Bagaimana Teknis Debat Calon dan Kampanye di Tengah Covid-19? ini Penjelasan KPU -->

Iklan Semua Halaman

.

Bagaimana Teknis Debat Calon dan Kampanye di Tengah Covid-19? ini Penjelasan KPU

Tuesday, August 4, 2020
Komisioner KPU Kabupaten Bima, Ady Supriadin S.Pd.I. Foto KPU Kabupaten Bima.

Bima, Berita11.com— Sebagaimana Peraturan Komisi Pemilihan Umum (PKPU) Nomor 5 Tahun 2020 tentang perubaan ketiga atas PKPU Nomor 15 Tahun 2019, masa kampanye akan dilaksanakan selama sepekan, 26 September 2020 hingga 5 Desember 2020, sedangkan debat publik terbuka antarpasangan calon, juga dalam rentang tanggal yang sama.

Pilkada di tengah pandemi Covid-19 yang belum terkendali bukan tanpa risiko. Lalu bagaimana penyelenggara mengatur tahapan kampanye dan debat calon?

Devisi Sosialisasi, Pendidikan Pemilih, Partisipasi Masyarakat dan Sumber Daya Manusia KPU Kabupaten Bima, Ady Supriadin S.Pd.I menjelaskan, pihaknya masih menunggu petunjuk teknis dari KPU RI terkait teknis pelaksanaan rapat akbar atau kampanye dan pelaksanaan debat publik.

Sebagaimana diatur dalam PKPU 5/2020 tentang tahapan, program dan jadwal Pilkada, kampanye dilaksanakan selama tujuh hari. Beberapa bentuk kampanye di antaranya pertemuan terbatas, pemasangan alat peraga dan rapat akbar.

“Kita masih menunggu Juknis, apakah tetap dilaksanakan dalam suasana Pandemi. Kemudian debat terbuka, kita rencanakan dua kali. Namun kita laksanakan sesuai protokol pencegahan Covid-19, nanti dibahas tersendiri Juknisnya berapa orang pendukung yang dapat dihadirkan Paslon,” ujarnya saat Raker bertajuk Ngopi Bareng di Aula KPU Kabupaten Bima, Minggu (2/8/2020) lalu.

Ady menjelaskan, untuk menyesuaikan pelaksanaan Pilkada di tengah pandemi Covid-19, pihaknya mengoptimalkan sosialisasi melalui media sosial dan media massa. Beberapa kanal media sosial yang digunakan KPU setempat seperti facebook dan youtube. [B-11]