calon dan cukup mereka sendiri yang mengetahui di dalam bilik suara atau alat nusuk surat suara. Hal itu, untuk menghindari gangguan Kamtibmas, sehingga situasi tetap aman dan kondusif," tandas Kapolres.

Usai sambutan Kapolres dilanjutkan Kepala Inspektorat, Muhibudin dalam sambutannya pihaknya sangat mengapresiasi terhadap Kapolda NTB yang telah luncurkan program semacam itu di tengah Pandemi Covid-19 ini.

"Sebagai tim kabupaten, kami sangat mengapresiasi kepada institusi Polri dalam hal ini Kapolda NTB, yang telah menginisiasi dan menggerakkan Pemerintah Kabupaten atau Kota dalam membangun kesadaran masyarakat untuk tetap melaksanakan Pola hidup sehat menuju New Normal," ucap Muhibudin.

Menurut dia, adapun hal yang menjadi perhatian husus dalam penilaian tersebut terutama tentang ketersediaan sarana dan prasarana yang merupakan dasar penilaian tim dalam lomba kampung sehat. 

"Pada saat tim penilai turun ke Desa untuk memeriksa sarana dan prasarana harus telah tersedia dalam keadaan lengkap dan berfungsi dengan baik," isyaratnya. [B-10]